Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 25


__ADS_3

makin malam gue makin ngantuk , ditambah luka luka gue makin sakit , memang sudah dikasih obat tapi ya namanya habis berkelahi obat satu satunya ya istirahat menurut gue, gue belum tidur sampai jam 12an malam itu. sekarang posisi gue terbalik , gue yang duduk dan caca yang tidur . wajahnya yang cantik tanpa make up dan bibir yang tipis gue pandang itu terus tanpa bosan . mbah put dan nyai ro udah gue suruh tidur . kehadiran mereka membuat gue ga bosen dan selalu tertawa . yang tertawa sih gue bully si mbah put ya lucu lucuan dikit sih ga apa kali ya . tanpa terasa gue tertidur . .


paginya gue dibangunkan suara alarm hp gue jam 8 pagi . gue lihat caca masih tertidur nyenyak layaknya bidadari . gue bangun agak mules jadi gue ke wc , ga lama gue dengar seperti pintu dibuka "ahh suster kali ngecek" gue cuek lanjutin menabung . setelah itu gue mandi ganti baju yang udah gue bawa . keluar kamar mandi gue kaget ada andi bawa bunga dan beberapa buah . dan caca sudah sadar terlihat seperti berbicara sama andi. "kenapa bukan gue yang pertama dilihat caca njirr" kata gue dalem hati,gue agak emosi tapi gue tahan dulu semua demi kesembuhan caca. gue lihat andi agak tidak suka gue ada disana .


"hey" kata caca ke gue lalu dia senyum


"hey juga " kata gue ke caca gue senyum balik


"sini sayang" kata caca dengan suara lemas , gue samperin dia , andi seperti mengerti lalu sedikit mundur .


"udah mendingan?" kata gue yang duduk disebelahnya. lalu dia mengangguk


"kamu dari mana sayang?" kata caca


"dari nabung di wc" kata gue


"kamu semalaman disini kan?" kata caca


"iya sayang aku tungguin kamu ko" kata gue senyum ,


"oh ya andi maaf ya aku mau berdua dulu sama sandi" kata caca , gue lalu melihatnya dan mengerti dia lalu keluar


"mau apa sih dia dateng lagi" kata gue agak emosi


"ga sayang , dia cuma kwatir doang sama aku , katanya dia juga nungguin aku tapi didepan semaleman soalnya didalem ada kamu" kata caca, ***** nih orang kaga kapok kapoknya kali ya deketin cewe orang , katanya ngerti tapi kenapa dia makin kejar si caca , umpat gue dalem hati


"udah jangan dipikirin gitu" kata caca melihat gue


"bentar aku mau ngmong sama andi" kata gue , gue berdiri tapi tangan caca pegang tangan gue


"jangan sayang sudah cukup , kamu pasti bakalan berantem lagi sama dia aku gamau" kata caca


pelan gue lepaskan pegangannya "ga sayang , aku janji" kata gue lalu berdiri dan menuju pintu


gue lihat andi sedang duduk disebelah ruangan caca , dia menundukan kepalanya .


"wei" kata gue


"ada apa?" kata andi


"gue mau tau kenapa sih lu ikutin kita terus" kata gue


"...." dia diam


"di tolong , caca tuh calon bini gue" kata gue

__ADS_1


"..." dia diam


"jadi gue mohon..." omongan gue di selanya


"jujur gue masih sayang sama caca san" kata dia tanpa menatap gue


"gue udah berusaha lupain dia , tapi ketika gue tau dia teman kecil gue dulu , dan pas banget pulang sekolah kemarin gue anterin dia , gue jadi inget lagi sama dia" kata andi


"gue udah bilang sama dia ga bakalan lagi ganggu hubungan lo , tapi entah kenapa gue jadi tambah sayang sama dia" kata andi lagi


"dan gue juga tau dia calon bini lo , apa gue salah sayang sama calon bini orang? baru calon kan belum sah kan?" kata andi suaranya agak menantang dan berdiri dihadapan gue, disebelahnya ular jin besar itu muncul sekarang ada 2 biji


"wei sabar dong bro, gue gamau ribut ribut lagi nih , ini permintaan caca langsung" kata gue juga berdiri menghadap dia


"pulangin tuh ular lo, atau gue jadiin ular saus tiram!" kata gue menunjuk kedua ular itu


"oke , tapi inget san apapun yang terjadi, gue yakin bisa rebut caca dari lo , secara muka gue nih! lebih ganteng dari lo!" kata andi menunjuk nunjuk mukanya , gue ga tau kenapa langsung naek darah . disebelah kiri kanan gue ada nyai dan mbah yang sama sama marah sama si andi ini.


