Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 50


__ADS_3

"apakah ini yang namanya perang gaib yang sesungguhnya? " gue berbicara dalam hati


gue melihat andi seperti sudah tidak berdaya ,darah terus keluar dari mulutnya yang terbatuk batuk gue mendekatinya


"di sudahi semua ini" kata gue duduk disebelah dia , andi menatap gue , dia lalu ingin memukul muka gue tapi gue menghindar


"lu kenapa sih di , lu tau kalau kita saudara walau jauh tapi kenapa lu tetep aja jahat sama gue" kata gue , andi yang tadi duduk sekarang tiduran


"haa haaa , lu enak" kata andi


"enak gimana?" kata gue


"lu mewarisi semuanya tanpa belajar , sedangkan gue harus berjuang" kata andi


"gue juga belajar di!" kata gue


"pasukan lu? apa semuanya itu lu dapat dari cara belajar?" kata andi , gue terdiam , memang semua pasukan itu kan dari keluarga caca yang diberikan sama gue , tapi nanti mungkin gue kembalikan


"gue iri sama kehidupan lu , gue iri sama semua yang lu dapat!" kata andi


"gue juga baru tahu kemarin kemarin bahwa kita ada ikatan saudara dari aki buyut gue" kata andi


"dia tiba tiba datang ke mimpi gue ,katanya mau bantu balas dendam dengan saudaranya yang ternyata aki buyut lu hah ahaha jadi ini sepertinya bukan sebuah kebetulan tapi warisan! hahaha" kata andi tertawa


"sumpah gue juga kaget , tapi gue mau bantu aki gue , gue mau keturunan dari aki lu habis!" kata andi seraya ingin bangun tapi tidak bisa ,


"sampai kapanpun gue ga akan biarin itu semua" kata gue


"terus? jadinya gimana? sekarang mendingan lu bunuh gue dari pada gue yang bunuh lu!" kata andi ,


"hari ini ga akan ada yang mati di" kata gue


"gue mau semuanya selamat termasuk aki buyut kita" kata gue melihat mereka masih bertarung


"hahahaha bilang aja lu ga berani bunuh gue!" kata andi


"gue ga akan bunuh saudara gue sendiri" kata gue menatap tajam mata andi ,


"tolong di hentikan ini semua" kata gue lagi ,


"ga , ga akan gue hentinkan , ini baru dimulai!" kata andi


"sandi , tenangkan pikiranmu , sekarang konsenterasikan semua kekuatanmu ditangan kananmu" ada suara yang mengema ditelinga gue , suara aki buyut


"baik ki" kata gue dalam hati ,


gue kemudian bersandar memejamkan mata dibawah pohon kelapa sementara andi masih tiduran ditanah . gue merasakan pergerakan ditelapak tangan gue sangat dingin


"sekarang sandi tempelkan itu didada andi" kata aki buyut , gue membuka mata , padahal dari jauh aki buyut gue masih bertarung


gue tempelkan telapak tangan gue ke dada andi , andi teriak


"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, sakit **** lu apain gue!" kata andi bagi yang bisa melihat ada cahaya putih ditangan gue


"tenang di" kata gue,


"annjj*ng lu apain gue!!!" kata andi , andi kemudian mengambil sesuatu dari sepatunya ternyata pisau kecil , dia mengarahkan ke paha kanan gue "sreeeeekkkk" mata pisaunya masuk kedaging paha gue


"anjrittt di lu kenapa nusuk gue!" kata gue


"lepasin tangan lo! badan gue ga bisa gerak! sakit beggoo!!!!!!!!!!!" kata andi , semakin lama cahaya putih yang ada ditangan gue semakin terang ! , gue tarik keluar beberapa jin besar yang sudah bersemayang dibadan andi . ada 3 jin yang rupanya seperti big boss Alm bokap caca .


"pergi kalian! , jangan kembali lagi!" teriak gue


"mbah sut mbah kut !!!!!!!!" gue teriak , mereka datang


"serang jin jin itu" kata gue


"baik sandi" kata mereka menyerang jin jin hitam itu .


gue melihat kearah andi , dia terlihat sangat pucat , gue lepaskan pisau yang menempel dipaha gue , tapi gue tidak merasakan apa apa kecuali darah yang mengalir . gue menjadi lemas


"bertahanlah bro sandi" kata mbah put


"saya sangat lemas mbah" kata gue


dari kejauhan sekilas aki buyut gue dan andi sudah menghilang gue tidak bisa melihatnya , para jin disana pun sudah banyak yang mati dilapangan itu .disisi lain sela dari jauh lari kearah gue , sementara riski gue melihat dia mengarahkan pisau ke nia , tepat mengenai lengan sebelah kiri , kemudian riski terjatuh begitupun dengan nia ,


"NIAA!!!!" gue teriak ,


lalu mbah put dikeluarkan paksa dari badan gue oleh salah satu jin yang keluar dari tubuh andi , suasana jadi begitu gelap , semua gelap , sangat gelap


ada teriakan dari sela "SANDII JANGAN TIDUR SANDI!"


