
setelah menceritakan kejadian itu ortu gue hanya bilang sabar dan akan bicara pada ortu caca kelanjutan hubungan kami . ortu gue tuh cuma khwatir kalau gue sampai kenapa kenapa sama si andi . bokap gue juga bilang kalau kita tidak gampang mengalahkan kekuatan keluarga andi .karena suntuk gue kebelakang rumah ditemani siska , sudah pukul 10 malam , gue bilang sama siska untuk pulang tapi katanya mau nemenin gue karena besok dia sudah balik lagi ke rumahnya . gue duduk di kursi yang terbuat dari batu tempat biasa gue dengan caca duduk disana , siska malam itu menggantikan posisi caca dia duduk disebelah gue.
"udah geh san jangan terus dipikirin" kata siska
"....." gue diam menatap langit
"banyak ko yang sayang sama lo bukan caca doang" kata siska
"...." gue masih diam, suasana hening beberapa saat.....
"hayolah san ngomong sama gue , dari tadi lo diem aja" kata siska lagi
"gue lagi mau sendiri sis" kata gue masih menatap langit
"ya gue tau san lo pasti masih sakit hati ,tapi gue dukung lo ko dapetin caca lagi, pasti lo bisa! " kata siska memegang tangan gue, lalu gue tatap matanya
"gue tau gimana perasaan lo sekarang, tapi tolong semangat jangan gini aja san" kata siska
gue diem aja,,,,, lalu ga lama
"trrriinng trriiiinng trrriiinnnng" suara panggilan di hp gue . gue lihat "My Love"
"tuh caca san , angkat" kata siska , gue diam lalu gue matiin telepon caca dan gue silent hp.
"loh ko di rijek? kali aja caca mau jelasin sesuatu san?" kata siska
"udah lah sis , gue tuh lagi pusing , gue marah sama andi sama caca juga . kenapa caca ketika itu ga panggil pasukannya aja! , kenapa dia ga bantu gue! , si andi juga pake mau maen kroyokan! , sialan males gue!" kata gue emosi, gue emosi juga sama diri sendiri yang ga mampu ngapa ngapain.
"kalau itu mau caca serah! gue udah pusing! gue udah berusaha berkorban nyawa buat dia , tapi dia mana ? malah nyerah gitu ke andi!, kenapa dia juga yang mau tunangan sama gue jadi gini akhirnya!, awal bencana buat gue!" kata gue ke siska dengan emosi, siska hanya mengangukan kepalanya
"gue mau tidur dulu sis ngantuk besok pagi gue mau ke jakarta , lu juga balik gih udah malem" kata gue ke siska
"iya san , lu hati hati ya besok " kata siska . gue anter dia sampai depan .
"san apapun yang terjadi dengan hubungan lo sama caca , lo harus kabarin gue" kata siska duduk dibelakang mobil . supirnya sudah datang dan membawa motor gue.
"iya sis makasih hati hati" kata gue.
__ADS_1
gue lalu kembali ke rumah , ada mbah put datang depan gue dekat pintu
"bro sandi maaf saya tadi tidak tahu tambal ban itu apa, jadi saya pergi begitu saja karena bila saya tadi bertanya pasti bro sandi akan marah , maaf ya bro sandi" kata mbah put , dia agak murung
"iya mbah ga apa apa , maaf juga tadi udah bentak bentak . saya mau tidur dulu" kata gue meninggalkannya
sampai kamar gue tiduran menatap langit langit kamar . gue ambil hp yang sedari tadi gue cuekin disaku celana . ada 55 panggilan tak terjawab dan beberapa sms belum dibaca . gue buang tuh hp gue kelantai "sialan!" kata gue , "seadainya pasukan lu tadi ada ga gini jadinya ca!" kata gue teriak ke hp yang gue buang tadi . ga lama hp gue nyalah lagi ada panggillan masuk masih dari caca . gue ambil tuh hp gue angkat
"sayang aku sakit sayang,..." kata caca ditelepon lalu gue matiin telepon caca .
"percuma ca gue lagi males sama lo , gue juga sakit , sakit hati!" gue ngmong sama hp , karena iseng gue buka tuh inbox caca
Isi SMS :
Dear sayangku
selamat malam sayang , aku tau sms ini bakalan dibuka oleh kamu sayang . kamu mungkin berat menerima semua ini , aku juga paham dan aku juga mengerti perasaan kamu , kamu pasti marah banget sama aku . aku berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari untuk kamu . tapi memang hubungan kita sekarang lagi diterjang badai yang sangat besar . tapi aku yakin suatu saat badai itu akan berlalu dan menjadi sebuah pelangi yang indah yang akan kita lihat bersama :-) .
