Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 38


__ADS_3

"iya selaa makasih ya lu selalu support gue" kata gue senyum


"iyaa , eh san makan baso dulu yu laper nih" kata sela


kami mampir disebuah warung baso yang jaraknya sudah agak jauh dari rumah siska , sambil makan gue terus perhatiin wajah cantik sela yang dibalut oleh warna kulit yang putih , dia yang saat itu memakai jaket hitam menambah cerahnya kulit putih tersebut , rambutnya yang hitam panjang itu dibuat terurai


"hayo liat apa hayo mikirin apa hayo" suara sela menyadari lamunan gue


"ehh ga sel , gue baru sadar aja lu cantik" kata gue


"hahaha kemana aja sih sandi" kata sela ,


"serius sel" kata gue


"dah ah makan dulu tuh basonya" kata sela , dia masih melahap baso tersebut


"sel..." kata gue


"kenapa?" kata dia masih makan baso


"gue sayang sama lu" kata gue , dia tersendak bantuk "uhuk uhuk uhuk"


"eh eh gue salah apa sel ? maaf maaf sel itu keluar sendiri dari mulut gue" kata gue mengambilkan tisu


"ga apa apa san cuma kaget aja" kata sela malu malu mukanya agak merah


"eh maaf ya sel , duh jadi kaku banget gue" kata gue yang memang sedikit gugup


"iya iya sandii ga apa apa , makan dulu" kata sela ,


setelah selesai makan baso kami jalan lagi menuju jalan raya berjalan kaki dibawah terik sinar matahari, menunggu angkot cukup lama ga ada aja jadi gue putuskan berteduh dulu dibawah pohon besar dekat situ dan membeli cemilan dan es buah untuk gue dan sela


"nih sel minum dulu" kata gue memberikan es buah


"iya san makasih ya" kata sela senyum ke gue ,tapi setelah gue mengucapkan kata "sayang" tadi sela seperti agak canggung sama gue , gue pun sama


"eh sandi..." kata sela


"kenapa sel?" kata gue


"gue mau nanya" kata sela


"kenapa? ngmong aja" kata gue


"andi yang tadi orang yang merusak hubungan kamu sama caca kemarin kan?" kata sela , sejenak gue kembali mengingat caca


"iya sel , dia tuh bencana buat gue , memang kenapa?kata gue


"menurut lu logic ga kalau sekarang dia merusak hubungan lu sama siska?" kata sela


"heemm iya juga sih , apa yang dia mau ya?" kata gue


"gue peringatkan lu san , jauhin dia , sudah cukup" kata sela


"ya tenang aja sel , lagi pula gue sama siska juga ga terlalu sih" kata gue . kami terdiam sambil menikmati es buah


.................................................................


"san jangan marah ya" kata sela


"kenapa sel?" kata gue


"janji dulu sama gue" kata sela manyun


"heemm iya janji" kata gue


"sebenernya gue yang bilang sama soni kalau lu ga sayang sepenuhnya sama siska , tapi mungkin salah soni juga bilang itu semua pada siska , jadi siska berubah gitu pas pagi dikosan , dia langsung telepon seseorang" kata sela , sekarang bagian gue batuk batuk "uhuk uhuk uhuk" , "anj*ng si soni" kata gue dalam hati


"ingat lu dah janji sama gue san " kata sela , jujur aja gue rada gedek nih , kenapa sih pake ngomong sama si soni , dah tau si soni mulutnya tuh mulut cewe


"iya iya sel ga apa apa ko" kata gue ,


"marahh....!!!" kata sela


"engga cinttaaa" kata gue


"huuuuuu" kata sela memukul mukul pelan pundak gue


setelah bayar es buah itu gue sama sela menunggu angkot lagi , beberapa lama ada mobil yang agak gue kenal berenti didepan gue , keluar seseorang dari mobil tersebut , kiki kakaknya caca!

__ADS_1


"san ? lu ngapain disini" kata kiki mendekati gue dan sela kemudian bersalaman


"nih lagi nunggu angkot bang , lu ko lewat sini?''