.....................................................................................................................................................


apa yang terjadi? apa gue mati? apa ini akhir dari hidup gue? yang ketika itu gue rasakan hanya kegelapan , sama seperti tidur yang tidak mimpi tapi gue sadar . gue mau bangun tidak bisa , gue berusaha membuka mata tapi sangat berat , badan gue digoyang goyangkan tapi gue tidak bisa melakukan apa apa , lalu ada yang menangis , ya suara sela menangis . mau gue usap air matanya tapi apa daya untuk bergerak 1 cm pun tidak bisa.


dalam gelap sunyi itupun gue merasakan ada yang berbeda , hawa dibadan gue sangat dingin , semua orang terdengar menangis , gue harus berbicara tapi tidak bisa , dalam gelap itu gue melihat kearah sebuah titik cahaya dikejauhan sana , gue berlari berlari sekencang mungkin , sampai sana gue melihat taman bunga yang sangat indah , gue duduk disalah satu kursi panjang disana , dikejauhan gue melihat anak anak sedang bermain bersama orang tuanya , gue sekilas tidak sadar , tapi lama lama gue melihat itulah keluarga gue , gue yang masih kecil bersama nia bermain bersama mamah Bapak gue , gue mencoba mendekati mereka tapi kursi ini seperti tidak memperbolehkan gue pergi tapi harus tetap memandang pemandangan itu . dari jauh gue mendengar percakapan mereka


Quote:


"pa pa sandi mau jadi kuat nanti kalau besar" kata anak itu kemudian digendong oleh Bapaknya


"iya sandi , bapak doakan kamu jadi anak yang baik , hebat , dan kuat " kata bapak itu , ya itu bapak gue , tapi masih terlihat muda sekali


"pa gendong nia juga" kata anak kecil cewe disana ,


"haha sini bapak gendong kalian berdua" kemudian orang itu mengendong mereka berdua ,


"kalian berdua harus jadi anak yang baik ya , sandi jadi bos , nia jadi wakil bos , bapak senang mempunyai anak seperti kalian" ucap orang itu,


"ahh nia yang bos pa bang sandi wakilnya ehehe" kata anak kecil cewe itu tertawa


"gaa dong gue yang lebih tua jadi bos" kata anak kecil cowo itu


"sudah sudah bapak yang jadi bos kalian jadi anak bos ya hahaha" kemudian mereka semua tertawa , sangat indah pemandangan saat itu . saat dimana gue belum mengerti penderitaan hidup dan sangat tenang bersama kedua orang tua dan adik kecil gue


kemudian dari arah lain datang wanita cantik yang selama ini sangat gue cintai , caca , caca terlihat sedih menangis menghampiri gue duduk dan memeluk gue


"hei sayang ko kamu menangis" kata gue


"kamu seharusnya belum kesini dulu sayang" kata caca


"memangnya ini dimana? mimpi kan?" kata gue , caca mengelengkan kepalanya , gue tersadar

__ADS_1


"apakah aku sudah mati?" kata gue lagi ,


"gaaa ! , gaaa sayang ! , kamu hanya kritis!" kata caca


"lalu apa yang akan terjadi sayang?" kata gue , caca melepaskan pelukannya lalu menyenderkan kepalanya kepundak gue


"kamu akan tetap hidup sayang aku yakin, ga boleh kesini dulu!!" kata caca , kemudian caca mengoyang goyangkan badan gue


"BANGUN SANDI KAMU BELUM BOLEH MATI!" kata caca


"BANGUN SANDI BANGUN!!!!!!!!!!!!!" teriak caca , ,


lalu semua tampak gelap kembali , gue membalikan badan ada setitik cahaya yang bergerak menuju ke tempat gue berdiri ,gue masuk kesebuah ruangan putih , didalamnya ada aki buyut


"aki? aki saya dimana?" kata gue


"tenang sandi , sandi akan segera kembali" kata aki


"lalu bagaimana dengan saudara aki?" kata gue


"sudah jangan dipikirkan dia" kata aki


"dan belum waktunya sandi ada disini" kata aki lagi


aki kemudian menempelkan telapak tangannya ke kening gue , lalu gue membuka mata , gue sadar ! , ya gue sadar gue dirumah sakit dengan banyak alat ditangan dan dada gue serta alat bantu pernapasan ada dihidung gue


"maahh maaah bang sandi bangun!!" teriak nia disebelah gue , nyokap gue nangis disebelah nia


"sandi , kamu sudah sadar kan nak , syukurlah sandi!" nyokap gue berusaha memeluk gue


