Petualangan Anak Banten

Petualangan Anak Banten
Part 44


__ADS_3

"HHOOAAAMMMSS" gue menguap pagi itu gue lihat si nia masih tidur .


"woii bangunn udah siang" kata gue menendang nendang bokongnya


"heeeemmmm" kata nia


"bangun ih , mandi duluan sana" kata gue


"bentar lagi bangg" kata nia


"yaudah gue duluan" kata gue beranjak bangun


"ihh bang lu tuh kalau mandi lama , dah nia duluan aja" kata nia kemudian bangun.


gue lihat mbah put didekat lemari bersama nyai ro


"halloo selamat pagi para teman gaibku" kata gue


"selamat pagi juga bro sandi" kata mbah put dan nyai ro


"nyai hari ini ikutin nia ya , mbah put nanti tunggu didekat kendaraan saya , kalau ada orang yang mencurigakan langsung beritahu saya" kata gue


"baik bro sandi" kata mereka berdua


......................................


gue bonceng nia kesekolah seperti biasa , pagi itu perasaan gue ga enak entah mengapa . digerbang sekolah gue ada tuh kumpul anak anak kelas 1 melihat kearah kami berdua . sumpah gue ga seneng tuh dilihatin seperti itu


"mereka kenapa sih?" kata gue memakirkan motor


"ya gitu bang " kata nia


"gitu gimana?" kata gue


"ya suka kali sama nia" kata nia


"makanya jangan suka PHPin orang, ah lu ya" kata gue


"maaf bang , gue kan masih labil" kata nia


"ya ya dah , gue jagain lu sampe udah bener otak lu" kata gue ,gue suruh mbah put dimotor gue untuk jaga jaga , kemudian kami jalan seperti orang pacaran , gue anter dia kekelasnya lalu gue kekelas gue.


sampai depan kelas tuh temen temen gue perwakilan kelas 3 berbeda jurusan pada ngumpul semua didepan kelas , mungkin ada 20 orang saat itu termasuk genk kelas gue.


"weii ada apa nih pada dimari semua?" kata gue bersalaman pada mereka , kemudian duduk ditengah tengah mereka


"ini san, kita semua sepakat lu sekarang yang pegang sekolah ini" kata boni


"eh apaan? ga ah gue gamau pegang pegang kaya jawara aja" kata gue


"yah lu , serius nih soalnya angkatan kita yang pegangannya kuat ya lu doang" kata boni


"ga , gue gamau bon , kalau wakil ga apa apa dah" kata gue duduk


"yaudah dah , van lu yang pegang , tenang ada si sandi dibelakang lu kalau mau dibacok haaha" kata boni mereka tertawa


"enak lu ya , gue mati duluan" kata ivan


"dah tenang aja van ada gue, lagi pula kan lu yang paling berani hehe" kata gue


"berani sih berani san , tapi mati ntar ga lucu" kata ivan , kami tertawa lagi


"eh terus gini nih , kata ivan ada anak kelas 1 yang ngelunjak?" kata temen gue yang berbeda jurusan namanya adit


"iya dit , ada mantannya adik gue" kata gue


"siapa namanya?" kata adit


"dah ga usah dit , biar gue aja yang urus" kata gue


"kemungkinan dia juga ga yang kempesin ban motor lu?" kata adit


"ya ga tau dit" kata gue .


eh ga lama mbah put datang disebelah gue


Quote:


"bro sandi ada yang tambal ban kendaraan bro sandi?" kata mbah put


"aduh ko tambal ban mbah?" kata gue


"iya dia melakukan apa yang dilakukan tukang tambal ban kemarin" kata mbah put


"ya saya kesana , mbah kesana lagi cepat!" kata gue


\~\~\~\~\~\~


"kenapa lu san ko diam?" kata adit


"macannya si sandi dateng" kata cecep


"woi semua hayo ke parkiran motor gue lagi ditambel ban , eh di kempesin" kata gue lari . semua tuh 20 orangan temen lari kearah parkiran , tempatnya memang kurang ramai karena agak kepojok , gue suruh menyebar dan mengepung tuh parkiran . gue kaget ternyata anak kelas 1 yang tadi nongkrong digerbang kumpul didekat motor gue ,


"ANJ*NG NGAPAIN LO SEMUA !" kata gue berlari kearah mereka dengan anak kelas 3 . mereka semua panik dan berhubungan itu tempatnya sudah terkepung oleh kami mereka diam ditempat . disana juga ada si riski


"JONGKOK LO SEMUA!" kata gue , mereka semuapun jongkok depan gue , kalau ga salah ada 10 anak kelas 1


"sabar san" kata cecep


"gue CUKUP SABAR SAMA LO SEMUA J*NG!" kata gue


"gue SALAH APA HAH!" kata gue lagi , napas gue terengah engah . EMOSI BERAT! (kalau agan disini diposisi gue gimana?), ivan mengambil alih , boni agak mendorong gue kebelakang


"gue gamau mereka mati san" kata boni .


