Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 22


__ADS_3

"tabah kenapa dah? apa sih sel ko ngmong kaya gitu" kata gue bingung , lalu dia mengelap air matanya


"ga ko san , ga apa apa . maaf kebawa suasana " kata dia


"memangnya kamu lihat apa? bisa meramal gitu?" kata gue


"dikit sih hehe , udah lah jangan dibahas . yu bawah" kata dia , lalu kami turun . ternyata dikamar gue ada yuli nur beserta cecep dan ivan .


"awas lu san gue bilangin caca selingkuh perang lagi dah haha" kata ivan


"huus awas lu bilang bilang , gue cuma ngobrol biasa" kata gue


gue lihat cecep mengeluarkan boneka jelangkung ,


"**** ngapain lu bawa bawa kaya gitu" kata gue


"biar seru san , lagi pula ini permintaan ivan" kata cecep


"iya san , gue mau nyoba maen nih , yuli nur juga ga apa apa ko , sela ikutan juga ya kan harus ganjil maennya " kata ivan , sela hanya mengangguk


"serah lu aja dah gue mau ga tanggung resiko" kata gue .gue ambil hp di tas


"yeee siapa yang ngajak lu san , kalau ngajak lu setannya ga ada yang dateng hahahha" mereka semua pun tertawa


"iye iye" kata gue kembali ke atas kosan


gue coba telepon caca "nomor yang anda tuju sedang sibuk" , gue telepon kedua kali masih sibuk , gue telepon ketiga kali nyambung dan langsung di angkat caca


"hay sayang selamat malam" kata caca ceria


"ya malam juga" kata gue rada gondok


"maaf yang tadi si andi teleponin aku terus" kata caca


"kenapa sih dia" kata gue


"jadi gini tadi tuh kita ada tugas kelompok disekolah 5 orang , aku satu kelompok sama dia , aku juga males sama dia yang . dia cuma nanya tugas tadi . lagi pula aku bales di sms ko, ga ditelepon" kata caca jelasin

__ADS_1


"ohhh gitu" kata gue


"cemburu yaa cie cie cemburu si ayang" kata caca


"gaaaa" kata gue , jelas cemburu lah dalem hati


"eh eh coba buka keris pulpen dari aku itu yang' kata caca , lalu gue kebawah ambil keris itu dari tas , saat itu lampu kamar sedang di matikan . ada 3 lilin ditengah dan cecep memegang jelangkung . gue masuk aja cuek ambil keris dari caca itu lalu ke atas lagi


"aku buka ya" kata gue


"iya coba buka yang" kata caca


ketika gue buka muncul jin cewe cakep yang pernah gue jelasin sebelumnya . "sebentar ya sayang " kata caca , tuh jin cewe lalu duduk didepan kursi gue sambil menatap gue .


"sayang kamu ganteng , pake kemeja putih celana item . belom ganti baju ih" kata caca


"loh ko kamu tau" kata gue


"ya lah hahaha" kata caca tertawa


"wih hebat yang , berarti kalau aku mandi harus ditutup nih keris biar kamu ga ngintip haha" kami pun tertawa


lalu gue cerita tentang tempat prakerin gue , teman teman cewe prakerin , sampe sela yang indigo .


"aku mau ketemu sela dong sayang" kata caca


"iya nanti ya , pasti aku kenalin, eh kamu tidur ya udah malem ini." kata gue


"iya sayang aku tidur dulu deh , kamu juga ya jangan macem macem sama sela . dia tuh punya perasaan sama kamu" kata caca


"ga lah cuma temen yang , yaudah bye " kata gue lalu gue tutup teleponnya dan menutup keris pulpen itu si jin cewe lalu menghilang.