"memang aku kenapa mah??" kata gue


"kamu 5 hari ga bangun , jantungmu lemah , kritis sandi , kata dokter kamu udah ga bakalan selamat tapi kami yakin kamu pasti masih hidup!" kata nyokap gue


"iya mah hehe , udah ga usah nangis mah" kata gue


"mana bapak mah?" kata gue lagi


"bapak mu sedang menemui keluarga andi untuk tidak dilanjuti pertengkaran kalian" kata nyokap gue


"andi dimana?" kata gue


"andi juga kritis san , dia belum sadar" kata nyokap gue ,


"sela soni mana mah?" kata gue


"mereka sudah pulang baru saja kemarin , mereka menemani kamu disini , sela menangis tiap hari disamping kamu " kata nyokap gue


"elsa juga begitu , dia katanya sayang sama kamu sandi" kata nyokap gue


"elsa ya mah" kata gue berpikir


"iya san" kata nyokap gue


"nia sini" kata gue , nia tadi duduk dikursi sambil menangis


"iya bang " kata nia mengusap air matanya


"makasih ya udah nemenin gue, gimana tangannya?" kata gue


"sakit ga?" kata gue


"masih sakit bang , makasih ya udah selamatin nia" kata nia


"iya nia bagi gue lu tuh segalanya" kata gue , diam sambil mengusap air matanya yang masih keluar


"nia ga sekolah?" kata gue lagi


"ga bang nia ga sekolah selama abang belum sembuh , kalau mamah jaga siang , papah jaga malem , nia ga pulang pulang jaga abang" kata nia masih meneteskan air mata


"hehe makasih ya adiku" kata gue mengecup kening nia


"iya bang yang penting abang sehat ya" kata nia


....................................................................


malamnya bokap gue datang kerumah sakit bersama paman andi ,


"nia beli buah gih kedepan" kata bokap gue


"iya pa nia kedepan bentar" kata nia , lalu diruangan itu hanya gue bokap gue dan paman andi


"sandi udah mendingan belum?" kata bokap gue menghampiri gue


"iya pa udah" kata gue , meski masih agak pusing


"bapa mau hilangkan kekuatan kamu san" kata bokap gue


"ga pa jangan " kata gue


"ini buat kebaikan" kata paman andi


"tapi paman , saya nyaman" kata gue


"saya hanya akan menghilangkan kekuatanmu melihat alam gaib san , untuk ilmu putihmu tidak" kata paman andi


"paman sudah bisa lagi sekarang?" kata gue , yang gue tau kekuatan paman andi sudah diambil andi


"saya sudah mengambil semua pegangan dan ilmu saya dari andi , andi sekarang sudah kosong sekarang , dan ini memang semua salah saya" kata paman andi


"tapi ...." kata gue


"nanti akan dikembalikan lagi bila kamu sudah lulus sekolah sandi , mengertilah san , kamu jadi banyak musuh gaib, kamu juga sudah kelas 3 harus belajar buat UN" kata bokap gue


"bapak gamau kamu kenapa kenapa lagi" kata bokap gue , gue berpikir sesaat


"iya deh pa tapi sebelumnya sandi mau pamitan dulu sama mbah boleh?" kata gue


"baik " kata bokap gue , kemudian datang ketiga mbah gue didepan gue , gue bangun dari tempat tidur


Quote:


"mungkin hari ini hari terakhir saya melihat para mbah " kata gue


"maafkan saya kalau saya banyak salah , saya banyak emosi sama para mbah" kata gue

__ADS_1


"saya sangat berterimakasih pada para mbah disni , khususnya mbah put yang setiap hari menemani saya kemanapun saya pergi" kata gue


"maafkan saya sekali lagi ya" kata gue , gue tak kuasa menitikan air mata , ntah mengapa gue gamau berpisah dengan mereka walau hanya sesaat


"sini semuanya kesamping saya" kata gue, mereka kesamping gue


"mbah kut maaf ya saya banyak salah emosi ke mbah ," kata gue


"mbah sut maaf kalau saya jarang ngomong sama mbah soalnya mbah juga diam aja sih hehe" kata gue


"mbah put makasih buat semuanya , sampai nanti kita berjumpa lagi , maaf juga mbah put selalu memberikan kata kata yang baru yang belum mbah mengerti , saya hanya bercanda sama mbah " gue memeluk kepala mbah put


"kami akan selalu menjaga bro sandi walau bro sandi tidak bisa melihat kami" kata mbah put


\~\~\~\~\~\~\~\~


"tutup matamu sandi" kata paman andi , gue menutup mata


"sampai jumpa para sahabatku sampai ketemu lagi dikemudian hari" gue tangan gue masih memegang kepala mbah put , tapi lama kelamaan tangan ini sudah tidak merasakan kepala mbah put , gue membuka mata sudah tidak mereka disini ,


