Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 83


__ADS_3

"ah bisa aja lu son" kata gue


kami lalu jalan berlima , posisinya soni - riska - cindy - sela - gue


"cie elah sela sama sandi deket deketan" kata cindy


"ih apa sih cin!" kata sela yang kemudian berada ditengah , cindy disamping gue


"santai aja sel , lagi pula sandi juga diem aja kan" kata soni


"ah diem lu son , gue bete nih" kata sela manyun , gue cuma senyum senyum aja


kami masuk ke rumah riska , satu kata "waw" karena megah banget , maklum lah rumah orang kaya gitu . udah kaya hotel ini rumahnya


"jangan kebuka tuh mulut malu maluin amat" kata sela mencubit gue pinggang gue, "aww sakit" kata gue


"biarin leee!" kata sela mengeluarkan lidahnya . duh sebenernya kesel sama kelakuan sela tapi mau gimana lagi , kalau dikantor dia jadi bos gue sela cindy dan riska menuju kamar yang ada disana , gue dan soni duduk dikursi


"hahaha sandi sandi" kata soni


"napa lu son" kata gue


"ga berubah lu dari dulu" kata soni


"ah bisa aja lu ngomongnya" kata gue


"seriusan gue san , gue tau lu emosi kan digituin? udah lah bro santai aja , kurangin sifat buruk lu itu . kalem" kata soni


"iya iya son gimana lu aja dah" kata gue


"oh ya gue mau kenali nih sama temen gaib gue" kata soni


"mana?" kata gue


kemudian datang tuh serupa jin laki laki , badanya sih biasa aja ga gede , rambutnya panjang , kalau dilihat sih ganteng ini jinya , sebut saja raden. ada mahkota gitu dikepalanya , masih muda coy tampangnya tapi umurnya sih kaga haha ! ! !


"wih keren nih temen lu , gantengan jin lu dari pada muka lu hahaha" kata gue


"ah bisa aja lu san , ini tuh lebih kuat dari pada nyai gue yang mati kemarin loh" kata soni , masih ingat kan teman gaib soni? serupa nyai berpakaian gaun merah? dia bisa melempar mbah kut gue dengan begitu mudah? tapi mati ketika perang gaib karena soni membantu gue


"hahahah masa sih? kayanya seperti ga ada dagingnya son , kurus sih hehe" kata gue


"wah menghina nih , coba panggil temen lu yang paling kuat , coba di duelin" kata soni


lalu gue panggil tuh mbah tam , dia muncul disamping gue


"wah uler hitam , dari mana lu dapet?" kata soni berdiri melihat mbah tam


"hehe dia yang ngikutin gue son" kata gue


"hebat lu , nah coba bilang ular lu serang raden gue" kata soni


gue berdiri ,


"mbah coba serang itu , penjaga orang itu" kata gue


"yakin nih bro sandi?" kata mbah tam


"iya mbah coba aja , lebih kuat mana , cuma mau ngetes ilmu ko jangan sampai terlalu jauh" kata gue


"baik bro sandi" kata mbah tam ,


mbah tam langsung dengan cepat ke arah tuh teman gaib soni , terlibat beberapa kali pertempuran dan hasilnya . . . . DRAW ! ! ! , mbah tam terlihat kecapaian begitupun radennya sih soni , tak ada yang tumbang ataupun terluka sedikitpun , mbah tam kembali ke gue


"maaf bro sandi , dia ternyata kuat juga , termasuk jin tua dan dari kerajaan" kata mbah tam


"yaudah mbah ga apa apa , mbah bisa kembali" kata gue


"baik bro sandi" kata mbah tam kemudian menghilang


"keren san uler lu bisa saingi raden gue , padahal dia kuat dan lebih kuat dari nyai gue yang kemarin loh" kata soni


"ah masa sih? itu buktinya sama uler gue seri" kata gue


"berarti uler lu hebat san , tapi sayangnya dia hitam ya , ga lu coba jadiin putih?" kata soni


