Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 39


__ADS_3

"jangan sedih aja sayang ,........" tiba tiba ada suara caca ditelinga gue


"caa caa kamu dimana?" kata gue melihat sekitar


"lu liat caca san?" kata kiki


"gue denger suara caca bang" kata gue ,


"udah udah , mungkin caca kangen sama lu san , yu makan dulu" kata kiki


tak terasa sampai malam gue dirumah kiki , canda tawa sejenak menghilangkan pikiran galau gue mengingat caca hari itu . gue dan sela pun diantar pulang oleh kiki sampai kosan . sela keluar duluan masuk kosan


"makasih ya bang" kata sela ke kiki


"iya sel makasih juga , kapan kapan main" kata kiki


"iya bang tenang aja" sela senyum dan keluar


"eh san.. " kata kiki


"kenapa bang?" kata gue


"gue boleh ga minta nomor sela?" kata kiki , gue agak kaget


"eh kenapa bang?" kata gue


"ya buat temenan aja sih , lagi pula dia juga indigo san , jarang jarang punya teman kaya dia" kata kiki


"oh ia bang ntar gue kirimin nomornya di sms ya" kata gue


"sipp san , kapan kapan balik lagi ke rumah ya" kata kiki


"siap bang" kata gue


sampai kosan , lagi dan lagi perasaan gue ga enak dan agak panas ketubuh , gue langsung berlari keatas . gue buka pintu kamar ternyata nyai ro sedang diikat oleh tali gaib oleh jin wanita punya soni disana tidak ada cecep dan ivan


"tolong saya bro sandi" ucap nyai ro yang tidak bisa berbuat apa apa


"woi lepasin ga temen gue!" kata gue , jin wanita itu diam saja , gue lalu menuju kamar soni , dikamar soni mbah kut juga sedang diikat oleh tali gaib , dibelakang soni ada macan loreng yang besar ,


"son lu apa apain sih ? temen gue salah apa?" kata gue berusaha menenangkan emosi


"jin jin lu ganggu gue san , males gue" kata soni


"heh mereka ga pernah gangguin lu , lepasin!" kata gue


"kenapa harus gue lepasin? toh mereka hanya jin!" kata soni


"brengs*k lo!" gue layangkan pukulan keras gue ke ranghangnya , dia terjatuh memegang rahangnya kesakitan


"lo harusnya sadar ! mereka juga hidup! , mereka bukan mainan lo! , mereka tuh temen gue!" kata gue , mbah kut terlepas dari tali gaib itu dan langsung menuju kesebelah gue


"hahahaha, baru pertama kali gue dipukul sama orang " kata soni berusaha bangun


"eh kalian ada apa! , sandi kenapa kamu memukul soni!" kata sela membangunkan soni


"sel ini tuh...." kata gue


"cukup sandi! keluar! , lu tuh ya ga bisa tahan emosi!" kata sela


"tapi sel.." kata gue


"KELUAR!" kata sela


gue sangat terpaksa keluar , didepan ada nur dan yuli ,


"ivan cecep kemana?" kata gue


"mereka keluar sama fery" kata nur


"lu kenapa sih san?" kata yuli


"ga apa apa , gue kesel aja sama soni" kata gue


"cerita aja sama kita kita san" kata nur , mereka lalu mengikuti gue kekamar , dikamar nyai ro sudah dilepaskan oleh jin wanita itu . gue menceritakan bahwa soni telah mengikat teman gaib gue ,


"tolong bilangin sama sela ya nur , dia salah paham tentang gue" kata gue


"iya ntar malam" kata nur , pintu kamar gue dibuka keras ,


"ga usah san , gue kecewa sama lu" kata sela


"gue tuh sebenernya memilih lu dari soni , tapi melihat lu kasar gue jadi males san" kata sela


"ya memang salah soni juga tapi lu harusnya kontrol emosi , kan gue udah bilang jangan emosi terus!" kata sela


"dah lah cape gue san bilangin lu ," kata sela , dia lalu berlari keatas kosan , gue mengikutinya


................................