"kedepannya sandi harus semangat walau temain gaibnya tidak terlihat , nanti saya akan membuka lagi bila sandi sudah lulus, dan untuk andi tenang aja dia ga akan berani melukai sandi dan keluarga sandi lagi , untuk anak saya riski juga sama dia sudah saya berikan pelajaran , saya mohon maaf ya sandi " kata paman andi


"iya paman tidak ada apa , saya maafkan mereka semua" kata gue


kemudian dari arah pintu nia datang dengan elsa membawa buah buahan


"eh elsa , kamu kesini?" kata gue


"iya ka , elsa kwatir" kata elsa berdiri disamping gue


"yaudah jaga ka sandi dulu ya , om mau keluar sama paman andi" kata bokap gue ke elsa


"oke om" kata elsa , gue senyum


\~\~\~\~\~\~


seminggu kemudian ,


gue sudah beraktivitas seperti biasa , badan gue pun sudah tidak terasa sakit . tapi ada yang kurang dihidup gue ketika itu , gue tidak bisa melihat mereka , teman teman gaib gue yang setiap hari gue bercanda tapi saat itu hidup gue berasa sangat sunyi . untuk mendengar segala macam hal gaib pun gue tidak bisa . lalu datanglah elsa kerumah gue , kebetulan orang tua gue ga ada , niapun lagi tidur


"ini ka buah" kata elsa memberikan buah buahan


"makasih ya sa , kamu baik banget" kata gue


"ka nia nya mana?" kata elsa


"dia lagi tidur sa" kata gue


"ohh , eh ka mbah put ada selalu loh disamping kaka" kata elsa


"dimana dia?" kata gue


"itu dikiri" kata elsa menunjuk kesamping kiri gue


"mbah ngapain hayo" kata gue melihat ke arah lantai


"ka , walau kaka tidak bisa melihatnya , tapi mbah put akan selalu disamping kaka sampai kapanpun , dia sayang sama kk , sebagai teman loh ya haha " kata elsa


"haha iya atuh masa lebih , homo dong hehe" kata gue


"makasih juga ya sa lu memang adik gue paling baik" kata gue


"sebenernya ka , ..." kata elsa


"ada apa sa?" kata gue


"elsa sayang sama ka sandi , mau ga jadi pacar elsa?" kata elsa , gue kaget ketika itu . .. sama seperti caca yang nembak gue duluan (gue ga peka)


"heemmmmm gimana ya" kata gue pura pura mikr


"ga terima elsa juga ga apa apa ka" kata elsa


"heemmmmm .. .. .. . .. . oke deh kita pacaran" kata gue


"haha yang bener ka" kata elsa


"iya sayang" kata gue menatap wajahnya


"serius nih?" kata elsa


"iyaa mumpung gue jomblo ini sa haha" kata gue senyum , elsa senyum dan memeluk gue


"jangan panggil ka , panggil yang aja sih" kata gue


"iya sayangku" kata elsa


 


Quote:


sejak saat itu gue berpacaran dengan elsa , elsa itu sangat manja menurut gue lebih dari caca , elsa juga bawel banget orangnya segala macam harus diturutin tapi gue sangat senang karena ya tipikal cewe gue sih manja dan bawel karena perhatiannya sangat sangat dalam , elsa juga menjadi mata batin kedua gue , kalau gue kangen dengan mbah mbah gue , elsa selalu memberikan pesan bagi mereka . dan menunjukan letak mbah mbah gue berada .walau gue sedih tidak bisa melihat mbah mbah gue tapi gue tetap merasakan mereka dalam hati gue yang paling dalam


 


Quote:


sela? ya sela tetap menghubungi gue walau gue udah pacaran dengan elsa , katanya sela dia putus dengan soni karena sering beda pendapat , sela sih bilang mau jadi pacar jarak jauh gue tapi gue gamau kecewain elsa , jadi saat itu kami hanya berteman biasa dan hampir tiap malam sih teleponan , gue udah bilang sama elsa , walau elsa cemburu tapi elsa mengerti karena gue lebih dulu bertemu dengan sela , ya walau hati gue ga enak sama elsa mau gimana lagi .


 


Quote:


jangan sakiti orang yang sayang sama kita , kita masih bisa melihatnya hari ini , tapi besok? apa besok kita tahu pasangan kita/orang yang kita sayang masih berada disamping kita? kematian adalah misteri . " kemarin : lupakan dan jadikan pembelajaran , sekarang : jalanin dengan bersyukur apapun yang terjadi harus kuat!, besok : adalah sebuah misteri karena orang yang hebat meramal pun tidak akan tahu kapan kematiannya , satu lagi memaafkan lawan itu lebih baik dari pada menghancurkannya , jangan banyak cari lawan tapi cari kawan ya!"


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


 

__ADS_1


 


__ADS_2