
ivan memandang gue terheran , "lu bawa pasukan elsa?" kata ivan
gue ga jawab , gue fokus pada mereka
"awas lu ya bocah kampung" kata roy menantang gue
"ya gue tunggu bos" kata gue menjawab tantangannya
kemudian roy dan kawan kawannya masuk kedalam mobil masing masing lalu pergi.
"sepertinya lu butuh piknik , kalau gini aja pusing otak lu" kata ivan
"iya nih , udah lama ya kita ga jalan jalan bareng ramean" kata gue
ketika itu gue sangat kesal , entah mengapa gue berpikir "kenapa gue kalau dapet cewe ada aja halangannya" kata gue dalam hati . kami lalu berjalan keluar rumah sela melihat sekitar sudah agak sepi , setelah itu kami masuk kembali ke dalam rumah sela . sela sedang mengobrol dengan bokap dan nyokapnya . gue ketika itu langsung dipanggil "sandi sini" kata bokap sela
"iya om" kata gue kemudian berjalan kearah mereka , ivan juga mengikuti gue
"san nginep aja ya disini , kamar banyak yang kosong" kata bokap sela
"ih pah sandi tidur dikamar sela aja" kata sela
"iya sama sela deh" kata bokap sela
"om maaf lebih baik kami pulang aja , ga enak ngerepotin om dan keluarga" kata gue
"jangan san ini sudah malam, kalaupun diantar supir om, ga boleh lebih baik menginap . nanti om telepon papah sandi" kata bokap sela
"kami bisa naik bus om" kata gue ,
"ih yang ga boleh pokoknya hayo" kata sela kemudian menarik tangan gue menuju tangga
"apa sih yang tarik tarik" kata gue
"kamu jangan pulang dulu , nginep aja" kata sela , kami menaiki tangga
"kita tidur bertiga sama ivan?" kata gue polos, pertanyaan bodoh banget
"apaan sih yang? mau gitu kamu?" kata sela berhenti berjalan melihat gue
"eh bukan maksud aku kaya gitu , ivan nanti tidur dimana yang maksud gue" kata gue
"kamu ko ngomong tidur bertiga?" kata sela , gue tau sela marah
"maaf yang maaf" kata gue
"aku ga suka ya yang " kata sela
"iya maaf" kata gue , gue nurut banget ketika itu sama sela
"yaudah kamu tidur dikamar aku aja , ivan ntar dikamar yang dibawah" kata sela , lalu kami sampai kamar sela , sebelumnya juga gue udah masuk kamar ini .
masuk kamar itu sela langsung membuka baju 'princes' nya . tinggalah tersisa tanktop hitam dan celana super duper pendek warna hitam juga yang kesannya menambah putih kulit mulus sela . gue terdiam dibalik pintu kamar sela . dia menuju kamar mandi dan senyum sama gue "aduh ini jangan bangun!" kata gue merapatkan kedua paha gue
ga lama sela keluar ,
"yang cuci muka dan sikat gigi dulu gih sana aku tunggu dikasur" kata sela yang kemudian menghempaskan badannya ke kasur
"iya ya yang" kata gue agak gugup , jujur aja perasaan gue itu deg deg deg , setelah cuci muka dan sikat gigi gue keluar kamar mandi hanya memakai kolor dan baju santai yang biasa gue pakai untuk tidur
"yang sini" kata sela , sela gue lihat membuka kado yang gue berikan . sebuah kotak musik berbentuk hati , didalamnya ada 3 kuda berwarna putih , dan bila diputar tuas musiknya tuh "beeerrrrrrr" merinding gue mendengar alunan suaranya , merinding bukan karena takut ya tapi karena gue beli harganya ga mahal , ya karena gue gamau nyusahin orang tua gue jadi gue kumpulkan uang jajan gue 2 hari dan sedikit tabungan gue untuk membelinya
"sosweat banget sayang makasih!" kata sela kemudian bangun dan memeluk gue
"kamu tuh segalanya buat aku" kata sela kemudian mencium gue , lama juga berciuman saat itu .
