Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 59


__ADS_3

"sini mbah tam" kata gue ,


"baik bro sandi" kata mbah tam kemudian dia mengikuti gue


"dibelakang mbah put dan nyai roo ya" kata gue , mbah tam dibelakang mereka


"wah keren nih , 2 macan dan 1 ular" kata gue ,


"2 putih dan 1 hitam" kata gue lagi mengangukan kepala .


"kurang 1 lagi ular cewe biar pas 1 keluarga "teman gaib" hehe" kata gue ke mereka , mereka sih diam aja lihat gue


gue perhatikan kembali mbah tam tidak semua berwarna hitam tapi ada sisik sisiknya yang berwarna hijau tua gitu . auranya memang hitam tapi dari pergerakan dan omongan mbah tam ini sepertinya tidak jahat .


"san , kamu harus berhati hati ya" kata bokap gue mendekati gue


"ya pa tenang aja" kata gue


"walau ular itu sudah menjadi teman barumu tapi ingat dia auranya hitam , jangan terpancing apapun" kata bokap


"siap pa , memangnya ada pengaruhnya ya kalau diikuti jin hitam?" kata gue


"ya sebenernya sih sama aja san , ya semoga aja ga ada pengaruh negatif aja , seperti alm papa caca masih ingat? jin terkuatnya saja aura hitam tapi papa caca tetap baik" kata bokap gue , oh ya gue baru sadar berpikir kesana


"oh iya ya pa , berarti jim hitam apa lebih kuat?" kata gue


"tidak semua san , ya kalau ular ini sih terlihat lebih kuat dari pada mbah put dan nyai roo" kata bokap


"ya sih pa " kata gue , lalu gue mendekati mereka bertiga


"mbah tam mbah put dan nyai roo ,jangan ada bertengkar ya walau berbeda aura , kalian tetap akan menjadi teman gaib saya " kata gue


"baik bro sandi" kata mbah put


"mbah tam jangan ambil nyai roo dari mbah put ya , nanti dia marah loh , cemburu" kata gue


"cemburu apa bro sandi" kata mbah tam


"udah udah jangan ditanyai sekarang , nanti aja kalau saya sudah lulus sekolah nanti dijelasin semua ya hehe" kata gue ke mbah tam


"baik bro sandi saya tunggu nanti" kata mbah tam , ular yang serius emoticon-Betty (S)


"ini juga mbah put kemarin ngapain ke elsa?" kata gue


"saya diperintahkan menjaga elsa dahulu oleh kepala pasukan macan bro sandi" kata mbah put


"haduh mbah , ga boleh gitu dong" kata gue


"maafkan saya bro sandi" kata mbah put


"iya iya tapi jangan diulangin ya mbah" kata gue


"sebenarnya itu ada kekuatan jahat yang mengarah ke elsa dari mana mbah?" kata gue


"dari pantai sepertinya bro sandi , makanya kemarin seluruh pasukan dibawa keperbatasan , saya bersama elsa dirumahnya . maafkan saya sekali lagi bro sandi apa bila saya salah" kata mbah put menundukan kepalanya


"udah udah ga apa apa jangan nangis gitu mbah" kata gue


"saya tidak menangis bro sandi" kata mbah put kembali melihat gue


"iya deh iya gimana mbah aja" kata gue


"mbah tam kemarin maaf saya pukul kepalanya" kata gue


"iya tidak apa apa bro sandi , saya juga mau memberi tahu bro sandi bahwa itu adalah jelmaan saya didunia nyata" kata mbah tam


"memang bisa seperti itu mbah?" kata gue


"bisa bro sandi" kata mbah tam


"wih keren , coba mbah put dan nyai roo berubah jadi macan kalau mata ketiga saya ini ditutup bisa ga?" kata gue


"maaf bro sandi kami tidak bisa seperti itu , ilmunya mbah tam lebih tinggi" kata nyai roo


"yahh ,kalau tidak bisa jadi macan , jadi kucing aja deh nyai , kan imut" kata gue


"maaf bro sandi saya tidak bisa , imut apa bro sandi" kata nyai ro


"imut itu ...... lucu , hehe" kata gue

__ADS_1


lalu ga lama guru bokap gue menghampiri gue , katanya waktunya sudah habis berbincang dengan teman gaib gue tapi mau gimana lagi gue harus nurut .


"maaf ya mbah mbah dan nyai disini , sandinya akan saya tutup kembali matanya . nanti tolong diikuti saja" kata guru , mereka mengangukan kepalanya


"dadah mbah put ku yang lucu" kata gue mencubit pipi mbah put


"dadah nyai ro ku yang cantik" kata gue mengusap kepalanya


"dadah mbah tam ku yang ........ apa ya , yaudah dadah aja" kata gue memeluk mbah tam , sisiknya halus kalau gue yang pegang emoticon-Big Grin , seperti peluk guling . lalu gue mengampiri mbah put lagi


"imut banget sih mbah put , gemes gue jadinya" kata gue kembali memeluk mbah put, mbah put diam aja ,ga lama gue lepaskan


"dahhh semua , sampai nanti kita bertemu lagi" kata gue


gue kemudian memejamkan mata , dan dibacakan komat kamit oleh guru bokap . gue buka mata kembali sudah tidak ada mereka semua


"selalu disamping saya ya temain gaib ku" kata gue , gue tahu mereka masih didepan gue saat itu


gue kembali kedalam rumah gue , gue masuk ke kamar gue mereka semua sudah tidur (nia , sela , cindy) memakai selimut


"aduh ini masa gue tidur dikamar nia" kata gue , gue kemudian menuju kamar nia tapi terkunci


"ih nia masa lu kunci juga ini kamar" kata gue agak kesal


gue mau tidur dikursi males jadi gue masuk lagi ke kamar gue . gue tiduran disamping nia yang udah tertidur , sela ditengah lalu cindy paling pinggir . ga lama gue juga tertidur


......................................


