
"jangan ke sungai yang , kekuatanya lebih besar dari jin hutan tadi " kata caca
"ko lu tau yang...? jejangan kalau gue mandi lu bisa lihat gue dong? hahaha" kata gue keheranan
"ihh lu mah jorok aja yang , yang penting gue bakalan tau lu ngapain aja yang , jangan macem macem sama cewe awas nanti gue telanjangin!!" kata caca
"mauuuu dongggg cacaku" kata gue
"huuuu , maunya , yang jangan ke air ya" kata caca
"tapi gue jadi mau nih boker tadi sih cuma mau piipis" kata gue
"di semak semak aja sih yang, jorok ih" kata caca
"ceboknya gimana atuh bau , lucu lu mah ya" kata gue
"yaudah yaudah ah , gimana lu aja yang penting gue udah kasih tau , batu bener sih lu mah sandddiiiiiii" kata caca
"udah udah ah ga tahan nih byee cacaku" gue matiin teleponnya
kerajaan jin itu bentuknya seperti kerajaan jaman dahulu , bila teman teman disini punya mata yang bisa melihat pasti sudah tahu gambarannya. kerajaan ini berwarna biru terang tidak terlalu besar dengan lebar sisinya sama dengan sungai , gue lihat ada 2 penjaga kerajaan yang gede banget deket pintu masuk . gue turun dari lapangan ke sungai yang jaraknya mungkin sekitar 200 meter , turun dengan anak tangga yang disusun dengan batu batu besar. gue sangat hati hati karena licin , tiba tiba disamping gue ada mbah kut .
"dek sandi mau apa ke sana?" kata mbah kut
"saya mau boker mbah" kata gue
"apa itu boker ?" kata mbah kut keheranan
"buang air besar , sakit perut , ngeluarin sesuatu dari tubuh yang bau mbah" kata gue
"ohh gitu, lalu mau apa ke sana" mbah kut nunjuk tuh kerajaan
"saya mau ke arah sana" nunjuk ke arah yang terdapat ****** , ****** itu ada sekitar 50 meteran dari pintu utama kerajaan itu.
jadilah gue kearah ****** itu, boker sambil dilihatin oleh 2 penjaga pintu masuk kerajaan memang aneh rasanya, sosoknya sih tidak terlalu seram, gue ga takut tapi sensasinya itu loh yang tidak terlupakan :D
selesai boker gue lihat mbah kut tidak ada (padahal tadi ada disamping ******), ketika gue mau naik ke lapangan tiba tiba didepan gue muncul sesosok ratu jin yang sangat sangat cantik, mungkin kalau dia ada didunia nyata udah jadi artis . dia menawarkan gue untuk singgah dahulu ke kerajaannya , gue menolak dengan halus karena yang diajarkan oleh bokap gue tidak boleh masuk sembarangan ke kerajaan jin , susah keluarnya nanti apalagi kalau kita disukai oleh jin tersebut.
lalu ratu jin air ini berterimakasih bahwa telah memukul mundur pasukan jin hutan , karena menurut dia setiap hari mereka selalu tawuran dilapangan itu memperebutkan daerah kekuasaan . ratu jin ini memperingatkan jangan ada yang mengotori sungai apa lagi bercanda canda disekitaran sungai . ratu air ini lebih tenang dari raja hutan tapi auranya lebih besar dari si jin hutan , ga lama dateng si cecep , ratu air pun ijin kembali ke kerajaannya
"lu ngomong sama siapa? ko gue ga bisa lihat?" kata cecep
"ilmu lu tingkatin lagi makanya, ini gue tadi dibilangin sama ratu air" gue pun ceritain apa yang dijelaskan ratu air ini
"yahh berarti kita ga bisa ngadain pos disini donk? kan terakhir di sungai ini san" kata cecep
"pokokya jangan! , gue mau tidur dulu siang ini, mungkin nanti malam gue begadang lagi , lu kasih tau ke pembina OSIS aja pesan gue, lu jangan sampe lupa" kata gue
"siap bos , eh temenin gue boker sih , takut gue , macan gue kabur ga tau tuh kemana takut katanya" kata cecep
__ADS_1
"haha kucing!! , yaudah jangan lama lu, gue tunggu disini" kata gue
tak terasa mentari menyinari wajah ini, kami semua mengadakan upacara pembukaan perkemahan. setelah sarapan, gue tertidur pulas sampai sore hari karena gue ditugaskan jaga malam lagi oleh guru gue , "trrinng triiinngg trriinnngg" suara hp gue terdengar , gue kucek kucek mata gue sambil nyari nih hp , ohh ayang beb telepon
"halloooooo, siapa yaa?" kata gue
"ooohh ga disavveee yaaaa" kata caca
"hahaha disave caaaa, canda gue" kata gue
"kamu lagi apa yang?" kata caca
"baru bangun tidur yang kenapa?" kata gue
"kangen ..." kata caca
"manja lu ca , haha" kata gue
"ih apa ga boleh kangen sama calon suami sendiri woooo , tadi ketemu ratu air ya? cieee" kata caca
"dih apaan sih cemburu sama jin , gue sih ogah" kata gue
"kan cantik itu ratu , tapi hati hati ya yang , kalau kamu butuh bantuan, gue panggil seluruh pengawal bapa dateng kesana" kata caca
"jangan ga usah ca , masih kuat ko . yaudah gue mau makan dulu ya" kata gue kelaperan