"tidur yang tidur" kata gue melepaskan ciumannya kehabisan napas
"yuu sebelah aku sini" kata sela , bagaikan kebo yang dicucuk hidungnya gue selalu nurut sama sela
gue tiduran samping sela , sela memeluk gue ketika tidur (bayangin coba bayangin , kalau ente jadi gue apakah yang akan dilakukan pada sela? secara body hayut dalam satu kasur dengan pintu dikunci) . gue elus elus rambut sela .
"selamat ulang tahun ya sayang , kamu ga sadar aku belum ucapin?" kata gue
"oh ya kamu belum ucapin , ihh jahattt , kenapa ga yang pertama? jangan jangan kamu lupa ya?" kata sela , gue lihat sudah jam 11 malam lebih ketika itu
__ADS_1
"aku ga lupa sayang , dengerin dulu atuh" kata gue ,
"aku memang bukan yang pertama sayang , tapi aku mau jadi yang terakhir buat kamu seperti ucapan ulang tahun ini" kata gue ,sejujurnya gue memang "LUPA" ngucapin selamat ulang tahun pada sela emoticon-Betty (S) , tapi entah kenapa gue punya pemikiran ke arah situ , , itu hanya perkataan spontan gue
"sosweat banget sih ,pantesan caca sayang banget sama kamu yang" kata sela yang kemudian mencium gue lagi , lama lagi dan lama juga gue ga napas , napas sih napas cuma dikit doang (gue ga ahli) , lalu gue melepaskan ciuman sela
"udah udah yang , tidur yu" kata gue
"iya sayang" kata sela ,
"kamu tuh kuat banget ya nahan seperti ini? mungkin kalau cowo lain udah dimasukin ke 'itu' " kata sela
"ya aku ga mau sekarang yang" kata gue
"ih siapa yang mau ? lagi pula aku mens wooo" kata sela mencubit pipi gue
"pede kamu yang" kata gue
"ahahaahha" kata sela , sela kalau ketawa besar banget dah emoticon-Stick Out Tongue
sampailah esok paginya , gue dibangunkan sela yang sudah bangun duluan . gue lihat sela sedang mengecek hp gue . biasanya kalau ada sms dari cewe itu langsung dia bales "maaf ini sela calon istrinya jangan bales sms ini oke" tulisan sms sela , gue sih fine fine aja selama itu tidak mencelakai orang lain . kata sela banyak nomor baru yang sms gue , gue sih cuek aja tanggapin nomor baru yang biasa berisi "ini sandi ya?" , "ka sandi kenalan dong" isi sms sms tersebut , kalau tidak ada nama atau yang gue kenal sih biasanya tidak gue bales
singkatnya setelah itu gue dan sela semakin mendalami hubungan ini . gue cuma berpesan seperti ini pada sela "kamu kalau mau serius sama aku tinggalkan semua kekayaan orang tua dahulu , aku mau kita sukses sama sama dari bawah bukan dari atas kemudian turun ke bawah , aku juga mau kerja dulu cari duit sendiri baru menikah . ya bila kamu ga keberatan nanti sehabis lulus jangan sampai kita menikah dulu tapi cari duit dulu" sela terima itu dan berjanji akan menunggu gue nanti sampai gue siap , gue ngomong seperti itu karena orang tua sela suruh gue menikah cepat dengan sela entah kenapa .