"sel maafin gue" kata gue


"...." sela diam saja memandang langit


"sel gue sayang sama lu" kata gue


"gue ga bisa jawab sekarang san" kata sela , 'jleeb'


"tapi sel kenapa lu begitu perhatian sama gue , gue jadi menganggap lu tuh sayang sama gue" kata gue


"gue perhatian sebagai teman san" kata sela ,


"gue juga sayang sama lu sebagai teman ga lebih" kata sela lagi , 'jleb jleb'

__ADS_1


"....." gue diam aja berdiri memandang langit


"gue mau nanya kelak jodoh gue siapa ya sel?" kata gue


"denger ya sandi" dia menatap gue


"gue tuh indigo tapi ga bisa selalu melihat masa depan apa lagi jodoh seseorang , berhenti menanyakan itu gue males!" kata sela


"tapi kenapa sih lu jadi emosi gini sama gue sel? cuma gara gara soni?" kata gue


"cuma? lu bilang kaya gitu cuma? ah sandi , lu tuh masih harus banyak belajar" kata sela


"dah dah gue mau tidur" kata sela


"ingat jodoh lu itu ga akan kemana san" dia lalu menuruni tangga


gue terdiam duduk dikursi memandang langit malam ,


"ca asal kamu masih ada , aku ga akan seperti ini" kata gue


"aku bakalan jagain kamu lebih dari sebelumnya" kata gue lagi ,


ya setelah kejadian itu sela berubah sifatnya sama gue , dia jadi dekat ke soni . gue sih sebenarnya tidak rela tapi bagaimana lagi? gue masa harus merebut sela dari soni ? berarti gue jadi andi kedua (perusak hubungan) ? , jadi gue lebih baik menghindar dari mereka dan jomblo selama prakerin , tak terasa sudah 2 bulan berjalan . sudah banyak pengalaman manis paitnya prakerin dan pengalaman gue di jakarta , berarti gue tinggal 2 minggu lagi prakerin sementara sela masih 3 minggu lagi karena ditambah oleh pihak sekolahnya itu berarti enak di soni bisa berduaan sama sela .


hari itu hari minggu , dan 2 minggu lagi gue terakhir prakerin di jakarta , berhubungan males balik ke daerah , gue dan teman teman tiduran dikosan seharian berhubung panas juga diluar . pintu kamar gue dibuka kencang oleh soni


"san san bangun ada yang dateng" kata soni


"siapa?" kata gue


"ilmu hitam ini , keatas kosan yu" kata soni , kami semua keatas kosan , disana juga ada sela nur yuli feri


"andi dateng" kata sela


"mana ga ada?" kata gue


"tuh san!" kata soni , dia menunjuk mobil yang biasa dipakai siska , dibelakang mobil itu ada jin pengikutnya tapi tidak banyak,


"masih aja tuh orang pake ilmu item" kata gue


"inget san tahan emosi!" kata sela


"iya sel" kata gue


andi turun dari mobil dan teriak ke atas kosan


"woi Anj*ng turun lo!" kata andi


"ada apa bos!" kata gue


"turun lu sial!" kata andi


"gue turun dulu ya" kata gue ke temen temen gue disana ,


"ga usah" kata gue


"tenang aja san gue bakaln bantu lu" kata soni ,


kami berdua turun , mbah kut dan nyai ro masuk ke tubuh gue untuk jaga jaga , gue turun baru depan pintu kosan andi langsung melayangkan tinjunya ke muka gue , gue memang tidak merasa sakit tapi gue terjatuh .