"nanti dah son , sekalian gue mau lihat dulu masa lalunya" kata gue


"kapan tuh kapan? ikut dong gue" kata soni


"nanti deh , mendingan dikampung gue , kalau ga sabtu ya minggu son" kata gue


"sip dah ikut gue , menjelajah alam gaib lewat pikiran dan kembali ke masa lalu itu keren san , gue pernah mau belajar itu tapi menurut gue susah" kata soni


"ya kata mbah tam sih dia mau nunjukin masa lalunya sama gue dan meditasi , memangnya itu yang lu mau pelajari? sama?" kata gue


"iya san ya itu , nanti pokoknya gue ikut dah ya bilang aja sama mbah tam , berpetualang dialam gaib hehe" kata soni


"iya iya son tenang aja , nanti gue kabarin deh" kata gue


"eh tapi harus ganjil loh san biasanya , ajak satu orang lagi kalau bisa , yang punya ilmu juga untuk jaga jaga" kata soni


"heeem siapa ya? nanti deh gue cari" kata gue


"sipp dah kalau gitu , jangan lupa kabarin" kata soni


kemudian keluar tuh sela dan cindy dari kamar riska , mereka duduk disamping soni dan gue ,


"riska kemana?" kata soni


"ganti baju tuh didalem , sekallian mandi kayaknya deh" kata cindy


"ohhhh gitu , eh kalian mau minum apa? duh lupa ditawarin" kata soni


"gue aer putih aja dingin" kata sela

__ADS_1


"samain aja" kata cindy


"lu san?" kata soni


"susu putih aja" kata gue


"makan ? mau makan ga?" kata soni


"kaga ah , kenyang gue son" kata gue


"yaudah kalau gitu ntar gue bilang sama mpok pembantunya riska" kata soni , gue lihat soni kebelakang


tinggallah gue dengan cindy sela , mereka mengobrol sementara gue udah kayak kacang garing dipojokan ,


"san sini gabung aja" kata cindy


"lanjut aja cin selow" kata gue


"sini dah sini" kata cindy menarik tangan gue , kemudian gue disamping kiri cindy dan sela disamping kanan cindy


"ko pada diem sih? ngobrol lah" kata cindy melihat gue dan sela


"ih cindy suka gitu ih" kata sela


"gue tinggal dulu ya bentar ke kamar riska" kata cindy berdiri


"ih ikut gue" kata sela mau berdiri tapi ditahan cindy


"lu disini aja jangan ikut" kata cindy yang kemudian pergi meninggalkan kami berdua


suasana begitu garing , gue lihat sela cuma maeinin hpnya , "percuma cin , lu mau gimanain sela juga dia ga akan mau maafin gue" kata gue dalam hati , eh taunya . . .


"gimana sama pacar baru lu" kata sela


"pacar yang mana ya?" kata gue


"yang kemarin diajak jalan nonton bioskop itu loh" kata sela


"bukan pacar gue" kata gue


"bohong banget lu" kata sela masih memainkan hpnya tanpa melihat gue


"kalau ngomong itu lihat orangnya , mana tau lu gue bohong atau engga tanpa lihat mata gue" kata gue


"percuma san , lu aktingnya udah kayak artis papan atas , HEBAT!" kata sela melihat gue , kami bertatapan


"yakin gue bohong sama lu?" kata gue


"yalah ! segala yang lu omongin bohong! termasuk sayang lu sama gue! , lu cuma mau harta gue kan? mana sayang lu sama gue sampe selingkuhin gue!" kata sela


gue mendekati sela , gue pegang tangannya dan kali ini ga nolak , gue eratkan tangan gue sambil gue terus tatap wajahnya


"gue itu sayang sama lu sel , gue tuh cinta sama lu , asal lu tau gue itu mikirin lu ketika lu pergi ke negeri orang , cowo mana yang ga mikirin cewenya sedang pergi?' kata gue , sela diam aja ,