"ANJ*NG!!!!" gue berusaha memukul andi dengan power yang cukup tiba tiba di tahan oleh bokap caca


"stop stop sudah ! , ini ada apa lagi!" kata nya memegang tangan gue, entah kemana tuh kekuatan gue ilang


"sini sini kalian duduk!" kata bokap caca , kita duduk bersebelahan


"ada apaan lgi!" kata bokapnya caca


"kalau kalian sayang sama anak saya bukan seperti ini caranya!, andi kau kenapa terlalu memikat dia , caca itu sudah om tunangkan dengan sandi" kata bokap caca


"sandi ! , kamu tuh calon menantu saya , jangan kamu berantem terus . mau kemana nanti muka papah!" kata bokap caca


"om saya tuh tulus dan akan lebih tulus sayang sama caca , saya akan lebih menjaganya dari pada dia" kata andi nunjuk gue


"saya janji om bakalan lebih baik dan tidak bertengkar" kata andi lagi


"terus sandi?" kata bokap caca


"pa , aku tuh bakalan selalu jagain caca , caca udah aku anggap istri aku , aku sangat sayang sama dia pah . papah juga pasti tau" kata gue


"heemmm" kata bokapnya mengangguk


"andi jangan ganggu hubungan mereka atau om akan lapor paman kamu" sambil menunjuk andi


"dan sandi , papah gamau lagi lihat kamu berantem kaya gini , cuma sakitin badan dan caca jadi ikutan sakit jadinya kan?" kata bokap caca


"iya pah maaf" kata gue menunduk

__ADS_1


lalu andi berdiri "hahahahahah tenang aja om , caca bakalan jadi milik saya gimana pun caranya , walau si bangs*t ini bakalan mati ditangan saya ahhaahhah" berkata seperti itu lalu pergi


"tuh kan pah , dia itu terlalu gila! , makanya aku ga pernah akur sama dia dari pertama ketemu" kata gue


"dah dah , tenang saja san . papah bakalan lindungin kamu, yu makan dulu nih papah bawa makanan" kata bokap caca lalu kami masuk ke ruangan ,


masuk ruangan gue lihat caca lagi ketawa ketawa bareng nyai ro dan mbah put , "kamu lucu yang,,, ko namain nyai ro jadi emak ro sih yang , dan mbah put jadi bro put sih" kata caca sambil tertawa


"ya ga apa apa sayang biar gokil" kata gue ,


"jangan sandi mereka tuh harusnya sedikit dihormati , panggil mbah dan nyai lagi ya " kata bokap caca


"iya pah maaf hehe , habisnya lucu sih mereka berdua hehe" kata gue


"maafin aku ya soal kejadian itu , maaf banget sayang" kata caca


"iya sayang ga apa apa , maaf juga sudah membentak kamu" kata gue


setelah makan bokap caca ijin balik , dia nitipin caca sampai caca sembuh, kata dokter sih malam ini sudah bisa pulang tapi tidak boleh sekolah hari seninnya . gue banyak berbicang dengan caca , senyumnya itu buat gue bisa melupakan kejadian itu . omongannya itu bagaikan musik yang sangat merdu , dan wajahnya ga bisa gue yang cantik, uccchhhh


...................


singkatnya sudah sekitar jam 7 malam dan kami pulang pakai motor gue , "yang aku laper" kata caca , "yaudah makan ditempat biasa ya" kata gue , lalu kami meluncur ke tempat makan favorit kami di kota kecil ini , setelah makan dan membayar kami keluar . gue naek ke motor terasa kempes ini ban motor gue , gue lihat depan belakang ban gue seperti dikempesi "sialan" kata gue dalem hati


"kenapa sayang?" kata caca


"ini kempes , kayanya sama orang . . . " kata gue


.............................


"YAAA SAMA gue!" terdengar suara andi dibalik pohon besar , dia tidak sendiri , ada 3 orang membawa keris panjang , dan dibelakangnya ada banyak sekali ular jin dan beberapa macan berukuran besar , ****** dah gue !!


"SINI LO , gue BUNUH LO!" kata andi


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


 

__ADS_1


 


__ADS_2