Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 74


__ADS_3

"ga usah ke warung mbah , disini aja goyangnya ya" kata gue kemudian memutar lagu dari hp gue , lagu DUGEM ! ! !


buat gue tuh mbah tam special , seperti martabak yang ada beberapa toping jadi lebih dari satu rasa, dia itu kuat , dia itu lucu , dan kalau udah marah serem banget . tapi selama ini mbah tam jarang sih marah sama gue kecuali ada lah beberapa yang membuat dia kesal sama gue tapi sepertinya ga penting gue ceritakan juga.


gue keluar kamar , menghampiri cindy yang sedang menonton tv ,


"cin minjem hp lu bentar" kata gue


"buat apaan?" kata cindy


"mau telepon , gue ga ada pulsa" kata gue


"huuuu dasar , nihhh" kata cindy memberikan hpnya lalu gue berjalan kembali ke kamar ,


masih depan pintu kamar


"san lu ko seneng banget denger lagu dugem?" kata cindy , memang sih gue setel lagu dugem ini cukup keras dikamar gue jadi terdengar sama cindy


"gue sih ga seneng , tapi temen gue yang seneng , tuh ...." kata gue menunjuk mbah tam yang bergoyang ,


"mana mana?" kata cindy sedikit berlari mendekati gue , cindy itu ga bisa lihat padahal kita itu 1 kakek nenek loh , nyokap cindy itu kaka kandung bokap gue .


"itu lagi goyang" kata gue menunjuk mbah tam


"mana sih? , gue penasaran loh" kata cindy


"jangan penasaran , nanti bagian lu lihat pingsan hehe" kata gue


"huuu" kata cindy


"kalau gue mau lihat gimana dong?" kata cindy


"nanti gue bantu" kata gue yang kemudin menutup pintu kamar


gue kembali tiduran dikasur , mata gue melihat langit langit kamar . "sela , 2 orang yang gue sayangi sekarang , yang 1 di luar negeri , yang 1 mau nikah , kenapa kehidupan cinta gue ga beruntung" kata gue berbicara sendiri .


gue kemudian melihat mbah tam sedang goyang kiri kanan , matanya dipejamkan seperti sangat menikmati lantunan music dugem saat itu .


"mbah , ,, " kata gue , tapi dia tetap goyang


"mbahhh! ! " kata gue agak teriak , dia masih goyang


"MBAAAHH!" kata gue teriak cukup keras , tapi lagi lagi dihiraukan olehnya


lalu gue mematikan music dugem itu


"ada apa bro sandi dimatikan musiknya?" kata mbah tam


"mbah nanti kalau saya matikan ini lagi berarti saya ada perlu ya , mau hubungi seseorang " kata gue


"baik kalau seperti itu bro sandi tidak apa apa" kata mbah tam


lalu gue putar kembali music dugem itu , gue tiduran lagi sambil menikmati mbah tam bergoyang, "ada ada aja gue dapet temen kaya gini" kata gue dalam hati


sejam kemudian gue menghentikan lagu dugem , mbah tam tiduran dibawah kasur . gue mengambil kertas yang diberikan sela lalu menelepon nomor yang tertera pada kertas itu


"tuuuttt . .. tuuuttt ....." agak lama tidak diangkat sampai akhirnya


"hallooo sandi ya" terdengar suara merdu sela , teman gue yang paling gue sayangi ,


"hallo juga sel , udah pulang?" kata gue di telepon , seneng banget rasanya


"udah nih san lagi ganti baju" kata sela


"yaudah ganti baju dulu aja" kata gue


"jangan ngintip yaaa , nanti keliatan" kata sela menggoda gue


"hahaha ga lah sel , aku ga akan ngintip calon istri orang" kata gue , agak nyesek juga


"ihh kamu ngomongnya gitu banget , san ketemuan yu berduaan aja " kata sela


"minggu depan hari minggu, di tempat yang ga asing buat kita berdua , kota tua jakarta gimana?" kata sela


