
"saya tidak akan membiarkan nia menjadi korban, pejamkanlah matamu sandi , saya akan masuk kedalam tubuhmu" kata aki buyut
"baik aki" gue lalu memejamkan mata , gue merasakan dinginnya badan gue sangat dingin
"bukalah matamu dan berjalanlah kearah pintu itu" kata aki dalam hati gue
"baik aki" kata gue berjalan ke arah pintu , entah kekuatan apa, pintu itu tampak terdobrak dengan sendirinya
"beuh kekuatanya lebih lebih dari jin gue san" kata soni dan sela mengikuti , gue masih sangat sadar ketika itu walau dirasuki oleh aki tapi tidak bisa berbicara pada soni
ketika masuk nia ada dilantai 2 , kalung yang dipakai nia ada ditangan andi
"haha mau nipu kita pake kalung seperti ini?" kata andi kemudian membuang kalung itu kebawah
"sialan kalung turun temurun gue!" kata soni lalu mengambil kalung itu , entah mengapa hati gue tidak ada rasa marah atau apapun , yang ada dihati gue cuma mau menyelamatkan nia
"lepasin nia andi" kata gue pelan
"hah?" kata andi
"lepaskan nia!" kata gue sedikit teriak
"haha ga akan " kata riski disebelahnya ,
"lu punya aki buyut? gue juga punya!" kata andi
"tenangkan pikiran lu di , kita harusnya tidak seperti ini" kata gue
"ahaha terserah gue! , gue pokoknya mau lu mati! kata andi
"gue ga akan mati sekarang di , gue mohon gue akan pakai kekerasan kalau lu lepasin nia" kata gue
"COBA AJA KALAU LU BISA!" kata andi
lalu riski mencoba mencium pipi nia , tangan gue bergerak sendiri mengarah ke nia , kemudian nia yang tadi diam saja jadi tersadar
"mau apa lo!! lepasin gue riski!! " kemudian nia berontak ,
"ga akan!" kata riski , tangan nia diikat oleh tali
"lu apain matra gue!" kata andi
"ilmu lu ga ada apa apanya di" kata gue
__ADS_1
"liat aja nanti!" kata andi
.........
"tenang , sekarang jalan keatas" kata aki buyut
"lalu bagaimana lagi ki?" kata gue
"kita akan menyelamatkan nia" kata aki
gue berjalan lewat tangga yang ada didekat gue , dari arah atas jin jin hitam milik andi berusaha menyentuh gue tapi tidak bisa semua terhalang oleh cahaya putih didepan gue, sampai atas mereka lari kearah belakang . tapi gue tetap berjalan perlahan , dibelakang gue ada sela dan soni serta pasukan jin putih gue.
"mbah put kejar mereka lalu kembali lagi beritahu kami , mbah kut dan sut pastikan nia tidak ada apa apa" suara aki buyut dalam hati gue .
"baik" kata mereka lalu menghilang
"keren lu san , dimasukin oleh leluhur lu , lu jadi sangat tenang" kata soni , gue masih berjalan biasa
"aki , mereka ada dilapangan belakang" kata mbah put ,
kami lalu jalan kerah belakang ada tangga juga disana , turun dan melewati pintu belakang rumah andi . saat kearah belakang gue teringat caca yang saat itu meninggal disini gara gara andi! , andi berada ditengah lapangan , riski dibelakangnya sambil memegang tangan nia , gue lihat ada pisau ditangan riski
"kalau lu berani dekat , dia bakalan mati" kata riski mengarahkan pisau ke nia
"lu gila ki, kalau lu sayang dengan nia ga akan seperti ini" kata gue
"sandi itu kaka kandung nia!" kata soni
"dia ga akan mau punya adik seperti lu" kata soni lagi
"ya makanya , dari pada dia ga restuin hubungan gue , mendingan nia mati!" kata riski .
"sabar woi! , kita bisa ngomong baik baik" kata soni ,
"ini kita udah ngomong baik baik kan , lu semua pergi dan tinggalin nia disni" kata riski
"jadi gimana? mau nia mati atau lu semua pergi? kata andi
"tenang san , jangan gegabah , dia pegang pisau" kata soni , gue belum bisa ngomong ke soni
Quote:
"ada yang akan datang san kamu harus siap" kata aki buyut didalam hati gue
__ADS_1
"siapa ki?" kata gue
"SAN , gue merasa ga enak" kata soni
"ada yang akan datang san , hitam , sangat hitam sangat kuat" kata soni
ga lama turun dari langit berupa gumpalan hitam dengan api jatuh disebelah andi "buuussssssshhhhh" suara jatuh , aki buyut yang ada dibadan gue keluar ada disamping gue , gue terjatuh lemas
"lu ga kenapa kenapa san? , ada apa?" kata sela
"aki keluar dari badan gue" kata gue
"aki siapa?" kata sela , sela memang tidak bisa melihat mereka
"nanti gue ceritain" kata gue.
kemudian dari samping andi yang tadi muncul berubah aki aki yang mirip dengan aki buyut gue , aki buyut gue memakai pakaian berwarna putih dengan tongkat putih juga sangat cerah , sementara aki hitam itu memakai baju serba hitam memakai tongkat berwarna hitam diatasnya ada api sangat gelap . mereka bertatapan , hitam dan putih
.
.
.
"Lama tidak bertemu saudara kembarku" kata aki buyut gue
"HAHA SUDAH KAH CUKUP KUAT DIRIMU WAHAI KEMBARANKU!" kata tuh aki hitam
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1