gue saat itu sedang asik bersantai melihat bintang bintang dilangit jakarta tiba tiba dibawah ada suara berisik . saat gue mau turun ada pocong dengan mata merah menatap gue . gue terdiam melihat dia , gue panggil mbah put ga ada . gue balik lagi ke atas sambil menatap si pocong itu dengan berjalan mundur yang paling nyeremin itu mukanya yang darahan. saat gue menoleh ke arah lain ada orang tanpa kepala duduk ditempat tadi gue duduk . gue kaget karena baru pertama lihat nih setan . mau turun masih ada tuh pocong ditangga . gue mundur beberapa langkah sampai menginjak sesuatu , saat gue lihat kebawah "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" gue teriak melihat tuh kepala si setan itu terinjak oleh gue . gue lanjutin aja injek injek kepala itu tak lama menghilang . gue lihat kiri kanan sudah tidak ada setan . gue lihat tangga sekarang bukan pocong , melainkan cewe yang matanya mau keluar wajahnya berwarna putih mirip di film JU ON kalau tau , badannya seperti habis terindas mobil berjalan merangkak ke arah gue " hus hus udah sih udah gue takut" kata gue . "arrrghhh arrrghh arghh mereka memanggil kami" kata tuh setan . wah ini pasti kerjaan si cecep , "yaudah awas atuh gue mau kebawah lu jangan disitu" kata gue , gobloknya tuh setan nurut aja di merangkak turun agak menjauh dari kamar gue (kamar gue deket tangga ke atas buat jemuran) . gue buka pintu didalam si ivan kesurupan pocong


"san san tolong ini ivan kesurupan pocong" suasana saat itu panik , gue lihat nur , sela , dan yuli juga ketakutan . sela itu cuma bisa merasakan


"mana macan lu ?" kata gue , gue tiduran dengan santai disebelah ivan yang kesurupan

__ADS_1


"ga tau san , diculik kali" kata cecep


"biasaan macan lu mah **** , yaudah gue mau tidur dulu ngantuk" kata gue ,


"beegggooooooo!!" mereka berbarengan teriak sambil tendang tendang pantat gue , gue biarin aja dah toh mereka sendiri yang mau seperti itu . agak lama sekitar 30 menit ivan masih ngmong ga jelas dan melompat lompat


"ah berisik nih" kata gue , lalu memegang badan ivan dan membacakan beberapa doa lalu pergi dah tuh pocong


"lain kali ga usah maen ginian dah , lu undang mereka tapi lu ga bisa balikin mereka buat apa?, pasti mereka datang lagi" kata gue lalu kembali tiduran


"eh kita tidur disni aja ya takut gue" kata yuli sambil usap usap ivan yang baru sadar


"eh ga ga " gue bangun ,


"kalian kan ada tempat tidur jangan disini ga boleh" kata gue lagi


"yah san ga apa apa kali " kata cecep


"ga , yaudah kalian aja disini berlima gue sendiri dikamar 1 lagi gimana" kata gue


"dah ga usah san , kita balik k kamar aja" kata sela , lalu mereka kembali kamar


malam itu gue merasakan agak emosi , bukan karena jelangkung ataupun setan . tapi karena andi yang masih kejar kejar caca . singkatnya sudah hari jumat . bos di tempat kami prakerin ada urusan besok jadi kami anak prakerin bisa libur hari sabtu . gue seneng banget dan mau kasih kejutan sama caca . jadi gue merahasiakannya kalau gue mau pulang . sorenya gue beres beres baju lalu bilang sama temen temen mau pulang hari sabtu . sela terlihat murung saat itu gue juga ga tau kenapa . besok paginya gue pulang naek kereta lagi sendirian karena ivan dan cecep memilih dikosan saja katanya irit ongkos . sampai stasiun tempat gue , gue langsung menuju rumah gue . disana ada nyokap gue "ga ke rumah caca san?" kata nyokap , "iya mah nanti, lagi pula dia masih sekolah jam segini" kata gue .setelah berisitihat gue lihat sudah jam 1-2 an . gue meluncur ke rumah caca , sebelum tiba disana gue beli beberapa tangkai bunga mawar untuknya . ketika gue membayar dan kembali kemotor. .


dari arah berlawanan. gue lihat langsung caca sedang dibonceng dengan andi , gue langsung emosi sangat sangat emosi . mbah put yang disebelah gue juga sangat marah serta mengeluarkan taringnya.


"BANG*AD!!!!!" gue lalu membuang bunga tersebut , perasaan gue sangat sakit !


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^

__ADS_1


 


 


__ADS_2