"heh bangs*d lu udah ent*d si siska ya hah?" kata andi \, mendengar itu gue langsung bangun


"jaga bicara lo di , gue ga pernah sentuh siska!" kata gue


"anj*ng mana mau ngaku! , maling perawan lo sialan!' kata andi


"sumpah di gue ga melakukan apa apa dengan siska " kata gue


"terus siapa bangs*d selain lo!" kata andi


"ya mantannya lah , lu tanyain lah sama dia , nuduh gue terus kaya gue apa aja!" kata gue


"mendingan lu tanyain ke mantannya aja andi" kata soni


"diam lu jing , siapa lo? pembantunya si **** ini?" kata andi nunjuk gue


"gue tuh temennya di , gue ga mau dia di apa apain sama lo" kata soni , mendengar itu gue agak tersentuh


"gue bunuh lo!" kata andi , dia mengarahkan pasukan jinnya ke soni tapi tak ada yang mampu mengenai soni , di bantu oleh jin wanitanya yang sangat kuat


"pake ilmu apa lo! sialan semua ga kena!" kata andi


"ilmu gue jelas lebih tinggi dari lo di , dah mendingan pergi dari pada gue cabut ilmu lo!" kata soni ,


"haha bagus lo punya temen ilmu tinggi! , awas lo ketemu gue di daerah ******!" kata andi menunjuk nunjuk gue , kemudian pergi .


....................................................................................................


"makasih nih son , gue selama ini salah menilai lo maafin gue" kata gue


"sip bro sandi , gue juga minta maaf udah mancing mancing emosi lu , sebenernya gue cuma iri denger cerita lu dari sela , gue mau kaya lo san sebenernya , petualangan lu manteb!" kata soni , kemudian kami bersamalam


"hehe makasih nih , dan sori buat .." gue menunjuk rahangnya


"hahah iya bro san ga apa apa , buat gue pukulan lu itu pukulan pertama buat gue haha" kata soni


ya singkatnya setelah itu gue berbagi ilmu dengan soni , ilmu dari tanah jawa itu lebih kuat ternyata dari ilmu yang selama ini gue pegang , dan dia memberikan tips tips untuk terus mencari guru karena diatas langit masih ada langit , setinggi tingginya ilmu seseorang akan ada yang lebih tinggi juga jadi tidak boleh sombong dalam mempunyai ilmu. ya soni juga ternyata ga rese rese banget sih kalau sudah dekat , sela juga jadi senang melihat kami akur . dia kembali seperti dulu ceria sama gue.dan dalam 2 minggu terakhir gue prakerin kami selalu bertiga . sampailah hari sabtu dimana gue harus mengahiri prakerin di jakarta dan kembali ke daerah gue , sudah 2 bulan juga gue ga balik balik ke daerah gue , kangen sama orang tua dan teman teman sekolah . karena kerja anak banten ini bagus maka bos besar memberikan kami gaji ya lumayan banget buat kasih orang tua dan jajan sehari hari .


"kalian bertiga kerjanya bagus , saya sangat senang " kata bos


"makasih ya selama 3 bulan ini membantu perkerjaan karyawan sini" kata bos


"iya pak sama sama" kata kami

__ADS_1


"kalau kalian sudah lulus nanti kalian bisa menaruh lamaran ditempat kerja ini ya kalau berminat " kata bos


"baik pak" kata kami lagi ,


setelah bersalaman pamit dengan karyawan disana kami semua anak prakerin ditraktir nonton oleh pak bos disalah satu bioskop diderah jakarta pusat , katanya sih perpisahan dengan anak anak banten hehe , kalau ga salah nonton batman, sela berada ditengah tengah gue dikanan , soni dikiri . setelah menonton kami semua diturunkan dikota tua untuk sekedar bermain dimalam terakhir untuk bersama sama . kita berpisah dulu gue soni sela ketukang baso sementara yang lain kepasar malamnya .


"gue seneng deh malam ini juga sedih" kata sela menatap gue dan soni yang ada didepannya


"iya sel gue juga" kata soni


"udah ga usah sedih haha" kata gue


"lu inget sama kita kita san , jangan sombong ya" kata sela


"iya sel tenang aja" kata gue


"oh ya san gue mau kasih tau " kata sela


"maaf kita ga kasih tau lu sebelumnya , kalau gue sama soni udah pacaran" kata sela , gue agak kaget , dikira masih temenan


"oh iya ga apa apa hehe" kata gue , dalam hati mah sakit


"maaf juga nih gue ga kasih tau san , gue mau lu tetep jadi temen gue san , teman kita" kata soni


