
gue lagi diam sambil menatap caca , ada sesuatu muncul didepan gue , aki aki dengan pakaian putih sangat putih dan terang lalu dia berkata "wahai cucuku , saya akan memberikanmu ilmu yang dulu pernah saya pelajari untuk melawan seseorang yang sudah berbuat seperti ini padamu"
"hemmm siapa ini aki?" kata gue garuk garuk kepala
"mereka akan menjawabnya" tunjuk aki tersebut kesamping gue. , disamping kanan gue ada 3 mbah sedang menundukan kepalanya ke arah aki ini
"ohh saudara tua mbah sut ya (mbah sut itu penampakannya kakek kakek kalau yang lupa)" kata gue sambil menganggukan kepala , "reunian nih kangen ya hehe" kata gue polos
"hahahahaha" aki aki itu tertawa . "kamu tuh cucuku yang paling lucu" kata aki aki itu . "berbeda dengan bapakmu terlalu serius" katanya lagi
"lohh ini siapa memang?" kata gue
"saya aki buyutmu , saya yang membuatmu seperti sekarang mempunyai indra lebih dalam melihat dan mempunyai peliharaan gaib " kata si aki
"oh saya panggil aki aja ya hehe , " kata gue
"ya panggil aki saja tidak apa apa cucuku"" kata aki
"oh ya ki ini tuh teman gaib ku bukan peliharaan" kata gue senyum ke aki dan ke mbah mbah gue
"hemmmm , , , sungguh baik dirimu sudah menganggap mereka temanmu sandi" kata aki tersenyum
"panggil saya bro sandi aja ki biar keren hehe" kata gue
"hahahaha apa lagi itu kata kata hahahaa . lebih baik sandi saja ya" kata aki itu
"yah gimana aki deh , eh ki mau kasih ilmu apa? " kata gue
"ilmu putih sandi , sebenarnya ilmu ini sudah ada dibadan kamu . tapi belum terlihat karena kamu belum bisa mengontrolnya" kata aki itu
"pejamkanlah mata kamu" lalu gue memejamkan mata . ada sesuatu yang dingin dikening gue dan menyebar keseluruh tubuh gue . rasanya seperti sehabis mandi dengan air dingin tapi tidak basah segar sekali .
"buka kembali mata kamu" kata aki . gue membuka mata . serasa berbeda badan gue.
"lihatlah kebelakangmu"
gue lihat kebelakang , 3 mbah ku beserta semua pengawal keluarga caca membungkukan badannya ke arah gue diruangan itu penuh sesak sampai kedepan pintu
"lohh kenapa mereka ki" kata gue tapi aki itu menghilang , terdengar suara aki ditelinga gue "ilmu putih akan berubah menjadi hitam bila digunakan dengan kejahatan , sebaliknya ilmu hitam akan menjadi putih bila digunakan untuk kebaikan . saya percaya bahwa kau cucuku dapat mengunakan kekuatanmu untuk kebaikan. salam untuk semuanya" kata suara aki itu
"sandi ? kenapa?"kata nyokap gue memperhatikan gue
"aku baru lihat aki buyut mah" kata gue
"oh , bapakmu juga pernah disamperin tapi dia diomelin karena mengunakan ilmunya untuk balas dendam , ingat sandi ilmu dari aki harus digunakan dengan baik. jangan ada niat buruk ke andi .harus diselesaikan dengan baik" kata nyokap gue . gue cuma ngangguk
"mbah put kenapa mereka membungkukan badannya? sudah sudah bangun semuanya" kata gue
"kami jin putih bro sandi . bagi manusia yang mempunyai sinar terang seperti bro sandi ini kami semua akan mengikutinya" kata mbah put
"terus? gunakanya buat lawan andi apa? bukannya andi itu jin hitam?" kata gue
"kegelapan akan menghilang bila disinari oleh sinar , dan sinarpun bisa kalah dengan bayangan, dimana ada kegelapan pasti ada cahaya dan sebaliknya" kata mbah kut
"oaahh ilmu senter lampu ya hehe" kata gue , mereka menatap gue bingung ,
"ya ya ya pasti kalian ga tau , yasudah bubar jalan gih . mau berduaan dulu sama caca" kata gue ke mereka
"eh mbah put dan nyai ro jangan kemana kemana , nyai ro sekarang sama saya ya , nyai jadi teman gaib ku yang kedua setelah mbah put" kata gue senyumin nyai .