"gue dari rumah temen gue san , mampir dulu yu ke rumah gue yang di jakarta , ada mamah san" kata kiki


"takut ngerepotin bang , eh ini teman gue sela bang" kata gue , mereka senyum "kiki' 'sela'


"ga ko tenang aja , dah yu ikut aja" kata kiki , gue melihat sela mengangukan kepalanya , kami naik ke mobil kiki .


sepanjang jalan kiki menceritakan keluarganya yang kini sedikit hambar tidak seperti dulu serta nyokapnya yang selalu murung, gue juga mencertiakan siska dengan andi ,dia begitu kaget mendengar itu semua , ga cuma kabar andi yang masih hidup tapi juga kaget karena gue yang dipaksa menikah dengan siska . lalu sampailah kami kerumah kiki ,masih didalam mobil gue lihat nyokap caca duduk didepan rumah terlihat sangat sedih , mungkin masih belum percaya akan semua ini ditinggal oleh suami dan anak perempuannya , kami semua turun dari mobil nyokap caca melihat gue terkejut dan langsung menghampiri gue


"sandi kemana aja sayang" nyokap caca memeluk gue kencang


"mamah kangen sama kamu" kata nyokap caca , sebenernya gue melihat nyokap caca itu seperti melihat caca tapi dengan umur yang lebih tua , ya caca memang mirip dengan nyokapnya


"iya mah aku juga kangen sama mamah hehe" kata gue ,


"yu masuk , eh ini siapa?" kata nyokap caca menunju sela


"mah kenalin ini teman prakerin sandi , sela" kata gue


"sela tante" kata sela tersenyum


"iya sela , cantik ya sela " kata nyokap caca


"ga ko tante biasa aja hehe, makasih ya" kata sela senyum


kami semua masuk kerumah itu , rumah ini sih ga telalu besar dibandingkan dengan rumah didaerahnya . ketika masuk gue merasakan wangi parfum yang biasa dipakai caca . di dinding tengah ruangan itu terpampang foto keluarga (Alm bokap caca , Alm caca , nyokap caca dan kiki) , caca memakai gaun berwarna hitam sangat cantik pake banget! gue mendekati dan memandang foto tersebut cukup lama , pundak gue ditepuk nyokap caca


"kangen ya sandi" kata nyokapnya


"iya mah kangen banget" kata gue mengelap air mata yang sedikit menetes


"mamah juga kangen dengan mereka san" kata nyokap caca menangis disamping gue , gue mengusap usap pundaknya


"yang sabar ya mah , ini semua sudah takdirNya" kata gue


"iya sandi , mamah mau gitu sandi jadi menantu mamah dan melihat kalian berdua bahagia " kata nyokap caca


"tapi ya takdirnya belum bisa san" kata nyokap caca lagi


Quote:


cerita ini dari nyokap gue (agak lupa kejadian ini karena dibantu nyokap)


......................................................................................................................


suatu ketika nyokap gue bangunin gue agak pagi karena hari pertama akan masuk Taman Kanak Kanak , gue yang masih kecil agak malas bangun sampai sampai harus digendong dulu sama nyokap (manja) , setelah dimandikan dikasih bedak dimuka dan badan (bedak bayi) gue dipakaikan baju seragam TK bermotif kotak kotak , gue kesana bersama saudara sepupu gue cindy (dipart part awal ada) ya karena rumahnya ga jauh jauh banget dari rumah gue serta orang tua cindy yang sibuk jadi cindy bareng sama gue, sampai TK itu sudah banyak banget muridnya yang sedang berbaris diabsen oleh bu guru


"di absen dulu ya anak anak hayo semua baris yang rapih , kalau tidak rapi tidak boleh masuk kelas ya" kata bu guru itu


"mah mah masuk kelas ya temenin" kata gue


"yaah ga bisa sandi , kamu harus sendiri dan mandiri , beberapa hari mamah antar tapi nanti harus sendiri ya , ntar mamah tungguin dulu hari ini" kata nyokap


"iya deh mah" kata gue polos


"san cepet baris ntar ga boleh masuk" kata cindy menarik tangan gue


"iya cin" kata gue


kami baris paling belakang , ga lama datang lagi satu anak cewe dengan tergesa gesa lari menuju barisan dia sendirian saat itu, tiba tiba karena tersandung dia terjatuh dan menumpahkan isi makanannya yang tadi dipegangnya serta menangis , nyokap gue yang dekat situ membantunya berdiri dan membersihkan makanan anak cewe itu serta mengusap usap lututnya yang lecet , anak cewe tsb lalu berhenti menangis dan tersenyum ke nyokap gue .


gue melihat anak cewe itu , dia lalu berlari lagi kearah barisan dibelakang gue , kotak makanannya yang berantakan sedang dibersihkan oleh nyokap gue dan disimpan diplastik. gue menoleh kebelakang anak cewe itu tersenyum sama gue , gue balas saja senyumanya sampai nama gue dan cindy dipanggil . kami masuk kelas (sampai saat masuk kelas gue ga ingat , mungkin gue sekursi dengan cindy) , sampai jam isitrahat gue samperin nyokap gue bersama cindy dikantin dekat kelas , kami membuka bekal makanan kami , kemudian datang tuh anak cewe yang tadi diselamatkan nyokap gue , dia terlihat sedih , jalannya pun agak pincang.