"sandi bangun" ada suara yang membangunkan gue , gue lihat sela sudah bangun


"sandi itu adiknya dipelukin kaya guling aja hahaha" kata sela ,gue tersadar memang itu posisinya gue meluk nia , gue langsung lepas


"ehh sorry gue ga sadar" kata gue , nia masih tidur . jam ketika itu masih pukul 5 pagi


"haha ga apa apa kali sandi , eh anterin aku ke toilet dong mau pipis" kata sela


"yaudah yu gue anter" kata gue ,


sela memakai celana pendek sepaa , duh pendek banget itu celana sampai paanya yang mulus terlihat . dan hanya memakai tanktop ditambah bodynya yang aduhai (ga bisa kebayang dah kalau yang udah ngeres otak dan tangannya pasti . . . .). gue buka pintu kamar


"tuh dibelakang" kata gue menunjukan arah belakang


"ih lu ikut san" kata sela


"ga apa apa , mau gue dicebokin lu san haha" kata sela


"canda kali" kata gue


"tapi serius anterin sampai depan toilet , takut sendirian" kata sela


"oke oke" kata gue , gue dibelakang sela sambil memperhatikan bokongnya bergerak 'kiri kanan kiri kanan' tanpa sadar sela berenti dan menengok kebelakang


"hayooo lihat apa sandi" kata sela


"hehhe engga engga ko sel" kata gue agak malu


"pegang aja kalau mau" kata sela


"buset kaga sel , gue cuma mengagumi body lu doang , bagus banget sel" kata gue mengelak


"ya semoga aja nanti jadi milik lu , ehh" kata sela tertawa kecil


"ih kenapa?" kata gue


"enggaa , yaudah tunggu depan ya , ngintip dikit ajaa" kata sela mendekatkan bibirnya ditelinga gue , hembusan napas ditelinga gue membuat sensasi gueh (tau kali)


"ga ahh " kata gue singkat , sela senyum sama gue lalu dia masuk toilet . ga lama dia keluar toilet


"yaudah gantian" kata gue


"mau dipegangin ga san?" kata sela senyum , senyumnya duh menggoda banget


"ih kayak apa aja dipegangin sel , dah ah nanti lama lama napsu gue" kata gue kemudian masuk kamar mandi


"jangan di apa apain san , awas nanti keluar! ahhahaha" kata sela ,


"apaan sih sel" kata gue ,


"ya maksud gue keluar air kencing , jorok aja ih sandi mikirnya kemana kemana haha" kata sela , gue ga jawab ,

__ADS_1


lalu gue anter sela ke dalam kamar lagi ,


"sel gue tidur di kursi dulu" kata gue mau menuju ke pintu kamar tapi tangan gue ditahan sela


"ih san disini aja , ga apa apa kan ada adik lu" kata sela


"ga enak gue sel , yaudah gue kekursi dulu ya" kata gue senyum ke sela


"iya deh iya" kata sela


gue tidur sebentar dikursi ga lama dibangunkan nyokap suruh mandi . setelah mandi dan siap siap gue lihat ortu gue dan sela serta cindy lagi ngobrol diruang tamu .


"san sini sebentar" kata bokap gue


"kenapa pa?" kata gue


"papanya sela ini teman baik papa loh dulu " kata bokap , gue lihat sela senyum sama gue


"ah yang bener pa" kata gue


"iya bener , seperti hubungan kamu dengan ivan deh" kata bokap


"ya bagus pa" kata gue senyum ke sela


"bagus kan , jadi biar lebih cepet san" kata sela senyumin gue


"cepet apa sel?" kata gue


"engga hehe" kata sela . gue agak bingung "cepet" cepet apaan coba


"om kedepan sebentar ya , lanjutin aja ngobrolnya sama sandi" kata bokap gue ke sela


"siap om" kata sela


bokap gue keluar pintu rumah , gue duduk disamping sela dan mengobrol sambil menunggu nia mandi . sesudah nia siap . .


"gue berangkat dulu dah" kata gue


"yaudah hati hati ya" kata sela


"sip " kata gue


"jangan berantem terus lu san" kata cindy


"siap cin" kata gue


dari arah depan bokap gue teriak "sandi ada elsa"


"duh kenapa sih dia dateng" kata gue dalam hati , kemudian


"tuh temuin atuh pacarnya" kata sela


"eh iya sel , sorry ya" kata gue


"iya ga apa apa , lagi pula gue kan bukan siapa siapa lu , ngapain lu bilang sorry san haha" kata sela


"iya juga sih ,yaudah gue keluar dulu" kata gue ,tapi gue lihat sela mengikuti gue


gue buka pintu rumah . elsa langsung peluk gue


"yang maafin aku" kata elsa ,


"kenapa ga bales sms aku" kata elsa


"maaf aku ga pegang hp semalem" kata gue , gue lihat elsa melihat arah belakang ke arah sela


"dia siapa yang?" kata elsa menunjuk ke sela


"gue calonnya , kenapa?" kata sela


mereka bertatapan , gue tahu elsa marah banget .


"udah udah ah ga usah kaya gini" kata gue ditengah tengah mereka , moga ga ada perang lagi


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem

__ADS_1


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


__ADS_2