"baik bro sandi saya akan menjadi pengikut bro sandi" kata nyai ro , suara serak serak cantik macan
__ADS_1
"bukan pengikut nyai , tapi teman " kata gue senyum ,
"baik bro sandi" kata gue . jadi lah gue diikutin 2 macan berbeda kelamin ini . dijodohin ga? hahaa
....................
saking lelahnya gue tertidur disamping caca . lalu gue bermimpi caca sedang dililit seekor ular raksasa dan meminta tolong sama gue "sayang tolong lepaskan ikatan ini sayang sakit", gue hanya bisa diam tidak bisa bergerak dimimpi itu . lalu gue terbangun dengan memanggil nama "caca!!!!!!!" dengan napas seperti habis lari , gue lihat jendela sudah hampir malam lagi dan gue tidur dikursi dipindahkan oleh bokap gue. disebelah caca ada abang caca . dia melihat ke arah gue dengan tatapan sedih
"san udah bangun?" kata kiki
"eh bang , sorry ya kecapean tadi ketiduran" kata gue mendekatinya
"iya ga apa apa san , maaf ya jadi gini semua" kata kiki
"gue yang minta maaf bang ga bisa jagain caca , oh ya gimana bang keadaan bapak abang" kata gue
"tadi dibawa kegurunya di daerah sana (bukan paman andi) , sudah bisa bangun tapi kakinya belum bisa digerakan" kata kiki meneteskan air mata
"maaf ya bang, tenang aja untuk masalah andi biar aku yang urus" kata gue usap usap punggung kiki
"sudah san , jangan lagi lu bertengkar lagi ah" kata kiki
"ga ko bang , gue punya cara lain kalahin dia" kata gue
"yang penting jangan kekerasan san" kata kiki
"sip bang" kata gue
"caca tadi sebutin nama lo san , cuma ga lama tidur lagi" kata kiki , gue lalu mendekati caca . walau dia sakit wajahnya tetap cantik
"gue sayang banget sama caca bang" kata gue usap usap kepalanya
"gue mau lo jadi adik ipar gue san , semoga caca lekas sembuh" kata kiki
singkatnya 2 hari caca belum juga sadar dan denyut jantungnya melemah . gue sudah tidak tahan melihat caca seperti ini jadi gue putuskan untuk menemui andi . gue ijin ke ortu gue, mereka hanya perpesan bahwa harus hati hati dan tidak boleh emosi . bila sedikit saja melalukan kesalahan maka akan fatal akibatnya . tepatnya hari kamis malam jumat gue menuju kediaman andi yang lumayan jauh dari tempat gue. gue hanya membawa 2 macan putih (nyai ro dan mbah put) dan dengan hati yang dingin gue berusaha tepat menjaga emosi . gue diantar oleh supir caca dan turun depan rumah andi . suasana disana sangat panas didepan gerbangnya ada 2 jin besar (genderuwo) dengan mata yang menyalah bagaikan api.
