
"kenalin gue aldi" kata cowo itu menjulurkan tangan
"gue sandi" kata gue bersalaman dengannya, tangannya lebih besar dari gue
"duduk dulu san" kata cowo itu , gue menatap elsa seperti kebingungan
"oke bang" kata gue
"jangan panggil bang , aldi aja , duduk dulu jangan berdiri atuh" kata aldi
"oke di" kata gue kemudian duduk
"dah makan belum?" kata aldi
"udah gue udah makan" kata gue
"sekalian aja ntar gue pesenin" kata aldi
"ga usah di beneran" kata gue , agak **** aja gue ketika itu .
suasana jadi sangat kaku untuk elsa dan gue , sementara aldi terlihat santai , apa mungkin dia ga tau?,
"eh gue mantannya elsa . sekarang gue kelas 3 SMA san" kata aldi
"ohh sama di , sekolah dimana?" kata gue
"seumuran kita berarti , gue bukan dari daerah ini san sekolahnya" kata aldi
"ohh gitu" kata gue
"lu siapanya elsa san?" kata aldi
"gue....." belum sempat sudah dipotong elsa
"dia kaka kelas aku di" kata elsa "JLEEBB"
"haha iya gue kaka kelasnya di , kebetulan liat jadinya gue samperin aja" kata gue sambil melihat elsa
"yaudah yu makan bareng aja" kata aldi
"ga deh di , gue mau pulang dulu ya" kata gue senyum ke aldi dan elsa
"eh kak sandi kebelakang dulu yu bentar , elsa mau nanya masalah sekolah nih" kata elsa
"iya sa" kata gue kemudian elsa kebelakang rumah makan itu , gue mengikutinya dari belakang
elsa kemudian duduk dikursi panjang , tatapannya menghadap ke langit
"ada apa?" kata gue
"maafin aku" kata elsa
"ya mau gimana lagi , ini pilihan kamu" kata gue
"aku sayang kamu sandi" kata elsa
"...." gue diam aja
"ko ga dijawab?" kata elsa
"maaf sa , aku ga bisa jawab" kata gue . kami diam dan sama sama memandang langit
"aldi tuh mantan aku . dari smp kelas 1 aku pacaran sama dia didaerah sana ," kata elsa
"dia kk kelas aku kelas 3 smp ketika aku masih kelas 1 smp dan kita pacaran udah hampir 3 tahun" kata elsa , "lama juga" pikir gue dalam hati
"kami putus karena dia ga mau aku jauh pindah rumah disini" kata elsa lagi . dia menunduk
"sebenarnya aku juga masih ada sayang sama aldi , tapi sekarang aku sayang juga sama kamu , aku ga mau kalian berantem , makanya aku bilang kamu tuh teman aku ke aldi karena aldi tau aku masih jomblo" kata elsa
"haaaaaaaahh" gue menghela nafas
"kamu marah sama aku yang?" kata elsa
"aku bingung" kata gue
"maafin aku , aku janji cuma selama aldi disini , selebihnya aku punya kamu" kata elsa
"......" gue diam memikirkan ini . apakah ini yang namanya cinta segitiga?
"yannkk" kata elsa
"aku ga bisa jawab maaf" kata gue berdiri , tangan gue ditahan elsa
"kamu mau putus dari aku?" kata elsa
"aku udah bilang aku ga bisa jawab" kata gue
"aldi cuma 1 minggu yang disini , aku mohon" kata elsa
"dan selama 1 minggu itu kamu akan pacaran sama aldi?" kata gue menatap tajam mata elsa
"....." sekarang elsa yang diam menunduk
"udah lah kalau kamu sayang sama dia , ya berarti sama dia aja jangan sama aku" kata gue . memang sih selama ini gue ga pernah cek hp elsa , kemungkinan sih dia masih kontekan sama aldi
"terus kamu mau putus dari aku?" kata elsa , gue lihat mata elsa mengeluarkan air mata
"kamu tuh plin plan sa" kata gue
"pilih yang terbaik , cukup satu aja , ga kaya gini" kata gue lagi
"maafin aku sandi sayang" kata elsa
"satu lagi aku mau nanya , kemana mbah put? semenjak pasukan ada dikamu mbah put menghilang" kata gue
"sebenernya mbah put ada dirumah aku yang" kata elsa
"kenapa ga jujur? , mentang mentang aku ga bisa lihat?" kata gue , gue agak emosi
"denger dulu penjelasan aku yang" kata elsa ,
"sebenernya mbah put ga hilang , mbah put ada dikamar aku . mbah put disuruh mbah macan besar untuk sementara jagain aku. karena ada hawa jahat yang mau menyerang keluarga aku , aku juga ga tau" kata elsa (gue berpikir , dari mana lagi ini yang jahat?)
