
"mana sela nur?" kata gue
"di atas dia" kata nur . lalu gue naek ke atas kosan , dia sedang asik megang hpnya sambil senyum senyum
"ngapain lo?" kata gue
"smsan.." kata sela
"ma siapa tuhhhh" kata gue duduk disampingnya
"cowo gue san" kata sela senyum ke gue
"JLLEEEBB" "niatnya sih deketin sela , tapi ...ah sudahlah" kata gue dalem hati , gue duduk disebelahnya
"canda kali sandi ini lagi smsan sama mamah , dia lagi dapat rezeki" kata sela senyum ke gue ,
"kalau udah ada juga ga apa apa sel" kata gue
"ih ngambek ih kamu " kata sela
"hehe.." kata gue ketawa kecut
"oh ya lu hebat san bisa hadapin itu semua , gue salut" kata sela menatap gue
"sel ..." kata gue menatap dia , gue sebenernya agak kesal karena dia tidak memberitahu tentang kematian Alm caca
"gue tau lu bakalan marah sama gue" kata sela
"seengganya lu kasih tau tentang caca sel , jadi gue bisa tau dulu , gue bisa jagain dia lebih baik" kata gue
"maaf san, gue ga boleh memberitahu dulu kejadian sesungguhnya sebelum itu terjadi.kalau ibarat lu lagi nonton sebuah film tapi sudah diberitahu sebelumnya alur ceritanya apakah akan seru? ini lah inti dari kehidupan san . gue cuma memberitahu clue clue tertentu supaya lu lebih kuat! " kata sela
"..." gue diam menatap langit
"lu masih marah san?" kata sela
"ga ko sel" kata gue , dia lalu memegang tangan gue
"gue tau lu sayang banget sama caca , caca kuat san . gue tahu suatu saat dia akan menemuimu " kata sela
"dimana sel , mimpi?" kata gue
"ya nanti lihat saja" kata sela
"weeeiii mau prakerin kaga? jangan pacaran aja" kata nur , dia ada ditangga
"iya iya , yu san siap siap" kata sela menarik tangan gue
"iya selll" kata gue
"semangat donggg! , bukan sandi nih kalau ga semangat" kata sela
"hehe iya sel" kata gue
kami semua pun berangkat bersama sama , sepanjang perjalanan sela selalu disamping gue yang sebelumnya sela agak kaku bila ada didekat gue . dia cerita banyak hal tentang keluarganya sampai sekolahnya di sukabumi , diapun bilang sama gue bila nanti mereka sudah selesai prakerin gue disuruh main kesana , ya bermalam beberapa hari kata sela sih ga apa apa hehe . sedikit gambaran buat sela , sela itu orangnya cerita , kulitnya putih ,rambutnya panjang . badannya kecil tapi bagian sensitifnya waw kalau pakai baju ketat, tingginya pun ga jauh beda sama gue , dan wajahnya? jangan tanya deh...cantik . sebenernya gue agak heran tapi bersyukur bisa dikelilingi oleh wanita cantik dan kuat . lalu malam harinya kami berdua lagi lagi ke kawasan kota tua , gue sih nurut kata sela dia mau buat cincin nama kita berdua .
"nih pakai jangan sampai hilang ya" kata sela senyum ke gue
"hehe iya lu juga pakai ya cincin ini" kata gue balas senyum ke sela .
"yu makan" kata sela narik tangan gue
"bukanya lu sudah makan tadi sore sel?" kata gue
"ah belom kenyang" kata sela , kami memilih makan baso saat itu .
"san jujur gue seneng deket sama lu" kata sela
"heeemm terus?" kata gue
__ADS_1
"masih inget terus sama caca san?" kata sela
"itu mah jangan ditanyain sel , caca selalu dihati gue , dan gue akan selamanya sayang sama dia" kata gue
"heemm , bagus deh kalau gt" kata sela
"lu marah?" kata gue
"ngapain marah san , ga ada gunanya . dan gue juga akan melalukan hal seperti itu bila ada diposisi lu" kata sela senyum
"hehe makasih ya lu memang pengertian" kata gue .
santai dan canda malam itu dengan sela sedikt menghapus luka hati ini atas kepergian caca . kami pulang agak cepat malam itu karena sudah agak mendung . sampai kosan gue tiduran disamping ivan.