"iya son ga apa apa , mungkin kalian akan berjodoh nanti" kata gue senyum


"eh berarti gue ga berhak pakai cincin dengan nama ini" kata gue membuka cincin perak dari sela dijari gue , "SELA" nama dicincin itu , sela kemudian dengan cepat mengambil cincin itu dan memakaikannya kembali ke jari manis gue


"ga sandi , ini tetep dipakai untuk kenang kenangan , jodoh ga tau siapa kedepannya , mungkin aja gue jodoh sama lu , mungkin juga engga" kata sela senyum ke gue


"iya sel makasih ya , gue seneng banget malem ini kalian temenin gue , ga akan gue lupain seumur hidup gue" kata gue


ya memang malam itu sangat berarti buat kami semua malam dimana anak banten akan kembali ke asalnya , kami semua bercanda canda sampai pulang jam 1 tidak ada angkot terpaksa nyewa taxi mahal patungan hahahaha , sampai pagi kami anak dari banten diantar semua oleh teman teman ke stasiun , kami duduk dikursi panjang lalu gue berdiri .


"terima kasih ya teman teman buat waktunya selama 3 bulan ini susah senang bersama kita lalui bersama, kontak jangan sampai hilang ya nanti kita bertemu lagi!" kata gue


"siap bro sandi!" mereka teriak bersama sama


"hahaha , oh ya untuk sela dan soni , kalau kalian menikah undang undang ya" kata gue


"siap bro sandi" kata soni tersenyum


"nanti kapan kapan kesukabumi ya , nanti gue kenalin sama mamah gue kalau lu teman prakerin paling bermakna buat gue" kata sela senyum


"siap sel , ditunggu kabarnya " kata gue


"kalau lu sel habis lulus mau kemana?" kata gue ke sela


"heemm kayanya lamar disini lagi ya , enak sih kerjaannya san" kata sela


"kalau lu son?" kata gue ke soni


"gue kuliah dulu kayanya san di jakarta" kata soni


"nur kemana ?" kata gue ke nur


"heeemm kuliah di jakarta san" kata nur


"yuli? " kata gue


"kerja bareng sela hehe" kata yuli


"feri?" kata gue


"kuliah san tapi ga tau kemana , nanti dikabarin ko" kata feri


"siap nanti kita semua kumpul lagi , ingat jangan ada yang lupa sama temen" kata gue


"nur yuli feri cecep ivan sela soni berdiri semua" kata gue yang lagi didepan mereka


"kumpulin tangan kalian!" kata gue


satu .. dua ... tiga ....!!!


 


 


"SAHABAT!!!!"


 


Quote:


Sahabat itu penting dalam hidup gue , mereka akan selalu hadir dihati gue yang terdalam . buat gue saat gue prakerin sangat berarti bisa bertemu dengan orang orang yang berbeda sifat dan pengalaman yang sangat luar biasa , gue banyak belajar dari sifat dewasa sela , sifat bawelnya soni , dan teman teman lainnya . maaf gue percepat bagian prakerin karena ya ada beberapa bagian yang tidak mendapatkan ijin dari tokoh diatas , jadi untuk selanjutnya gue akan menceritakan petualangan gue ketika kembali ke sekolah.


Quote:


oh ya gue sebenarnya mempunyai adik cewe sekarang dia kuliah di salah satu universitas di Jakarta,dia tuh tempat curhatnya caca dulu , umurnya sih beda 2 tahun sama gue . oh ya dia juga tidak dijinkan bokap gue melihat hal gaib katanya takut kenapa kenapa , tapi selalu diikutin oleh salah satu temen gaib gue secara bergantian. cowonya juga banyak tiap malem minggu beda beda cowonya yang ngapelin tapi gue selalu bilang harus jaga diri ,selain malem minggu tidak boleh keluar malam dan lewat dari jam 9 malam tuh dia ga boleh masuk rumah dan gue sendiri yang kunci , sebut saja nama adik gue nia . badannya sebelas duabelas sama caca semok haha , mukanya jangan ditanya , cantik kaya nyokap gue hehe


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


 


 

__ADS_1


__ADS_2