"yaudah deh kalau gitu , tapi kiki gimana?" kata gue


"ya jangan dikasih tau san , biar ga tau hehe" kata sela


"gue ga mau rusak hubungan lu sel , apa lagi lu mau nikah" kata gue


"kan kita cuma jalan doang san , cuma temen ko" kata sela , sejujurnya setelah sela berkata "temen" sakit juga hati  , padahal dulu dia ngajakin gue pacaran ketika sudah putus dari soni tapi kan ketika itu gue pacaran sama elsa


"heellllloooo sandi ko diam aja" suara sela mengkagetkan gue yang sedang melamun


"hehe maaf sel , tadi gue lagi mikir" kata gue


"mikir apa lgi sandi ? udah jangan banyak pikiran" kata sela


"gue cuma ga enak sama lu dulu sel " kata gue


"ga enaknya kenapa?" kata sela


"dulu lu sempat nawarin gue pacaran ketika gue sama elsa , tapi gue nolak" kata gue


"berarti lu itu cowo setia san , jangan minta maaf sama gue , yang ada gue yang minta maaf udah goda lu ketika sama elsa " kata sela

__ADS_1


"hehe iya juga sih , tapi sel , gue juga kan udah punya cewe sekarang dan lu udah punya calon suami" kata gue


"yeee siapa yang mau ngajakin jadian? aku kan cuma mau jalan wooooooo pede banget hahaha" kata sela tertawa ditelepon


"haha" kata gue ketawa kecut TERPAKSA haha , sakitt ! ! !


"dih gitu amat sih ketawanya , maaf deh kalau kamu kesinggung" kata sela


"iya ga apa apa sel" kata gue


"oke deh san minggu depan ya , aku tunggu kamu nanti" kata sela


"iya sel , yaudah tidur ya , good night" kata gue


"good night to sandi sayang" kata sela yang kemudian menutup teleponnya


kemudian tanpa sadar gue tertidur sampai esok pagi , karena hari ini hari minggu jadi gue bangun agak siang , gue bangun jam 11 siang saat itu , ga taunya disebelah gue ada cindy lagi tidur juga . gue coba bangunkan cindy


"woi woi bangun" kata gue


"heeeemmm" suara cindy ,


"lu ga ada kuliah hari minggu?" kata gue


"heeeeemmmm kaga lah san , ih lu jangan ganggu gue tidur" kata cindy menarik selimut


"dih , lu napa dikamar gue" kata gue


"gue takut semalem mimpi serem makanya gue tidur sama lu aja , kalau ada apa apa pintu jangan sampe dikunci" kata cindy yang kemudian tidur kembali .


gue kembali tiduran juga , gue lihat mbah ada ada dibawah kasur sedang tiduran juga , minggu itu hari malas malasan buat gue . lagi asik dengerin musik (bukan dugem , kalau dugem nanti si mbah goyang lagi) , ada suara ketukan pintu "tok tok tok" , pintu kamar gue , gue bangun dengan malas banget lalu membuka pintu itu , eh ternyata itu REZA cowonya cindy , dia melihat gue terkejut (gue ga pake baju , cuma pake celana pendek) dan cindy yang lagi tiduran pake selimut (sebenernya cindy ga pke baju cuma tangtop dan celana pendek) ,


"eh anjing lu ya , lu ngapain cindy hah!" reza mencekik gue dan mendorong sampai masuk ke dalam kamar tapi gue ga lawan reza , bisa diblacklist gue nanti ,


"woo wwooooii sabar" kata gue berusaha membuka kepalan tangan reza dileher gue , ga lama cindy bangun ,


"REZA HENTIKAN!" suara cindy agak keras , dia bangun dari tempat tidur , reza kembali terkejut melihat cindy yang hanya berpakaian seperti itu


"LEPASIN SAUDARA gue!" cindy memukul mukul tangan reza yang ada dileher gue , kemudian leher gue dilepas reza , gue lihat mbah tam ada dibelakang gue dengan posisi menyerang ,


"sabar mbah , jangan langsung bertindak" kata gue


"dia sudah menyakiti bro sandi" kata mbah tam


"udah ga apa apa" kata gue pada mbah tam , kami berbicara dalam hati


"gila lu ya , masa lu berdua hubungan darah!" kata reza


"**** , mana mungkin gue sama saudara gue! , lu kalau ngomong itu dijaga ****" kata gue menarik kerah baju reza


