Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 63


__ADS_3

"tuh kan sayang , papah juga belain kamu , kamu bakalan jadi calon menantunya" kata sela berbicara pelan disebelah gue , gue cuma senyum , jujur aja gue sangat gugup entah kenapa


"kamu ga kenapa kenapa sayang?" kata sela memegangi tangan gue


"ga apa apa sel , aku cuma . . . . . . takut kamu malu punya pacar kaya aku orang kampung" kata gue , gue melihat sela lalu kembali menunduk


"kamu jangan ngomong gitu sayang , aku tuh sayang sama kamu tulus dari hati aku , aku ga mandang kamu dari mana ko sayang . tolong san kamu katanya cowo kuat , masa digituin aja udah kalah" kata sela menaiki kepala gue sehingga gue melihat sela , sela tersenyum sama gue


"iya sel maaf" kata gue pelan ,


"aku cuma takut aja , aku takut kehilangan kamu oleh mereka semua" kata gue melihat ke arah cowo cowo itu ,


"ga sayang, aku janji sama kamu bakalan terus sama kamu" kata sela , mendengar itu hati gue agak tenang


"hehe makasih ya sayang" kata gue ke sela


sesudah acara potong kue , waktunya acara makan makan , berhubungan sela adalah tuan rumah jadi dia tidak selalu dekat gue , dia keliling menemui teman temannya yang lain entah itu cewe maupun cowo . dia cuma bilang gini sebelum keliling "yang aku mau ngobrol sama teman teman dulu ya , nanti aku sama kamu lagi ko . kamu jangan kwatir ya sayang , mereka juga sudah tau sekarang aku punya kamu" kata sela , gue cuma menganggukan kepala tanda setuju .


"san hayo makan , laper nih" kata ivan menepuk pundak gue


"eh iya iya van" kata gue agak terkejut , karena gue sedang memperhatikan sela yang lagi bersama teman temannya itu , sungguh cantik sela saat itu


"san gue ga pede disini" kata ivan , memang sih dia dari tadi diam aja


"udah santai aja dah ,yang penting kita kan diundang disini bukan cuma mereka , lu lihat kan tadi gue dibelain?" kata gue


"iya san tapi ya gitu gue malu beneran , ga pernah gue semalu ini" kata ivan melihat sekitar


"udah udah lah , pengalaman ke acara orang 'kaya' van" kata gue


"iya iya ,jujur dah enak banget jadi lu san , calon udah punya orang kaya pula" kata ivan


"kita ga tau jodoh kita kedepan kan? berdoa aja" kata gue


"sip moga dah jodoh lu sela" kata ivan


"thanks bro" kata gue


kemudian kami mengantri mengambil makanan (ya seperti acara pernikahan gitu , prasmanan) ivan didepan gue , lalu dibelakang gue ada tuh cowo cowo yang menyoraki gue ketika tadi pemberian kue , gue sih cuek aja lalu gue mengambil nasi , dan lauk pauknya . ketika mengambil makanan yang ada kuahnya tangan gue disenggol dari belakang dan air makanan itu kena baju gue


"upppss ga sengaja sorry" kata cowo dibelakang gue , dibelakangnya cowo itu pada tertawa . gue sumpah kesal banget , gue lihatin aja tuh orang


"kenapa liatin gue?" kata cowo itu


"urusan sama gue apa bos?" kata gue


"kan gue bilang ga sengaja , ga 'Sengaja' , tuli kali lu ya" kata cowo itu , sumpah mau gue tonjok tuh mukanya


"dah dah san , dia kan ga sengaja " kata ivan mendorong badan gue , gue terus lihatin tuh cowo bangke . kami menuju tempat yang cukup sepi , lalu duduk dikursi


"van , kalau ini bukan acara sela udah gue abisin tuh orang" kata gue


"jangan san , dia tuh orang kaya , nanti dia lapor polisi kalau ditonjok lo gimana? lo sendiri yang rugi, mendingan diem aja" kata ivan


"gue ga bisa diam kalau harga diri gue di injek" kata gue


"dah makan dulu aja , nanti aja urusin mereka" kata ivan


"iya dah" kata gue


kemudian kami makan . saat gue makan , gue didatengin tuh oleh sekumpulan teman teman cewe sela dan juga ada cowonya beserta sela . dia agak lari kearah gue melihat baju gue yang agak kotor terkena air santan .