aku mau kasih tau kalau tadi andi bilang sama papah mamah melamar aku . tentu saja papah aku menolak secara halus lamaran andi karena sudah ada kamu disamping aku . tapi andi terus mengancam hidup kamu walaupun nanti dia dipenjara dia akan menghabisi nyawa kamu sebelum hari pernikahan kita .papah aku murka dan mengeluarkan seluruh tenaganya melawan andi sebeserta ketiga saudara andi itu , tapi papah kalah dan sampai sekarang masih tidak sadarkan diri , coba kalau tadi kamu yang diserang oleh mereka? kamu yang akan tak sadarkan diri sayang dan aku ga mau itu . aku ga bisa melawan lagi sayang . aku lebih baik mati dari pada kamu yang mati , mungkin berat untukmu ya sayang . entah dimana pun aku dan dialam manapun aku berada aku bakalan tetap sayang sama kamu. aku sayang bangettt sama kamu sandi , kamu itu cinta pertama dan terakhir aku . muach sayang :- :')*
air mata gue membasahi hp dan tangan gue , gue sangat sedih melihat sms caca itu . gue langsung telepon caca ga di angkat berulang ulang kali. lalu gue baca sms caca setelah tadi dia telepon gue "sayang aku sakit :')" sms caca , gue lihat jam sudah hampir jam 12 malam . gue keluar kamar ada bokap gue . "yu ke rumah caca" kata bokap , gue dan bokap langsung meluncur ke rumah caca dengan kecepatan tinggi. disana ternyata banyak saudara caca berkumpul . gue langsung masuk bokap caca seperti kejang kejang . nyokap caca menangis tanpa henti . dan beberapa saudara caca berusaha mendobrak kamar caca . "1 , 2 , 3" "brruuukkk" pintu kamar berhasil di buka . lalu caca? , gue lihat ada mulut caca mengeluarkan busa . dan ditangannya ada racun serangga . "CACAAAAAAAAAAAAA!!" gue teriak lari menghampirinya .
"BAWA KE RUMAH SAKIT CEPAT!" gue teriak . gue selalu peluk dia. diperjalanan gue menangis sejadinya . cuma gara gara si anj*ng semua jadi seperti ini!!!!!!, tubuh caca sudah agak dingin tapi masih ada denyut jantungnya walau lemah .
.................
dirumah sakit gue menunggu didepan ruangan untuk pasien yang sekarat entah apa itu namanya . gue mondar mandir ditemani bokap gue dan beberapa saudara caca . dilorong itu penuh sesak pasukan jin pengawal keluarga caca berkumpul . mereka meminta maaf kepada bokap gue kalau mereka tidak bisa menahan jin andi yang katanya sudah cukup tua dikawasan selatan . setelah 1 jam pintu ruangan itu terbuka . gue lihat dokter dengan tatapan kosong
"DOK DOK GIMANA CACA!" kata gue mengoyangkan badan si dokter
"gini , kami sudah mengeluarkan racun serangga dari badannya .tapi mungkin sudah agak lama jadi sudah merusak lambungnya" kata dokter
"saya heran dek caca masih bisa bertahan hidup walau kondisinya sudah separah itu" kata dokter lagi
"jadi jadi gimana dok apa bisa disembuhkan" kata gue
"kita lihat saja perkembangannya , semoga dia masih diberikan umur" kata dokter akan meninggalkan kami , gue tahan dia lalu mendorong dokter
__ADS_1
"lo mau kemana ! sembuhkan dia dulu!" kata gue emosi
"sudah sudah san jangan emosi" kata bokap gue
"ya saya tau perasaan ade ini, tapi gimna lagi kita hanya manusia biasa " kata dokter itu lalu pergi
"AAAAAAAANJ*NG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" gue teriak keras ,
"udah udah san . kita berdoa saja supaya caca lekas sembuh" kata bokap gue
gue samperin caca , mukanya agak pucet dengan selang oksigen dihidungnya
"sayang jangan tinggalin aku dulu ya , aku sayang sama kamu ca , aku cinta sama kamu . aku bakalan jadi suami yang setia sama kamu . apapun yang terjadi jangan sampai kamu pergi duluan " kata gue memegang tangan caca , gue lihat dari mata caca dia mengeluarkan air mata
"kamu jangan sedih terus ya sayang" gue usap air matanya . "aku disini ko disampingmu aku bakalan jagain kamu disini" gue eratkan pegangan ini gue nangis lagi . malam itu gue ga bisa tidur menemaninya . gue terus usap usap rambutnya dan wajahnya "jangan tidur terus ya sayang , bangun udah pagi sayang" kata gue mengusap usap rambutnya dan tersenyum dan melihat ke arah jendela matahari sudah menunjukan sinarnya .sejenak gue berpikir kenapa gue ga minta penjelasan caca dulu soal tadi? gue begitu ****!!!
"istirahat san , biar mamah yang jagain caca" kata nyokap gue
"ga mah aku mau sama caca terus , ga mau lagi jauh sama caca mah" kata gue
gue lagi diam sambil menatap caca , ada sesuatu muncul didepan gue , , ,
aki aki dengan pakaian putih sangat putih dan terang lalu dia berkata "wahai cucuku , saya akan memberikanmu ilmu yang dulu pernah saya pelajari untuk melawan seseorang yang sudah berbuat seperti ini padamu"
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1