"kenapa bohong?" kata gue
"maaf yang" kata elsa menunduk
"aku ga bohong , aku juga mau ngomong tapi kamu nya nanya duluan" kata elsa
__ADS_1
"ya terserah dah" kata gue
"tuh kan kamu marah , bukannya kwatir pacarnya mau diserang hawa jahat" kata elsa
"ya itu kali si aldi" kata gue
"aldi memang diikuti oleh leluhurnya yang baik ko ga jahat, tapi dia tidak menyadarinya dan ga bisa lihat, diajuga ga aku kasih tau" kata elsa
"makanya jadi orang tuh kalau ada apa apa langsung bilang , ga usah berbelit belit, apa lagi bohong" kata gue
"iya maafin aku yang , yang jelas aku ga bohong" kata elsa , gue sedikit emosi , tapi gimana lagi
"yaudah lah aku mau pulang dulu" kata gue . elsa memegang tangan gue ,
"atau aku bilang sama aldi sekarang bahwa kamu pacar aku?" kata gue , gue menatap elsa , gue berharap sangat berharap bahwa elsa akan terus memegang tangan gue dan bilang "ya aku pilih kamu sekarang kamu ngomong aja sama aldi" tapi kenyataannya ....
"yaudah kamu pulang aja" kata elsa "jleeeebb"
"jangan bilang bilang sama aldi ya sayang , aku sayang kamu" kata elsa melepaskan pegangannya
"YA" kata gue jawab singkat . gue kemudian berjalan kearah depan disamping gue elsa
"jangan bete gitu atuh sayang " kata elsa
"aku sayang kamu sandi" kata elsa lagi .
"kalau bisa makan bareng aja dulu" kata elsa lagi ,gue diem aja , lagi lagi elsa plin plan , katanya gue suruh pulang tapi ini disuruh makan?
kami menuju meja makan yang sudah ada hidangan segala macam disana , kalau dompet gue bisa ngomong sih seperti ini "duh sandi , lu yang kenyang gue yang laper" . mungkin aldi ini orang kaya kali ya pikir gue .
"san sini makan dulu banyak nih" kata aldi
"sorry di , ini gue mau kerjain tugas dulu penting soalnya" kata gue
"yaudah deh kalau gitu gue ga bisa tahan , makasih ya san" kata aldi senyum ke gue
"sip gue cabut duluan , yu aldi , dah elsa" kata gue senyum ke mereka berdua , muka elsa agak cemberut sama gue
gue menuju parkiran motor , pikiran gue ga karuan saat itu . "apakah ini elsa yang sebenarnya? memang sih gue baru pacaran dengan elsa beberapa minggu tapi kenapa gue jadi kepikiran gini? kenapa ga gue putusin aja tadi!?" gue berbicara dalam hati .gue sebenernya mau balik lagi dan ajak elsa pulang , tapi berhubungan elsa sadar dan memang bertemu mantan yang "masih disayang" gue mengurungkan niat , gue kenakan helm dan starter sepedah motor gue dan pulang menuju rumah . sampai rumah didepan rumah nia sudah menunggu gue dan samperin gue
"bang lu ga berantem kan?" kata nia
"kaga" kata gue , gue jalan aja menuju kearah dapur , masih jalan nia terus bertanya
"lu tadi ketemu elsa ya?" kata nia
"terus gimana sekarang?" kata nia
"putus apa masih lanjut?" kata nia
gue berhenti didepan kulkas dan mengambil susu putih didalamnya .