"maaf gue salah jalan sama dia , maaf gue bohongin lu , maaf gue ga selalu ada disamping lu , maaf juga gue nolak nikah muda sama lu , gue cuma mau lu tau sifat gue dulu sebelum kita melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi , dan ini lah sifat gue , yang selingkuhin lu , yang hianatin lu , tapi gue mau satu sel , jangan musuhin gue , jangan benci gue , jangan selalu marahin gue . itu akan jadi beban lu seumur hidup begitupun gue" kata gue


"kalau lu maunya putus ya udah kita putus , kita bertemu baik baik putus pun baik baik, seengganya kita berteman sel , dan apapun yang terjadi gue akan jagain lu ko , walau kita cuma teman " kata gue senyum


"..." air mata sela keluar sedikit dari mata indahnya


"sekali lagi gue minta maaf sel , dan jangan nangis ya" kata gue , gue usap air matanya itu dengan tangan gue


"..." sela masih diam aja , kali ini dia berdiri dan lari ke arah kamar riska


"seengganya gue udah ngomong sama dia" kata gue bicara sendiri


"bagus bro itu baru sandi" suara soni ada dibelakang gue , wah ini orang nguping kayaknya


"ya gue cuma mau sela maafin gue son , gue ga minta balikan ko sama dia , dan sepertinya gue susah untuk yang namanya balikan," kata gue


"kenapa? kalau menurut gue sih lu cocok aja sama dia" kata soni


"gue ga mau nyakitin dia lagi son , cukup sekali aja" kata gue


"ya ya , semua keputusan ada ditangan lu , jangan sampai nanti lu nyesel" kata soni


"sip son" kata gue


pukul 18:30 itu mereka baru keluar dari kamar riska , riska mengandeng soni menuju tempat pesta yang ada dihalaman depan , sementara gue ? jalan sendirian aja , cindy dan sela bergandengan tangan . dan seperti yang gue perkirakan diawal gue jadi kacang garing dipesta itu , cindy sibuk dengan teman temanya sementara soni sibuk dengan riska, gue duduk didekat panggung ,


pukul 19:00 acara dimulai , ya seperti acara ulang tahun pada umumnya ada MC yang membacakan jalannya acara , setelah itu menyanyikan lagu ulang tahun , potong kue dan makan makan . ya karena gue orangnya itu kurang gaul jadi gue sendirian aja dari awal acara sampai gue makan ,


pukul 20:30 acara musik , gue lihat sela dan teman teman cowonya itu ketika sekolah naik panggung , cindy terlihat menghampiri gue


"lihat deh san , sela mau nyanyi" kata cindy


"dia anak band loh" kata cindy lagi


"vokalis?" kata gue


"Iya lah haha" kata cindy , pantesan aja suaranya bagus , tapi sejauh ini sela ga pernah cerita sama gue


"ya band cuma buat iseng aja kata sela sih , dulu pas sekolah kalau ada acara pasti dia tampil , dulu gitarisnya itu cowo nya" kata cindy


"oh itu cowonya?" kata gue nunjuk cowo yang memegang gitar


"bukan san , cowonya meninggal kecelakaan , setahun sebelum ketemu lu , jadilah dia berubah jadi tomboy , berubah dah yang dari feminim" kata cindy


"ah masa sih? seriusan?" kata gue ga percaya , pas pertama gue kenal sela ga terlalu tomboy sih


"masih inget kan lu ketika ketemu sama sela? rambutnya pendek kan? pakaiannya juga kayak cowo itu " kata cindy


"heeemm ga juga sih cin " kata gue mengelak


"gimana lu aja san ah" kata cindy ngambek

__ADS_1


"haha jangan ngambek gitu dong ,terusin ceritanya" kata gue


"nah selama setahun itu juga dia jomblo , dia ga bisa lupain mantannya yang kecelakaan , dia ga bisa buka hati buat cowo lain" kata cindy


"tapi ko dia ga pernah cerita sama gue??" kata gue


"ga mungkin dia cerita sama lu san , dia ga mau nyakitin perasaan lu karena dia sayang sama lu" kata cindy