"tenang saja bro sandi , mereka tidak akan bisa menyakiti anda" kata mbah put lalu gue membuka pintu itu . ketika gue masuk ada 2 macan hitam berusaha menerkam gue tapi mereka terlempar dengan sendirinya . gue seperti mempunyai power yang kuat , sinar yang terang diantara kegelapan. gue ketuk pintu rumah andi "tok.. tok ... tok....." , dibukakan oleh bapak bapak yang terlihat seperti difoto yang pernah ditunjukan oleh caca , dia paman andi
"silahkan masuk" kata paman andi , "mbah put dan nyai ro tunggu disini saja" kata gue kemereka dalam hati
"baik pak" kata gue kepaman andi , di dalam banyak sekali ular dan macan berukuran diatas rata rata
gue duduk dikursi , paman itu seperti mengerti lalu "andi ada sandi datang" teriak ke arah lantai 2 . gue dengar suara detak kaki turun dari tangga
"eh ada si anj*ng , ga jera lo?" kata andi turun dengan cepat lalu duduk disebelah pamannya
"andi jaga omonganmu" kata paman andi
"baik sandi ada apa ya? kebetulan paman ada disini karena rumah paman disana sedang direnovasi" kata paman andi
"saya langsung ke intinya ya paman , saya mau jiwa caca dibebaskan oleh ular yang melilitnya" kata gue menatap andi ,
"ahahahha siapa yang lilit dia pake ular?, dianya aja kali genit sama ular gue" kata andi masih songong
"andi cukup , jelaskan pada sandi!" kata paman andi , andi menatap paman tsb
"kenapa sih paman ko malah membela sandi? saya itu kan keponakan paman!" kata andi emosi
"saya memberikan ilmu ke kamu bukan untuk dipakai untuk menyakiti seseorang loh, mungkin ketika itu kamu terdesak dengan sandi itu tidak apa apa , tapi ini kamu mengurung jiwa wanita? ini perbuatan sangat banci" kata paman andi . andi bangun dan dibelakangnya ada banyak sekali pengikutnya
"saya memang sudah memberikan semua peliharaan saya padamu andi , tapi jangan ngelunjak dengan saya!" kata paman ,
__ADS_1
"hahahahha paman paman , saya tuh sekarang punya ilmu, dan lo disini cuma numpang!" kata andi
"sudah cukup andi!" paman andi berdiri , tapi andi mengarahkan pasukan jinnya untuk menyerang pamannya . gue dengan sigap berada didepan paman andi , semua pasukan jin hitam andi tidak dapat menyentuh gue walau dengan kekuatan besar sekalipun.
"ilmu apa lo! kenapa semuanya ga bisa!" kata andi mundur beberapa langkah
"woi lo semua jin brengs*k ,! mana kekuatan kalian!! kata andi teriak teriak ke jinnya
"emosi , dendam , kebencian, itu yang membuat ilmu menjadi kotor" kata gue
"sebaiknya sekarang lo ambil ular itu dari caca" kata gue
"hahaha kalau engga? gue mau bunuh caca lo" kata andi
"tolong andi , beginikah cara lo memperlakukan seseorang yang lo sayang?" kata gue
"percuma ! , dia ga bakalan sayang sama gue! , dia tuh cuma sayang sama lo! " kata andi seperti frustasi
"apa caranya seperti ini? dengan membunuh orang yang lo sayang lo bakalan puas?" kata gue
"hayo andi , kita lepaskan ular itu. kita bisa jadi teman. gue yakin kalau lo ga gini bakalan banyak ko cewe yang sayang sama lo, nanti gue cariin deh" kata gue senyum
"..." andi diam , dia terduduk dilantai dan menangis .
"maafin gue san , maafin gue!, mungkin karena gila ilmu gue jadi seperti ini" kata andi mengusap air matanya , gue mendekati dia yang lagi menunduk kepala , gue tepuk pundaknya
"hehehe , gitu dong di baru lu gentle " kata gue senyum
"hayo ikut gue" kata andi berdiri
kami masuk keruangan yang berada dibelakang rumah . gue buka pintu ada patung yang terbuat dari kayu , dipakaikan baju cewe yang ga asing gue lihat , itu baju caca . dan ular siluman yang melilit patung tersebut .
"itu jiwa caca ada dipatung itu " kata andi menunjuk patung , gue jujur aja mau bunuh si andi dengan perbuatan banci seperti ini , tapi gue tahan dan berusaha membersihkan hati
"ya sudah lepaskan" kata gue , dia menatap gue lalu memegang patung itu . ular yang ada disana lama lama menghilang
"sudah san" kata andi
"terimakasih ya di , semoga ini awal yang baik buat hubungan pertemanan kita kedepannya" kata gue
"tapi boleh ga kalau gue masih naruh harapan sama caca" kata andi
"biar caca yang memilih nanti ya di " kata gue senyum
"trriinngg.. triiinngg .. triiinnng" suara hp gue bunyi . ada dari abang caca
"hallo napa bang"
"sayang...." terdengar suara pelan wanita yang selama ini gue sayangin ,wanita yang sangat kuat dan gue cintai , CACA!!
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1