"tante kotak makanan aku sudah kotor ya" kata anak cewe itu


"iya sudah tante buang isinya , nih ntar tante belikan makanan ya tunggu disini ya " kata nyokap gue mengusap usap rambutnya


"ini mah bareng saja " kata gue


"ini ambil hehe" kata gue memberikan sosis yang digulung dengan mie ,


"makasih ya " kata anak cewe itu , dia mengambilnya


"ini nasinya juga makan , aku kenyang" kata gue


"ga apa apa?" kata anak cewe itu

__ADS_1


"iya ambil aja" kata gue .


jadilah kami makan bertiga ditemani nyokap gue , setelah makan nyokap gue membersihkan mulut kami bertiga (dah kaya anak aja nih mereka) , lalu kami kembali lagi ke depan kelas ditemani nyokap gue, gue mengambil beberapa puzzle untuk dimainkan , cindy saat itu sakit perut dia lalu ke wc


"nama kamu siapa?" kata anak cewe itu


"sandi" kata gue


"aku caca" kata anak cewe itu


"ohh caca ya , salam kenal" kata gue


"ehh diam ya mamah mau foto kalian berdua serasi sekali" kata nyokap gue , kamera saat itu masih memakai film , disebut kodak kalau ga salah


"jangan lihat kamera dulu ya" kata nyokap gue ,cekrek (foto jadul yang gue bermain puzzle dengan caca)


"nah sekarang coba sandi dan caca sebelahan berdiri pegangan tangan" kata nyokap gue lagi , cekrek (foto jadul yang gue bersebelahan dengan caca)


"kita jadi teman ya" kata dia mengarahkan jari kelingkingnya ke arah gue


"iya kita akan berteman" kata gue gue mengaitkan jari kelingking gue ke jari kelingkingnya


"eh ini kamu masih sakit ya?" kata gue menunjuk lututnya


"iya sakit" kata dia


"mah mah beliin h*ns*pl*s ke warung dong buat caca dia sakit lututnya" kata gue teriak ke nyokap


"iya tunggu disini ya" kata nyokap gue


"makasih ya sandi kamu baik banget" kata dia senyum ke gue .


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


tiba tiba dalam lamunan gue . . . .


"hey sandi kenapa dengan fotoi itu" sela mengagetkan gue , mata gue sudah banjir mengingat foto itu


"ehh ga sel engga" kata gue mengusap air mata gue lagi


"kalian dari kecil udah cocok san" dia mengambil foto bingkai itu dari tangan gue


"jangan sedih aja ya san , caca pasti ga suka lu sedih terus" kata sela


"iya sel , gue cuma lagi ingat kejadian pertama ketemu caca" kata gue


"pasti berat ya san " kata sela


"iya gue sedih banget sel , gue sayang banget sama caca , dari kecil kita udah sama sama sel" kata gue , sela mengusap usap pundak gue , datang kiki disebelah kanan gue ,


"sebenernya san , asal lu tau nih , caca tuh dari kecil suka sama lu , tapi lu aja ga peka" kata kiki


"masa bang?" kata gue


"iya san , ingat ga pas kejadian lu sakit ketika SD beberapa hari ga masuk sekolah , caca belain ga masuk sekolah 2 hari dan menjenguk lu dirumah sakit naik angkot? dia tuh kabur dari sekolah cuma mau tau keadaan lu" kata kiki


"dia tuh sangat peduli sebenernya san sama lu , dia ga punya cowo selain lu sampai andi merusak semuanya" kata kiki


"dia pernah curhat sama gue masalah cintanya sama lu katanya lu ga peka sama dia , sampai walau terpaksa caca minta tunangan sama lu san , dia sampai ga makan berhari hari minta persetujuan orang tua gue buat minta ditunangin sama lu" kata kiki


"bagi dia cuma lu doang san cintanya , sampai akhir hayatnya dia akan selalu mencintai lu" kata kiki lagi , nangis lagi gue


"jangan sedih aja sayang ,........" tiba tiba ada suara caca ditelinga gue


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2