"dari mana lu?" kata ivan
"kota tua" kta gue
"enak lu ya dapetin sela" kata ivan
"cuma teman" kata gue
"ah *** ga mungkin" kata ivan
"kenapa ? cemburu lo sama sela?" kata gue
"weits kaga lah san , lagi pula gue juga udah ada cewe" kata ivan , gue jadi ingat lagi sama caca , lama gue diam
"kenapa lo" kata ivan
"gue kangen caca van" kata gue
"ya ya gue ngerti , tapi lu harus move on" kata ivan
"ga bisa gue , pasti gue akan mengingat dia selamanya" kata gue
"ya ya dah gimana lo aja " kata ivan
"enak lo ye banyak yang naksir" kata ivan melihat layar hp gue
"shiiittt diem" kata gue , gue tiduran menghadap tembok membelakangi pintu
"hallo " kata gue
"sandi lo dimana? gue sangat berduka atas caca san" kata siska
"gue di jakarta sis, ya sis makasih ya" kata gue
"bisa ketemu ga?" kata siska
"sekarang sekarang ga bisa , gue lagi prakerin" kata siska
"ntar gue yang ke jakarta ko san , malam ya , pokoknya gue mau ketemu" kata siska
"ya ya gimana lo aja sis , kalau sibuk mah engga usah ga apa apa ." kata gue
"ya ga apa atuh sandi , gue tuh kangen sama lu" kata siska
"ya sis makasih deh , yaudah ya mau tidur dulu cape hehe" kata gue
"iya med bobo sayang" kata siska
"dih ngomongnya " kata gue
"ga apa apa sih hehe dahh muach" kata siska dia menutup teleponya ,
kemudian gue membalikan badan gue , ada sela!!! , ko gue ga rasain dia ya tadi .
"hayo teleponan sama siapa?" kata sela , gue lihat dibelakang ivan dan cecep ketawa ngakak memegang perut mereka "sialan" kata gue dalem hati
__ADS_1
"eh eh tadi biasa kaka kelas pas smp sel" kata gue
"ko dia ngomong sayang sayangan? hayo" kata sela
"ya dia suka sama aku sel , aku lebih baik jujur sama kamu" kata sela , dia lalu cubit pipi gue
"dasar playboyyyyyyy" kata sela
"aduh aduh sakit" kata gue ,
"eh eh maaf ya san , sakit ya" kata gue melepaskan tangannya dari pipi gue
"canda haha" kata gue
"daaasaarrr" sela melempar bantal
"makanya lo ga usah kebanyakan cewe san" kata si cecep
"dih cewe gue mah cuma caca cep" kata gue.
gue lihat sela memakai tangtop dan celana pendek ketat , untung iman gue kuat tapi amin gue agak sedikit bengkak
"hus hus jangan disini sel , nanti diapa apain loh" kata gue duduk dikasur bersandar ditembok
"ga apa apa asal sama lu san" kata sela , dia lalu senderan dipundak gue , duh tau lah rasanya tuh gimana
"woi awas ada yang bangun tuh adenya si sandi ahahha" kata si ivan
"***** lo , awas lo gue kasih pocong lo!" kata gue ke ivan
"hih canda hih" kata ivan
"yu yu bangun sel , jangan disini" gue gendong dia kekamarnya , dia diam saja menatap gue sambil memeluk gue.
"kenapa sih san?" kata sela
"gue mau tidur , dan jangan pake baju kaya gini lagi" kata gue
"gue ga suka" kata gue lagi
"yaahh dikira lu suka" kata
"gue bukan cowo kaya gitu sel , gue mau menikmati itu ketika nikah nanti" kata gue , sela senyum
"ya lu memang beda san" , dia lalu mencium pipi gue didepan teman temannya nur dan yuli
"cie cie jadian ya" kata nur
"Peje peje" kata yuli
"apa sih nur yuli " kata gue
malam itu gue tidur langsung karena sangat cape , pundak gue pun masih agak sakit . sampai pagi itu gue bangun agak siang langsung mandi dan berangkat ke prakerin bersama sama . siang itu siska memberitahu gue bahwa malam ini akan menemui gue , gue sms alamat kosan . ditempat prakerin seperti biasa kerjanya sebagaimana karyawan disana tapi gue jadi lebih dekat dengan sela dia ga mau jauh jauh dari gue. singkatnya gue pulang prakerin bersama sama lagi , dan gue memegang tangan sela selama perjalanan, , didepan pintu utama kosan gue ada mobil siska , gue buka pintu itu (masih memegang tangan sela) ada siska , dia langsung memeluk gue (hadeh) .
"gue kangen lu sandi" kata siska , erat banget pelukannya
"ehemm ehem" kata ivan
"batuk lu van?" kata sela , sela juga erat memegang tangan gue
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1