"denger dulu , ga usah nuduh!" kata gue menunjuk wajah reza


"yaudah yu keluar dulu semuanya" kata cindy


"ga cin , lu aja sama dia , gue disini , jelasin yang sebenernya!" kata gue , emosi juga gue melihat ini bocah tapi reza diam aja


"iya san , yaudah nanti gue balik lagi" kata cindy , kemudian mereka keluar dari kamar gue , gue tutup pintu kamar dan menguncinya


"sialan lu nyet , pagi pagi bikin emosi" kata gue bicara sendiri


"maaf bro sandi , ini sudah siang bukan pagi" kata mbah tam


:iya iya iya mbah gimana mbah aja dah" kata gue yang kemudian kembali tiduran dikasur .


sejam kemudian gue lihat ke arah jendela itu si reza keluar dari rumah ini menuju mobilnya dan pergi , "tok tok tok" "sandi buka" suara cindy , gue kemudian membuka pintu


"maaf ya san" kata cindy


"ya bilangin aja sama itu bocah , jangan urusan sama gue lah cin , kita baik baik aja " kata gue


"iya tadi juga gue udah bilangin , jangan macem macem sama sandi , nanti di santet hahaha" kata cindy


"ah lebay lu sih , kagalah , kaga bakalan maen santet gue itu cin" kata gue


"buat nakutin aja lah san ga apa apa" kata cindy yang kemudian menuju kasur dan tiduran


"lu ko tiduran disini lagi? udah siang kali ini , mendingan lu tidur dikamar lu " kata gue


"ah ga ah , gue mau sama lu aja" kata cindy


"seeraaahhhh" kata gue


kami tertidur kembali sampai sore , tak terasa perut ini sangat lapar lalu kami berdua keluar dengan sepeda motor cindy mencari makan . sampailah kami disalah satu restaurant makanan cepat saji yang ga jauh dari rumah cindy , memesan beberapa makanan lalu makan disana . sebenernya gue sedikit beruntung punya saudara sepupu seperti cindy ini , dia baik banget sama gue , kadang kalau gue ada duit gue bayarin dia , dan sebaliknya . setelah makan kami ya ngobrol ngobrol santai


"san , lu tau ga kabar sela gimana" kata cindy , yang cindy maksud itu sela yang ada diluar negeri ya


"ga tau cin , udah semingguan nih ga ada kabar" kata gue


"ya lu cari tau lah" kata cindy


"lagi sibuk dia kayanya cin , inbox gue ga dibales bales" kata gue ,


"yaudah kalau gitu , eh percaya aja sama sela , dia itu orang yang setia loh:" kata cindy


"masa sih?" kata gue ,

__ADS_1


"iya beneran , setia banget deh orangnya tapi itu kalau deket ya , ga tau jauh hahaha" kata cindy


"yee sama aja bohong kalau kaya gitu" kata gue


"berdoa aja lu , supaya ga kecantol bule disana haha" kata cindy


"iya cin , gue berdoa tiap hari" kata gue memandang walpaper hp gue , foto gue dan sela , membuat gue kangen sela pacar gue ini


"yo san balik , udah hampir malem" kata cindy bergegas


"yaudah" kata gue


"eh oh ya san , gue cuma mau kasih tau , jangan kecewain sela , sekali dia dikecewain , dia bakalan ambil segalanya" kata cindy


"iya iya cin" kata gue


\~\~HARI SENIN\~\~


"trriiinngg triiinnnnggg triiiinnng" suara alarm itu begitu menganggu tidur gue , gue matikan alarm dan bergegas mandi , tak lupa gue berpamitan pada cindy yang masih tidur


"WOOIII BANGUNNN gue berangkat dulu!!" kata gue


"heeeeemmmm" suara cindy


"kuliah begoo udah jam 7 nih" kata gue


"haa? yang bener?" cindy kemudian lari ke kamar mandi


"yaudah gue berangkat duluan!" kata gue teriak ,


baju udah rapih , gue ambil tas untuk kerja lalu berangkat ke kantor dengan kendaraan umum . sampai tempat kerja gue langsung masuk keruangan gue .