"iyoooo" gue matiin teleponya ,
sekitar pukul 16:00 , gue tengok ada teman OSIS gue , sebut saja namanya ayu , ayu ini kata temen temen osis sih suka sama gue tapi gue ga pernah tanggapin , ayu lagi mengoreng ikan asin dan tempe , dan nasi liweut yang super mengoda ,
"eh yu mau makan nih gue" kata gue
"eh sandi , enak banget ye baru bangun langsung makan , eh jadi dukun rasanya gimana hehe" kata ayu
"eh ko lu tau?" kata gue
"anak anak OSIS udah tau semua , tapi kita rahasiain ko, lu tunggu aja ntar dianterin" ayu senyum ke gue , ayu memang bermuka ayu , dengan bodi yang hayud haha
"siap, ternyata calon bini yang baik ya lu" gue senyum , dia pun senyum
sambil sedang ngumpulin nyawa, gue dengar suara orang seperti bermain air disungai , gue jalan menuju sungai ketika lihat gue sangat sangat kaget karena mereka membuat pos tepat dikerajaan aiir tersebut , "wah **** banget si cecep , udah dibilang jangan buat pos di sungai !" umpat gue dalem hati , gue lihat ada sesosok jin berperawakan menakutkan dengan lidah yang panjang masuk ke salah satu siswi kelas 2 yang lagi ngomelin anak anak kelas 1 , dia langsung diam dan berenang disungai ,
"woiiii tangkep tuh temen lu , kesurupan itu woi!" teriak gue yang masih diatas ke anak anak kelas 2 yang ada dibawah, seketika itu juga siswi itu dibawa ke tenda utama , dengan menangis dan teriak teriak ga jelas
"dasar sialan ! , rumah kami dibuat tempat bermain oleh kaliah!! " kata siswi itu, sambil meludah ludah
"maafkan saya , tadi saya sudah diberitahu oleh ratu tapi saya tidak menyebarkannya , saya minta maaf" gue dekatin tuh jin
" pasukan kami akan mengusir kalian semua! pergi kalian pergi! " mahkluk ini sangat marah , gue panggil mbah kut dan sut tapi mereka tidak muncul.
__ADS_1
mau magrib sekitar pukul 18:00 , suasana semakin mencekam , beberapa siswa kembali mengalami kesurupan tapi bukan dari jin hutan ,tapi ini dari jin air . gue lihat cecep datang , katanya dia lupa memberitahukan masalah ini ke pembina OSIS, dia meminta maaf kepada semuanya , ditengah lapangan gue lihat ratu jin air , bila kemarin dia bersikap baik dengan wajah yang cantik , tapi sekarang berubah 180 derajat , dengan muka seram dan taring gigi yang panjang , sejujurnya bila melihat hal seperti ini gue takut , ada seperti energi yang menarik energi tubuh gue , jadi gue lemes banget. ditengah keputusasaan . tiba tiba dari arah hutan muncul jin jin hutan beserta rajanya . tapi bukanya bertarung, sekarang mereka bekerja sama melawan manusia .
jumlah yang kesurupanpun sudah tidak terhitung dan untuk tenda utama OSIS sudah tidak bisa menampung semuanya ."haduh makin banyak ini" kata gue dalam hati . lalu gue beranikan diri maju sendirian menghadap kedua pemimpin jin tersebut
"maafkan lah kami , kami memang salah , tapi saya mohon jangan seperti ini" gue bicara dalam hati ditengah lapangan , mungkin untuk teman teman yang ga tahu dibilang gila , tapi tak apa lah.
"kalau begitu pergilah sekarang! , jangan sok kuat !" ratu jin air teriak cukup kencang
"tapi ini sudah malam , besok juga kami pulang" kata gue
"banyak bicara ya kau , !!!" si ratu air mengarahkan pedangnya ke gue ,lalu tiba tiba "traaaanngg" lagi lagi datang mbah kut dan sut ,
"mbah hampir saja saya mati" kata gue sambil ngos ngosan
"kemana aja mbah?" kata gue
"kami minta bantuan" kata mbah kut
"ke siapa ?" kata gue
"lihat saja belakang dek sandi " kata mbah kut
gue menoleh kebelakang , ada Caca!!! , dan dibelakang caca ada apa? pasukan gaib milik keluarga caca !! , ibaratkan film "Lord Of The Ring" bila agan dimari pernah nonton bagian orc dilawan oleh pasukan hantu , mungkin ilustrasinya pasukan caca seperti itu . pasukan yang pernah gue lihat ketika acara tunangan gue sama caca.
"yang kamu ga apa apa?" caca samperin gue agak lari kecil gitu ke tengah lapangan , muka khwatir ditambah cantiknya dia malam itu
"bawa pasukan banyak amat ca , kaya mau tawuran aja sih lu mah" kata gue
"kalau ga bawa banyak, mereka bakalan bisa serang lu sandiii, ihhh ga ngerti aja" kata caca
"lu cantik banget" kata gue senyum
"calon bini sandi itu harus cantik dong, udah tenang aja sekarang biar gue yang urus yang" kata caca
gue kemudian terduduk dan melihat caca berdiri depan gue , sungguh gue malu dijaga sama calon, yang seharusnya gue yang jagain doi
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1