Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 15


__ADS_3

"URUS TUH ," caca ngomong ke pengawalnya dan menunjuk si siska , terlihat pengawalnya melihat siska yang akan berenang dipantai


"ehhhh kamu mau apain diaa????" kata gue kaget


kemudian 2 dayang caca menuju tempat siska yang sedang bermain air , posisi siska memang agak jauh dari teman temannya . 2 dayangnya lagi ada didepan gue seperti menghalangi . tiba tiba 2 dayang caca menghilang ketika mendekati siska , ga lama ada ombak besar yang mengarah ke siska , siska tergulung ombak siluman itu . terdengar suara "Tooolloonnnnngggg" ., teman teman siska panik ketika itu berusaha menyelamatkan siska tapi posisinya sudah agak jauh .


"ca hentikan!! , dia ga salah apa apa!!!" kata gue agak emosi


"hahahahah" caca ketawa ,


"CACA!!!" suara gue meninggi . dia diam aja


"ya serah!!! . MBAH PUT!!" gue teriak , datang mbah put , "urus tuh 2 dayang yang disini , jangan sampe halangin saya!" kata gue sambil berlari . terjadi keributan mbah put dan 2 dayang caca yang ada didepan gue . gue berlari menuju pantai .


"MBAH KUT MBAH SUT DATANG!!' kata gue teriak


"ya dek sandi ," mereka datang disebelah kanan dan kiri gue yang sedang berlari


"mbah sut urus dayang yang menganggu siska!!!" kata gue


"mbah kut dengan saya membantu siska !!!" kata gue lagi sambil berlari


"CEPAT!" gue teriak sendiri , mungkin dikira orang gila , sangat cepat mereka berdua langsung menuju tempat siska tenggelam


gue masih berlari menuju tempat siska tenggelam . para dayang caca mencoba menenggelamkan siska . gue berenang menuju siska , ga terlalu dalam mungkin hanya 2 meter , mbah sut melawan para dayang caca . mbah kut membantu gue menarik siska . gue angkat siska yang ketika itu masih sadar "makasih sandi tadi ada yang narik gue" ucap siska pelan "dah lu diem aja" kata gue . ketika gue gendong sampai bibir pantai dia pingsan. gue panggil pengurus pantai dan dilakukan pertolongan pertama bagi yang tengelam . begonya mereka tadi tidak ada ketika siska tenggelam . gaji buta kali . gue lihat ivan dan cewenya disamping gue , gue duduk disebelah siska dan petugas pantai


"wei san ada apa? , eh ini kan siska ?" kata ivan


"iya tadi dia tenggelam " kata gue


"eh san caca nangis tuh" kata cewe ivan


"biarin aja" kata gue singkat . gue lihat kebelakang dia lagi duduk ditemani cewe boni . boni samperin gue


"san ke caca gih" kata boni


"ga" kata gue


"kenapa sih?" kata boni


"nanti gue ceritain" kata gue . gue lihat siska sudah sadar . siska lihat gue dan tiba tiba peluk gue "gue takut san" kata dia pelan seraya menangis .

__ADS_1


"dah ga apa apa ," gue usap usap punggungnya .


"untung ada lu , kalau ga gue udah mati tadi san" tangisnya makin terisak


"dah dah " gue agak dorong badannya .


"dah ya sis , gue mau ke cewe gue lagi" gue usap air matanya


"iya san , nomor gue masih yang lama . gue mohon nanti lu hubungin gue" kata siska


"iya" jawab gue .


gue berdiri .gue lihat caca masih duduk ditemani cewe boni . tangan cewe boni mengisyaratkan gue suruh kesana , gue jalan ditemani boni


"perang dunia ke 3 nih kayanya" kata boni


"perang dunia lain ke 2 sih iya" kata gue , gue lihat dayang caca sudah pergi . 3 teman gaib gue ada dibelakang gue mengikuti gue jalan .