oh ya selain gue , ada 3 orang lagi yang ada diruangan ini , namanya ratna ,tika , dan anto (samaran lagi) , ratna ini umurnya lebih tua dari pada gue (umur 20 , gue saat itu masih imut imut kayanya gue 18 tahun deh ) ,ratna itu orangnya yang menurut gue sotau so ngatur dan jutek banget apalagi kalau gue salah pasti langsung tuh mulutnya ngomong terus kaya kereta lewat tapi walau seperti itu dia tuh cantik loh haha, gue biasa memanggilnya mba na (gue panggil mba karena dia dari jawa) , lalu tika , tika ini umurnya 19 tahun saat itu , lulusan tahun kemarin . kalau tika ini dari jakarta , orangnya sih biasa aja dan lebih sering diem dan ga banyak ngomong , baik juga dalam memberi tahu kalau ada gue salah , lalu yang terakhir anto , anto ini super super bawel walau dia ini cowo apa apa digosipin , dia tuh lulusan tahun kemarin juga bersamaan dengan tika masuknya ,tapi walau seperti itu anto itu baik dan sering traktir gue makan . udah deh segitu dulu pengenalan temen temen kerja gue , balik ke cerita


gue masuk langsung duduk didepan komputer meja gue , meja kami berempat semua dipisahkan bilik bilik kecil (ya seperti kantor biasa) , disebelah gue itu ratna ,


"sorry mba na saya agak telat tadi macet" kata gue seraya melihat ke arah dia , 8:03 AM jam disebelah komputernya


"kamu tuh ya , baru masuk sudah telat , gimana nanti? harus rajin pokoknya!" kata ratna , pagi pagi udah ngomel aja , padahal pagi itu si anto dan tika belum juga datang ,


"iya maaf ya mbah na , besok aku datang lebih pagi" kata gue , padahal gue datang cuma telat 3 menit


"ya bagus itu , jangan telat terus" kata mba na tidak melihat gue


ga lama tuh tika dan anto masuk agak tergesa gesa keruangan admin ini .


"mba ratna maaf kami telat " kata anto


"kalian itu juga ,beri contoh pada sandi , dia itu anak baru" kata ratna


"iya mba maaf" kata tika


kami lalu bekerja diruangan itu , menurut gue pekerjaan seperti ini sangat super membosannya , kerjanya cuma ngetik , buat scheduled tentang kantor , dan lain lain pekerjaan admin. lagi sepi sunyi diruangan itu , tiba tiba badan gue agak merinding dibagian belakang tepatnya punggung , gue lihat kebelakang gue ga ada apa apa . "wah ada apa nih? masa kantor ini banyak setan?" kata gue dalam hati , perasaan gue agak ga enak


anto memulai pembicaraan yang memang suka gosip


"eh eh kalian tau ga , kalau dulu kantor ini ternyata pernah ada kesurupan masal loh , katanya sih dibawah sini kuburan" kata anto


"ohh terus lu percaya gitu aja sama setan?" kata ratna menantang


"ya saya sih percaya engga percaya mba , cuma gitu deh penasaran sama setan" kata anto


"saya dari dulu ga percaya yang namanya hantu , setan , jin , buat saya mereka tahayul belaka" kata ratna , lalu gue menimpalinya


"mba mba kalau mba lihat setan , percaya ga?" kata gue


"haha mana mungkin ada disini sandi , apa lagi ini siang hari" kata ratna


"setan itu ga cuma ada dimalam hari mba , dan setan juga bukan seperti di film film yang takut sama matahari" kata gue


"..." kami diam semua


"hahaha nih si sandi kebanyakan nonton film setan kali" kata anto


"haha bisa aja lu to , memang sih kayanya gue gila" kata gue ,


gue lihat kebelakang , ada beberapa setan yang datang , (kalau kita ngomongin setan secara ga langsung kita MENGUNDANG meraka) rata rata kunti , serta ada yang memakai gaun berwarna hijau tapi mukanya serem .


"sampai kapanpun saya ga akan percaya setan" kata ratna


"mau dikasih lihat ga mba?" kata gue ,


mereka memandang gue agak heran


"tuh banyak dibelakang" kata gue senyum ,


"yang bener lu san?" kata anto


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :) dan channel youtube gue : supermansistem


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)

__ADS_1


Terima kasih ^^


__ADS_2