"yang baju kamu kenapa kotor?" kata sela


"tadi aku numpahin kuah sayur yang , udah ga apa apa" kata gue berbohong


"yang bener? bukan di apa apain kan?" kata sela


"iya bukan yang tenang aja" kata gue senyum


"nanti ganti baju aja yang , aku udah beli baju buat kamu dikamar aku" kata sela


"iya nanti aja yang gampang " kata gue


"kamu udah makan?" kata gue lagi


"belum yang , suapin" kata sela

__ADS_1


"nih aaaaaaaaaaa" kata gue menyuapi sela


"manja lu sel sama boking lu haha" kata salah satu teman cowonya


"biarin dah yang penting sama sandi" kata sela


lalu kami mengobrol santai disana , pemikiran gue salah . ga semua orang 'kaya' itu sombong , salah satunya teman teman akrab sela ini , baik cowo dan cewenya berbeda dari yang tadi .


sela selalu didekat gue , ivan juga terlihat mengobrol dengan teman teman sela , "udah aman" pikir gue saat itu .


"yang yang ke panggung yu , kamu maen gitar" kata sela menarik narik tangan gue


"malu yang aku , jelek maen gitarnya , lagi pula ini kotor" kata gue menunjukan bekas kuah makanan itu


"bentar" kata sela , sela mengambil hpnya dari saku .


"mpo bawain baju yang kemarin aku beli dikamar ya cepetan" kata sela kemudian menutup teleponnya itu


"hayo mau alesan apa lagi" kata sela senyum , gue balas senyumnya


ga lama baju datang dibawa pembantu sela , gue ganti baju menuju ke samping rumah sela , sela terlihat mengikuti gue


"yang ngapain ngikutin?" kata gue


"ga apa apa mau lihat aja" kata sela


"jangan ah" kata gue tapi gue tidak berenti berjalan


"udah ga apa apa kan udah lihat haha walau gitu sih" kata sela , gue teringat malam di puncak ketika itu


"bisa aja kamu , tapi kan . . . "belum sempat ngomong gue diteriaki oleh ivan


"cepetan san " kata ivan


"iya iya" kata gue lari kecil ke arah samping rumah sela


"kamu mau ngomong apa yang?" kata sela mengikuti gue , sela itu sering olahraga jadi ga gampang cape walau lari lari kaya gini emoticon-Stick Out Tongue


"engga yang ga jadi" kata gue


"iya yang nih " kata gue memberikan baju baru itu lalu membuka baju yang kotor ,


"aaaww" kata sela senyum mengoda melihat gue telanjang dada


"apa sih yang " kata gue


sesudah itu kami berdua naik ke panggung kecil , gue setel gitar dipandu oleh seorang teknisinya disana . setelah siap


"yang lagu apa?" kata gue


"YOU" kata sela


"haah? apa?" kata gue agak kaget


"you' sayang , inget ya inget?" kata sela senyum


"iya lah , lagu calon istri aku ini" kata gue , gue jadi teringat lagu ini


"cie inget terus sama caca" kata sela , gue senyum ke sela


"berarti lagu aku juga dong yang , kan aku calon istri kamu juga" kata sela


"bisa jadi yang" kata gue senyum


"oke teman teman saya akan menyanyikan sebuah lagu yang khusus untuk sandi , 'YOU' " kata sela dipengeras suara


....................................................................................