"dia tuh pertama ketemu lu udah sayang banget san , dia bilang sama gue kalau lu itu beda sama yang lain" kata cindy


"katanya sih lu itu kayak mantannya , tapi gue ga pernah nanya sama apanya hehe, eh jangan ceritain sela ya gue cerita ini sama lu , pasti nanti dia marah kalau tau" kata cindy


"..." gue cuma diam menatap cindy , lalu gue kembali menatap panggung , sela begitu cantik dengan gaun panjang , bibirnya merah merona walau tanpa lipstik , senyumannya yang indah , dan rambutnya yang panjang terurai membuatnya semakin cantik , lalu apakah yang dikatakan cindy benar tentang sela? berarti gue salah ya ninggalin sela? , Oh God apa yang telah gue perbuat !


"hay teman teman semua!" ujar sela dipanggung dengan mic


"saya akan menyanyikan lagu yang special untuk 2 orang yang special dihati saya , yang meninggalkan saya" kata sela


"tuh kan , pasti ini lagu buat lu sandi dan mantannya" kata cindy


 


 


"TINGGAL KENANGAN"


 


\~\~biar pas sambil dengerin lagunya ya\~\~


 


Jauh kau pergi meninggalkan diriku


Disini aku merindukan dirimu


kini kucoba mencari penggantimu


namun tak lagi kan seperti dirimu


masih terlintas dimataku


gambaran wajahmu


yang kini tinggal kenangan


 


 


pandangannya ke arah gue , matanya berlinang , sesekali dia mengelap air mata yang sudah keluar dari matanya . cindy disebelah gue terlihat menangis


 


"sedih banget sih sel jadi lu" kata cindy


"lebay lu cin" kata gue , gue jujur aja agak jadi melow tapi gue berusaha tegar


"kenapa lu san? ini dia nyanyi ini jelas buat lu" kata cindy kepada gue


"ya , mungkin buat gue , atau mungkin buat mantannya" kata gue kembali menatap sela yang sedang bernyanyi , suaranya sungguh indah , gue memejamkan mata , "apa yang harus gue perbuat ya"


setelah sela menyanyikan lagu itu semua orang bersorak , dan bertepuk tangan ,gue akui suaranya sela memang bagus , karena agak bosan gue menuju belakang rumah riska , tempat tadi gue bertemu soni . gue duduk sambil menatap bintang bintang dilangit malam . gue merasa ada yang datang dibelakang gue , gue menoleh kebelakang gue , sela , gue berdiri


"sandi . . " kata sela


"ya sel" kata gue


sela langsung memeluk erat badan gue , "maafin gue udah marah marah sama lu san, gue sayang sama lu gue mau balikan sama lu" kata sela , gue usap usap rambutnya yang panjang ,


"gue sayang sama lu san , cuma lu yang bisa rubah hidup gue , cuma lu san cuma lu!!!" kata sela


"gue bakalan selalu deket lu , gue ga akan pergi kemana kemana lagi san , gue mau jadi istri lu kelak" kata sela , matanya sudah banjir mengenai kemeja yang gue kenakan , pelukan sela sangat erat , gue mencoba melepaskan pelukannya , setelah itu gue tatap wajahnya , gue usap air matanya yang keluar


"tapi sel maaf gue ga bisa . . . . " kata gue lirihh....


 


~beberapa bulan kedepan~


 


gue lagi santai duduk didepan tv , cindy datang dari arah pintu


"san ada surat buat lu" kata cindy


"dari siapa?" kata gue


"ga tau tuh buka aja sendiri" kata cindy melemparkan sebuah surat yang dibungkus rapi dengan pita berwarna merah


gue buka perlahan , terpampang nama "sela & . . . ." mengundang saudara sandi untuk datang ke acara pernikahan , gue senyum senyum baca ini ,


"akhirnya janji sucinya terlaksana. . . ."


Sela siapa yang menikah??


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :) dan channel youtube gue : supermansistem


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^

__ADS_1


 


 


__ADS_2