"santai aja san , jangan emosi inget!" kata boni ngingetin


"ho oh" kata gue


gue samperin caca , dia tertunduk menutup kedua mata dengan tangannya . gue duduk disebelah caca , boni menarik tangan cewenya . gue tinggal berdua sama caca , suara isak tangis tertahan caca masih terdengar . 3 teman gaib gue masih dibelakang gue


"...." caca diam


"jawab" kata gue


"..." caca diam


"emosi kamu tolong kontrol yang , kamu tuh calon istri ku , saling ngerti aja" kata gue


"...." caca masih diam


suasana saat itu gue lagi emosi sama caca tapi kasihan juga . kita berdua terdiam agak lama , dan suara isak tangis caca berhenti . caca berdiri sambil berlari . gue ikutin dari belakang menarik tangannya . tapi dilepaskan olehnya . gue berhenti dan menginsyaratkan cewe boni mengikutinya . boni samperin gue , gue ceritain masalah tadi sama boni . boni hanya mengangguk anggukan kepalanya "heemmm"


"susah juga sih punya cewe yang punya ilmu" kata boni


"makanya ... . .. ,eh mereka kemana ya? " kata gue


"palingan balik ke penginapan" kata boni

__ADS_1


"lah kan agak jauh" kata gue


"udah gue kasih kunci motor gue ke cewe gue , ntar lihat aja ke parkiran , kalau ga ada berarti balik" kata boni


" dan yang penting lu tenang san , lu ga boleh emosi ketika cewe emosi " kata boni ngingetin .


"hemmmm" kata gue


dikejauhan siska ketika itu memperhatian gue , dia senyum gue balas senyum . siska itu ga montok tapi sexi menurut gue , ketika SMP dia kk kelas paling baik dan cantik sama gue , siska juga sifatnya lebih dewasa dan itu yang membuat gue deket siska ketika smp walau sebentar, tapi karena siska pindah rumah (yang dulu ada setannya) jadi dia pun pindah sekolah ketika SMA di daerah tanggerang . gue lihat orang orang seperti berlarian ke jalan . gue dan boni mengikuti . akhirnya gue berlari ketika cewe boni bilang " caca di serempet motor sandi!!!" , entah kenapa gue sedih , gue emosi! . cepat sangat cepat gue lari , gue temukan caca terduduk meringis kesakitan dengan paha sebelah kanan sobek kecil karena ketika itu caca memakai celana pendek sepaha (terkena plat nomor motor) , tangannya pun sebelah kiri lecet . gue samperin caca , gue lihat darahnya ga berhenti mengalir . gue lihat motor yang terjatuh beberapa meter dari caca , gue berlari menuju orang tersebut . emosi memuncak! . tiba tiba tubuh gue serasa dimasuki sesuatu .


"INI BUAT LU ANJ*NG" gue tonjok mukanya , terlihat bibirnya berdarah , terlihat tangannya banyak tato . preman kayanya.


"baaa aaa aa nng mma aaaa ff" jawabnya terbata bata


"banyak bacod lu bangs*d! gue tendang badannya . boni samperin gue , dia pegang tangan gue , berhubung gue sangat emosi gue , boni ga bisa nahan tangan gue ,gue lempar dia ketanah . gue deketin lagi tuh orang


"BANGS*D!!!!!!!!!!!!!!!" gue tonjok mukanya beberapa kali sampai bonyok . warga sekitar memisahkan kita . ketika itu emosi gue menurun .


"sudah sudah" kata salah satu warga


"ANj*NG AWAS LU , KETEMU LAGI gue BUNUH LU SETAN" gue teriak ,


gue langsung mendekati caca . caca hanya diam sambil menunduk


"yang ke rumah sakit hayo jait luka kamu" gue berusaha angkat caca ,


"ga usah" kata caca menghalau tangan gue


"jangan batu ini lagi sakit  yang" kata gue


"SAKIT INI GA SEBERAPA yang DARI PADA AKU LIHAT KAMU PELUKAN SAMA SISKA!" caca teriak , matanya berkaca kaca . gue merasa sangat bersalah


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^

__ADS_1


 


 


__ADS_2