setelah selesai acara semua teman teman sela satu persatu pulang , ivan sedang mengobrol dengan beberapa teman teman barunya dikursi panjang didekat rumah sela , gue ? gue duduk dikursi ayunan dengan sela , gue mengeluarkan kado ulang tahun untuk sela


"ini apa sayang?" kata sela


"buka aja atuh" kata gue


"ntar aja deh diatas bukanya" kata sela , kamar sela di lantai 2


"tapi yang ini hadiah jangan dilihat dari harganya ya" kata gue ke sela , tatapan gue serius

__ADS_1


"iya yang tenang aja , apapun hadiahnya yang penting dari kamu tuh aku udah seneng" kata sela


"makasih ya sayang udah terima aku , makasih juga untuk semuanya , aku seneng banget" kata sela lagi


"adanya aku yang terimakasih yang" kata gue kemudian gue kecup kening sela


"i love you sandi" kata sela


"love you to" kata gue senyum ke sela


ga lama pembantu sela menghampiri gue dan sela .


"non sela dipanggil papah" kata mpo pembantu


"iya mpo aku ke sana , yang kamu disini aja ya dulu" kata sela , gue hanya mengangguk


jadilah gue sendirian di kursi ayun itu , gue memandang langit yang bertabur bintang "maafin gue ya elsa " kata gue berbicara sendiri sambil melamun, lalu ivan mengampiri gue


"woi san kedepan yo bentar" kata ivan


"iya tunggu" kata gue kemudian turun dari kursi ayunan itu ke arah ivan


"mana sela san?" kata ivan


"dia dipanggil bokapnya" kata gue


"lu mau ngapain ke depan?" kata gue


"mau lihat si serly (temen sela) , dia pulang sama cowo apa sendirian haha" kata ivan


"yaudah yo" kata gue


lalu ivan dan gue kedepan rumah sela lewat samping rumah sela (tidak masuk rumah dulu) , gue lihat cowo cowo teman sela yang tadi menyoraki gue itu ada didepan mobil mereka masing masing . total ada 6 orang . gue cuek melewati mereka bersama ivan tapi salah satu dari mereka menghadang gue (yang menyenggol tangan gue sehingga kuah makanan itu kena baju gue)


"sandi kan , gue roy?" kata cowo itu


"ya kenapa?" kata gue tak merespon salaman cowo itu


"sombong banget" kata roy


"...." gue diam aja


"kenapa orang kampung kayak lo bisa dapetin sela? lu pelet ya?" kata roy


"enak aja lu kalau ngomong , kalau ngomong itu dipikirin dulu!" kata gue agak sewot


"biasa aja bro ngomongnya" kata roy


"lah lu yang biasa aja " kata gue


"udah lah bro ga usah ganggu kami" kata ivan berusaha memisahkan gue


"orang ini tuh udah rusak acara tau ga!" kata roy ke ivan


"kami di undang ko , emangnya kami salah apa?" kata ivan


"lu udah kotorin tempat ini dengan bau keringat lo berdua!" roy , kemudian dibalas tawaan oleh teman temannya .kesabaran gue sudah habis . lalu dengan cepat tangan gue mengarah ke kerah baju si roy , gue pengangin dan mengarahkan mukanya dekat dengan gue


"manusia itu bisa sakit , entah dia salah makan atau dia SALAH NGOMONG" kata gue lalu gue mendorongnya .


salah satu temannya mendekati roy yang hampir terjatuh . dia pakai kacamata dan agak culun ,


"percuma lu bakalan kalah kalau melawan dia roy" kata cowo berkacamata itu


"sandi , lu kalau mau berantem ga usah bawa pasukan , itu belakang lu penuh pasukan jin putih semua , ditambah dari pertama lu dateng gue lihat ada ular dan macan yang ngikutin lu , ini jakarta bro jangan maen ilmu disini" kata cowo berkacamata itu


ivan memandang gue terheran , "lu bawa pasukan elsa?" kata ivan


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :) dan channel youtube gue : supermansistem


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^

__ADS_1


__ADS_2