sampai saat yang ditunggu tunggu , satu angkatan kelas tiga dikumpulkan dalam aula besar mereka semua tampak gugup saat nama mereka dipanggil satu per satu untuk mengambil amplop itu ."sandi!" kata salah satu guru didepan sana, gue maju lalu mengambil amplop itu kemudian membawanya keluar aula, gue buka isinya perlahan lalu terdapat tulisan "ANDA LULUS" ,gue langsung beritahu sela dan keluarga gue ketika gue lulus , sela? ya sela juga lulus , sangat sangat senang sekaligus terharu 3 tahun gue belajar disekolah ini dan akan mengahirinya saat itu , bagi yang sekolah pasti tau rasanya ! ,
gue dan teman sekelas langsung kumpul dirumah ivan merayakan kelulusan kami , ya kami corat coret baju (jangan ditiru) tapi tidak sampai minum minuman setan juga (mabok) karena kami siswa siswi baik . bakar bakar ayam dan ikan walau masih siang . tak apa lah yang penting makan makan . gue kemudian ditelepon oleh paman andi bila dia akan datang ke rumah gue nanti malam untuk membuka mata ketiga ini lagi . lalu
"eh semuanya kita jalan jalan yu" kata ivan kepada kami semua
"kemana van?" kata boni
"pantai aja , ga usah jauh jauh" kata ivan
mereka semua setuju tapi gue agak ragu bila ke pantai itu lagi . ivan menghampiri gue "tenang aja san " kata ivan
"kapan nih?" kata gue
"seminggu lagi aja , biar anak anak semua persiapan dulu" kata ivan
"siap bro" kata ivan
malam harinya gue bukakan kembali mata ini , gue lihat semuanya! , mbah put, nyai ro, mbah tam , mbah kut , mbah sut . semua berkumpul didepan gue . gue cuma senyum aja kearah mereka , entah kenapa gue sempat berpikir gue sudah nyaman tanpa melihat mereka semua . tapi karena ini sudah kesepakatan jadi gue buka kembali mata ini .
"bagaimana kabar teman teman disini?" kata gue
"kami semua baik bro sandi" kata mbah put
"bagus deh , oh ya nanti saya akan ke pantai itu , yang ikut mbah tam aja ya yang lain lebih baik disini" kata gue
"baik bro sandi" kata mbah tam
gue juga bilang ke sela bahwa gue akan ke pantai dengan teman teman gue minggu depan, sela yang sebelumnya mau ke jalan jalan ke pulau dewata dibatalkan karena mau ikut gue . gue sih ga maksain sela ikut ke pantai disini tapi sela yang ngotot mau ikut .
sampailah sehari sebelum berangkat sela sudah datang dengan supirnya .
"hay sayang " kata sela memeluk gue
"hay juga" kata gue membalas pelukannya
"aku boleh kan nginep sehari disini yangk" kata sela
"iya sayang ga apa apa , rumah aku itu rumah kedua kamu sayang" kata gue senyum ,
"eh sayang besok naik mobil aku ?" kata sela ,
"jangan deh , lebih baik motor aja yang soalnya yang lain motor semua" kata gue
"oke deh sayang berarti supir aku suruh balik lagi aja ya" kata sela
"iya sayang" kata gue
malam harinya seperti biasa nia dan sela ngerumpi , mereka tuh udah seperti kaka adik yang terpisah jauh deket banget . sementara gue dengan mbah put dan nyai ro sedang bercanda canda . kalau mbah tam gue suruh jaga diluar rumah takut ada maling , oh ya sela juga sudah tahu dari awal gue bisa melihat "sesuatu" kalau sudah lulus, jadi ya dia ga kaget kalau gue ngomong dan tertawa sendiri saat itu "ahhaha sandi lucu kalau lagi ngomong sama mbahnya" kata sela (memang baru kali itu sela melihat gue bercanda dengan mbah put)
esok harinya kami kumpul semua didepan sekolah terlebih dahulu dan ga lupa gue kenalin sela pada teman teman kelas gue . sepanjang perjalanan sela selalu ngomong , dia ternyata lebih cerewet dibandingkan sedang caca dulu ketika dijalan . dan mungkin ini perjalanan cukup jauh yang kami tempuh pakai motor karena biasanya sela kemana kemana naik mobil . sampailah kami disebuah villa yang cukup besar (bukan villa paman ivan yang dulu diterror setan) . total kami itu 30an orang tapi cukup karena ada 10 kamar didalam sana 2 lantai . lantai 1 untuk cowo dan lantai 2 untuk cewe . ketika gue mau masuk kedalam kamar mandinya , ada kepala yang melayang layang dengan mata yang keluar "mau apa lu disini" kata gue tapi tuh setan diam aja ga lama menghilang . gue lihat kebelakang gue ada mbah tam
