
"gue aja yang kesana" kata soni .... gue berpikir nyai ro kemana yang jagain nia ya
"tenang aja san , soni bisa hadapi mereka" kata sela mengusap usap punggung gue , gue panas banget
"mereka siapa?" kata gue
"nanti juga tau san" kata sela .
gue lihat soni menuju arah riski , ga tau kenapa entah ini kebetulan atau tidak dateng mobil siska yang kemarin dikemudikan andi, kemudian si andi turun didepan gue dan sela . dia tepuk tangan "prakk praak praak"
"ada apa sih lo!" kata gue
"haha hebat lu ya sekarang dah ancurin jin saudara sepupu gue" kata andi
"maksud lu si riski?" kata gue kaget
"YA dia sepupu gue kenapa!" kata andi ,gue tambah kaget
"ohhh memang ya keluarga hitam semua ,susah mati loe!!" kata gue
dari arah belakang andi , nia lari menghampiri gue dan meluk gue sementara soni mengikuti nia dibelakang bersama teman teman cewe nia , dan juga ada si elsa
"bang maaf nia ga sadar!" kata nia menangis
"iya iya udah nia , sekarang kan sama gue" kata gue usap usap rambutnya .
"sini sini nia sama teteh" kata sela , nia kemudian peluk sela dan duduk ditrotoar agak jauh dari gue . soni datang kesamping gue dengan teman teman cewe nia
"ka sandi maaf elsa tadi ga sadar , mau ke acara ulang tahun tapi ga tau kenapa kita berubah pikiran" kata elsa
"iya sa ga apa apa , sana ke teh sela semuanya ya , jangan disini" kata gue
kemudian riski menghampiri andi , jarak kita mungkin kira kira 2 meteran dan sedikit tertutupi mobil andi. andi riski vs soni sandi
"kita buktikan sekarang hitam atau putih yang menang!" kata andi
"tidak di , gue mohon pasti kita yang menang" kata soni
"sombong banget sih lo!" kata andi , dibelakangnya ada pasukan hitamnya dengan big bossnya Alm Bokap caca ,
"udah atuh andi , gue ga mau jin jin ini bertarung lagi!" kata gue
"belakang lu san dah pada kumpul" kata soni , gue lihat kebelakang pasukan jin putih gue muncul semua
Quote:
"mbah macan kan saya tidak panggil?" kata gue
"selagi dek sandi sedang ada masalah diwilayah daerah ini , kami segera datang" kata mbah macan
"ya sudah deh mbah makasih" kata gue
\~\~\~\~\~
"san ga usah banyak , cukup teman gaib gue" kata soni
"yang cewe itu?" kata gue
"iya " kata soni ,
lalu muncul tuh jin cewe milik son dengan baju merah yang ada dikosan di jakarta disamping soni , jin cewe itu maju beberapa langkah dan diikuti oleh big boss jinnya si andi .
__ADS_1
"lumayan besar tenaga tuh jin hitam yang maju" kata soni
"iya dia tuh punya alm bokap caca son, dia yang kuat" kata gue
"memang teman jin lu yang kecil itu bisa?" kata gue lagi
"hahaha jangan anggap remeh dia san" kata soni
jin cewe milik soni itu kecil tingginya pun sama dengan gue tapi berbeda jauh dengan big boss jin andi , badannya gede banget 3 kali lebih besar mungkin , dikasih makan apa kali tuh sama si andi bisa seperti itu . lalu big boss jin mengarahkan gumpalan tangannya yang besar pada tuh jin cewe soni dah "buuuuussssssssss" suara angin terdengar walau dengan mereka yang tidak bisa melihat . tangan big boss jin itu ditahan oleh jin cewe soni lalu dengan satu tangan dilemparkan si big boss ke jauh dan hilang .
"beuuseeettt tenaga macam apa itu son temen gaib lu kuat banget kereeenn!!" kata gue
"makanya belajar san , jangan emosi , emosi itu ga akan menyelesaikan masalah yang ada lu bakalan seperti si andi" kata soni
"siap mas soni , gue akan berguru sama lu dah" kata gue senyum ,
"sialan bos jin gue dikemanain woi!" kata andi
"gue buang , kenapa?" kata soni
"sial lu ya , ganggu gue aja !" kata andi
"yang ada lu ganggu kita" kata soni
"gue hajar lo!" kata andi berlari ke arah kami . gue udah siap dengan kuda kuda .