"bang jawab" kata nia
"lu bisa ga sih nia ga mau tau banget" kata gue
"gue tuh lagi pusing!" kata gue
"bang nia tuh adik bang sandi , harusnya abang cerita kalau ada apa apa" kata nia
"ya lu tanya aja sama temen lo itu" kata gue
"dah yang penting gue ga berantem kan?" kata gue
"iya bang , tapi nanti cerita ya sebelum bobo sama nia" kata nia
"malam ini gue mau tidur sendiri nia , lu balik aja kekamar lu" kata gue
"ga mau bang" kata nia
"haduh gue mah susah nih mau sendirian juga" kata gue yang kemudian menuju kamar
gue ganti baju semua karena udah ngantuk gue menuju ranjang sambil tiduran , nia masih aja ngoceh mau tau tentang elsa tapi gue diemin aja dah pusing juga pikirin tentang cinta . sudah 2 hari elsa ga masuk sekolah (mungkin sibuk pacaran dengan aldi) , gue juga ga pernah dapat sms/telepon darinya , gue cuma sms sekali
"balikin mbah put" tapi sms itu ga dibales oleh elsa . kemudian kata bokap gue malamnya dari gue sms itu mbah put sudah balik lagi disamping gue. kata bokap gue sih mbah put minta maaf sangat sangat minta maaf sama gue karena tidak ijin terlebih dulu , tapi ya gitu , , , gue jadi agak ngambek dan marah sama mbah put sampai nanti . . . . .
malam itu malam minggu gue ga ada tujuan keluar rumah , gue ditelepon ivan suruh kumpul bareng temen temen tapi gue lagi ga mood ga tau kenapa , pokoknya semenjak elsa dengan aldi gue disekolah juga jadi diam aja mikirin elsa berarti udah 2 hari gue galau . lagi asik nonton tv nyokap gue samperin gue
"sandi belikan mamah bubur dong dipasar" kata nyokap
"yahh mah cape nih sandi" kata gue
"padahal mamah lagi mau" kata nyokap gue , berhubungan gue orangnya ga enakan jadi . . .
"yaudah mah iya aku jalan nih" kata gue bangun dari kursi malas
"kalau cape ga usah sandi" kata nyokap
"udah ga apa apa mah" kata gue , dari arah dapur nia lari ke arah gue
"bang ikuttt" kata nia
"lu dirumah aja" kata gue
"bang ajakin nia keluar kali kali , ini juga malam minggu" kata nia
"dah sana berdua jalan" kata nyokap
"iya iya" kata gue
"ganti celana lu jangan pendek gitu sepaha" kata gue
"itu juga baju lu ga usah yang ketat ketat" kata gue lagi
"iya bang iya nia ganti" kata nia , nia memang kalau dirumah sexi aja pakaiannya
kemudian kami naik motor keluar berdua , pertama gue tongkrongan teman teman gue ya sekedar basa basi
"ciee yang jomblo sekarang jalan sama adiknya hahaha" kata ivan
"dah lu diem aja dah van" kata gue
"tadi sore gue lihat elsa san ditempat makan, cowonya bawa mobil ," kata boni
"ya dia kali lebih mentingin duit dari pada gue" kata gue
"gue cabut dulu ya beli makanan buat nyokap gue" kata gue
"sip hati hati" kata mereka
__ADS_1
lalu kami pergi ke pasar membeli bubur dan beberapa makanan lalu pulang .
malamnya gue bermimpi ada disebuah rumah yang besar nan mewah dan bertemu seseorang yang sangat gue kenal yaitu bokap caca , gue samperin Almarhum yang sedang duduk dikursi .