__ADS_1
"bro sandi baik baik saja?" kata mbah tam
"baik mbah , terimakasih ya" kata gue
"tolong di bersihkan dari gangguan yang seperti itu ya mbah , ini saya tidak mau ada apa apa dengan teman saya" kata gue
"siap bro sandi" kata mbah tam kemudian menghilang
gue kemudian masuk kamar mandi cuci muka lalu keluar kamar mandi , eh didepan kamar mandi ada cewe memakai baju yang cukup ketat dengan perut sedikit buncit dan rok yang agak pendek , gue lihat dari baju dan rok bersimbah darah , ada juga darah yang mengucur ke pahanya ,
"a tolong , saya mati diperkosa" kata setan itu
"gede juga teh hantu itunya" kata gue meliha dadanya , pantesan diperkosa ya pas hidup nya pake baju ketat dan rok mini dah mana mukanya cakep
"aa saya sudah mati aa" kata setan itu lirih
"terus kenapa ngomong ke saya teh?" kata gue
"karena aa yang bisa melihat saya disini" kata setan itu
"mati dimana teh?" kata gue
"dibelakang bangunan ini a , saya belum tenang a " kata setan itu ,
"kapan matinya?" kata gue
"sudah sekitar 9 bulan yang lalu a" kata setan itu
"terus kenapa belum pergi dari sini?" kata gue
"saya tidak tenang a , tolong doakan saya . ketika diperkosa lalu mati saya sedang mengandung janin hasil hubungan gelap saya dengan suami orang" kata setan itu
"wah berarti harusnya sudah lahir janinnya?" kata gue
"iya tapi ini masih diperut saya" kata setan itu menunjukan perut dibalik bajunya , gue ga ceritain sangat menjijikan sampe mau muntah
"tutup tutup teh!" kata gue menutup mata
"iya a , oh ya tolong juga a jangan pakai ular itu untuk mengusir saya" kata setan itu , kemudian datang mbah tam dibelakang setan itu berusaha memakannya tapi gue tahan
"mbah tam jangan , dia ini butuh pertolongan jangan diusir" kata gue
"baik bro sandi" kata mbah tam
"teh hantu gini ya , kami disini 2 hari besok sore baru pulang , nanti saya beritahu warga esok siang ya jadi tidak menggangu acara kita , nanti saya bilang minta didoakan teteh ya" kata gue
"terimakasih ya a , saya baru bertemu manusia yang tidak takut pada saya" kata setan itu kemudian menghilang , gue dalam hati "ya gue juga takut cuma gue tahan aja" hahaha
ga lama . . .
"sandi sayang hayo kepantai!" kata sela yang turun dari lantai 2 bersama teman teman cewe kelas gue
"yuu" kata gue , karena jaraknya agak jauh kami naik motor ke pantai itu .
siang itu kami lalui dengan bermain banana boots sampai pergi snorkeling . sampai sore hari gue dan sela menyewa karpet untuk santai yang dijajakan oleh ibu ibu tua disana (gue tidak melihat tanda tanda ada nyai pantai) .lalu kami menikmati sunset (sama seperti gue dan caca dulu , gue jadi ingat tapi gue ga cerita sama sela) . tiba tiba suara hp sela berdering , dia berbicara pada seseorang ditelepon itu ga lama ditutup . sela yang tadi ceria dengan senyumannya jadi diam dan tak bersemangat
"yang kamu kenapa ko cemberut" kata gue ,kemudian gue lihat sela meneteskan air mata yang lama kelamaan membanjiri muka cantiknya , lalu dia memeluk gue sangat kencang
"maafin aku sayang" kata sela
"kenapa sayang?" kata gue
"aku akan kuliah diluar negeri" kata sela
"haaa? yang bener?" kata gue kaget
"iya sayang , maaf ga kasih tau kamu sebelumnya , kamu mau kan nunggu aku 2-3 tahun lagi untuk menikah? , aku janji nanti setiap liburan aku pulang" kata sela , berarti umur 20an gue menikah dengan sela? apa sela bakalan bertahan sama gue? apa dia ga akan macem macem diluar negeri nanti? galau dah langsung gue saat itu
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :) dan channel youtube gue : supermansistem
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
__ADS_1
Terima kasih ^^