"lu pegang aja tangannya son " kata gue
"yaudah" kata soni
"baanggg jangan berantem!!" kata nia
andi datang , soni menghindar membelakangi andi , dipegang tangan andi oleh soni , gue dimasuki oleh mbah put . gue pukul beberapa kali mukanya sampai lebam dan setengah sadar . lalu. . .
"gue hancurin lo semua , lepasin abang gue!" kata riski , dibelakangnya pasukan jin hitam milik andi seakan mengikutinya
"dah mendingan lu sini" kata soni ,
"pasukan lu ga bakalan bisa lewatin dia" kata soni menunjuk jin miliknya
"sombong banget sih lo," kata riski , memang sih bicara soni agak sombong tapi dia memang hebat
"hahaha ga apa apa sombong juga yang penting ga emosi" kata soni , duh gue agak malu ,
kemudian riski mengarahkan semua pasukan hitamnya ke jin milik soni tapi tidak ada yang mampu mengenainya , ga lama riski seperti ketakutan dan berusaha lari ,
"sono tangkep san , biar si andi gue yang urus , dia udah ga bisa apa apa" kata soni , gue kemudian lari mengejar riski , menangkapnya dan membawanya mendekatin si andi yang sekarang tersungkur ketanah
tanpa diduga teman teman genk gue lewat sana dan semua menghampiri gue , mereka sih membawa pasangan masing masing
"ada apa ini? eh ada soni dan sela" kata ivan
"panjang ceritanya van , dah ini gue lagi kumpulin 2 saudara gila" kata gue , si riski dan andi duduk dijalan dikelilingi kami
"mereka saudara san?" kata ivan
"iya" kata gue
"gila keluarga hitam semua" kata ivan
............................................
__ADS_1
"maen kroyokan lo!" kata andi
"bukanya lu yang pertama maen kroyokan? pake pasukan jin lo!" kata gue ,
"...." andi diam aja
"dah gini aja , lu kenapa pelet nia dan semua teman cewenya?" kata gue ke riski
"gue sayang sama dia! puas!" kata riski
"sayang ga harus seperti itu ki , apa lagi pake ilmu hitam buat perdayain cewe , banci banget" kata gue
"riski gue tuh ga sayang sama lo!!" kata nia tiba tiba disamping gue
"tapi nia ,,,," kata riski
"apa sih! , dah pokoknya gue gamau! apapun yang terjadi sampai kapanpun!" kata nia
"gue sebagai abangnya juga sampai kiamat ga akan restuin hubungan kalian inget" kata gue ke riski
"....." riski diam menunduk , ga tau malu atau apa ,
"dah jadi lu maunya dari gue apa sih andi?" kata gue ke andi
"gue mau lu mati , gue belum puas sampe lu mati!" kata andi
"segitunya lu ga suka sama gue andi? gue salah apa sama lo!" kata gue
"hahaha jangan pura pura ****! , caca mati gara gara lo!" kata andi , gue emosi mau menendang andi tapi ditahan soni
"lu jangan nendang dia pake isian , mati dia" kata soni
"tahan dulu , keluarin mbah lu dari badan" kata soni lagi , lalu gue keluarkan mbah put
"caca meninggal gara gara kenal lo ****! , asal ga ada lo semua ga akan kaya gini bangs*t!!!!!!!!!!!!!!!" kata gue
"sabar san sabar" kata soni , gue menahan emosi , napas gue ngos ngosan abis teriak + emosi
"sorry son , gue ga kaya lu bisa nahan emosi , lu hebat" kata gue
"maaf ya andi , gue harus keluarkan ilmu hitam lu" kata soni
"kalau lu keluarin ilmu hitam gue , MACAN ADEK LO ITU BAKALAN MATI!" kata andi
gue teringat,,, Nyai RO!!!
"LO KEMANAIN TEMEN gue BANGS*T!" kata gue memegang kerah andi.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1