Quote:
"pah gimana kabarnya?" kata gue
"seharusnya papah yang menanyakan itu sandi haha" kata bokap caca
"sandi baik pah" kata gue
"sesuai permintaan papah dulu , pasukan jin yang papah titipkan ke sandi sudah ada dikeluarga papah kan?" kata bokap caca
"iya pah sudah " kata gue , gue berpikir ke elsa
"jaga elsa sandi , dia butuh perlindungan kamu" kata bokap caca
"tapi pah dia sudah milik orang lain" kata gue
"lihat saja nanti sandi , siapa yang akan mendapatkan cintanya" kata bokap caca
"iya pah" kata gue
"kangen sama caca san?" kata bokap caca
"kangen banget pah , sandi mau ketemu" kata gue
"haha papah tau pasti itu jawabannya " kata bokap caca
"lalu kapan aku bisa bertemu pah?" kata gue
"nanti dia akan datang sandi , nanti ya" kata bokap caca
"oh ya papah sangat berterimakasih ya sama sandi" kata bokap caca
"iya pah sama sama saya juga berterimakasih sama papah" kata gue , gue lalu memeluk Alm bokap caca dalam mimpi gue itu
ga lama gue dibangunkan nia ,
"bang bang bangun udah jam 6 nih katanya mau joging" kata nia
"eh iya iya , tr gue ganti baju dulu cuci muka" kata gue masih agak ngantuk
walau masih ngantuk gue lari kecil dari rumah gue bersama nia ke tempat biasa orang joging didaerah gue ini . sampai sana sudah ramai dengan orang orang yang memang setiap minggu pagi berolah raga . ada yang joging , volly , basket , sepeda dan segala macamnya . karena cape gue duduk ditrotoar untuk beristirahat sambil meminum air . dari arah depan gue ada 2 orang menghampiri gue dan nia , orang yang gue kenal , ya sangat dikenal
"bang ga usah macam macam" kata nia
"senyum aja yang baik" kata nia
"eh san gimana kabar lo" kata andi menjulurkan tanganya
"baik di" kata gue ,kami semua bersalaman, gue lihat siska disebelahnya . nia menunduk aja , mungkin dia males lihat andi
"lu gimana kabar?" kata gue
"baik juga nih" kata andi
"udah ga gila kan lu?" kata gue
"tenang san , gue udah sadar , cuma ga tau nanti nanti haha" kata andi
"san gue kangen sama lu" kata siska , gue kaget kan disebelahnya ada andi
"ehh kenapa?" kata gue
"ya kangen aja" kata siska senyum ke gue , badan siska saat itu sudah agak berisi
"eh yang gue ke teman teman dulu ya dibasket lu disini dulu aja" kata andi
"iya yang" kata siska
kemudian siska duduk disebelah gue , jadi gue ditengah tengah antara nia dan siska .
"san beneran gue kangen sama lu" kata siska
"jangan ngomong gitu depan andi sis" kata gue
"ya ga apa apa san" kata siska ,
"teh siska kabarnya gmna" kata nia
"baik nia , nia makin cantik dan putih nih" kata siska
"iya nih teh , nia ga boleh pacaran soalnya sama bang sandi hehe jadi jarang keluar" kata nia
"TAHU BULAT TAHU BULAT . . . ." suara tukang tahu bulat didekat tempat kami duduk
"nia nih beli buat jajan , buat siska juga" kata gue mengeluarkan sejumlah uang
"ia bang tunggu ya" kata nia
"yang pedes ya nia" kata siska
"oke teh" kata nia
ga lama nia membawa tahu bulat 2 plastik yang sudah dilumuri oleh bumbu sambal pedas . lalu gue makan tuh satu tahu dan pedes banget dimulut.
"pedes banget gila" kata gue meminum air , nia dan siska tertawa
nah dari arah seberang jalan gue lihat ada mobil terparkir disana dan turun ELSA dengan aldi . mereka berdua memakai baju couple berbentuk hati , ga sampai situ aldi mendekati elsa yang ada disisi lain dan mengecup keningnya .
"SIALAN!" kata gue melempar tahu bulat pedas yang baru aja mau masuk mulut gue .
"pedesan mata gue dari pada mulut gue yang habis makan tahu bulat !" kata gue melihat ke arah mereka ,rasanya tuh memang udah ga kerasa pedes nih mulut
"bang kita pulang aja hayo" kata nia
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1