"pasukan jin lu dateng semua san" kata cecep , gue melihat kearah belakang pasukan jin keluarga caca kumpul semua


Quote:


"ada apa dek sandi?" kata mbah macan


"ga apa apa bah saya cuma emosi" kata gue

__ADS_1


"saya akan menunggu" kata mbah macan


\~\~\~\~\~


"denger ya , lu pada masih kelas 1 udah ngelunjak sama si sandi kelas 3 . sandi tuh yang megang sekolah ini tau ga!" kata ivan


"kalau lu pada masih mau betah disini , sekali lagi lu lakuin ini pada salah satu murid disekolah ini abis kalian" kata ivan


"kita anak kelas 3 cuma mau ada perdamaian diantara semua jurusan dan semua angkatan inget!" kata ivan lagi kemudian jongkok didepan si riski


"dan gue tau lu otak dari semua ini" kata ivan lalu meninju mukanya sampai dia tersungkur , gue lihat si riski dibantu oleh genderuwonya yang masuk kebadan dia , gue juga tau dia ga bakalan sakit . kemudian . .


Quote:


"mbah macan hancurkan tuh jin jelek di orang itu!" kata gue menunjuk riski


"baik dek sandi" kata mbah macan


mbah macan dengan beberapa pasukannya maju dan menyerang jin genderuwo itu , jin itu dihancurkan oleh pasukan keluarga caca dan hilang .


"van , tonjok lagi!" kata gue


"tadi dia pake jin , udah gue mampusin jinnya!" kata gue lagi . kemudian setelah ditinju kedua kali oleh ivan , luka memar akibat tinjuannya ivan pun ada


"nah gitu bagus" kata gue sangat senang , dia melihat gue dengan tatapan sinis


"lo kalau ga suka sama gue bilang disini ****!!" gue berusaha menendang dia tapi ditahan oleh teman teman gue


"dah dah , kalau lu yang nendang mati dia" kata adit


"sabar weeii" kata ivan


"yaudah itu dulu ya pertemuan kita , lu pada anak kelas 1 jangan ngikutin ini orang ,SESAT!" kata ivan memegang kerah baju riski , mengangkatnya kemudian dijatuhkan kembali


"yo cabut" kata ivan . dan kebetulan "triiiiiinnnnnnnnnnggggg" bel masuk jam pelajaran pertama berbunyi .untung belom kempes itu ban motor gue


kita semua balik kekelas masing masing , anak kelas 1 melihat kita yang jalan bersama sama depan kelas mereka tertunduk semua . bukan kita gila hormat tapi kita gamau dilunjak!!! . sampai depan kelas nia , nia yang ada didalam kelas keluar lalu memanggil gue


"bangg sandii!" kata nia , gue berhenti


"ada apa nia?" kata gue


"abis berantem ya!" kata nia


"ya sama mantan rese lo! , mau kempesin ban gue lagi!" kata gue


"gitu banget sih si riski" kata nia


"ya makanya kalau lu mau pacaran bilang dulu sama gue!" kata gue


"iya bang maaf , maaf banget nia jadi ga enak" kata nia


"ya udah gue balik kekelas dulu" kata gue


"ya bang , lu keren bang" kata nia meluk gue


"ih nia ini disekolah" kata gue melepaskan pelukannya


sejak saat itu tidak ada kejadian ban kempes lagi buat motor gue , dan anak anak kelas 1 yang suka nongrong pun sudah tidak terlihat lagi . syukur dah mereka sadar pikir gue . sudah hari jumat malam , gue pulang agak malam karena ngerjain tugas dirumah boni bersama teman teman . gue pulang masuk kamar tiduran dan cek inbox gue ada dari sela


"sandi besok siang aku kesana ya naik kereta dengan soni" sms dari sela , gue seneng banget baca sms itu


"siap, bawa aja baju buat ganti ya" gue sms sela , ga lama dibales


"hehe iya , siapin juga sajen makanan ya haha" sela sms gue ,


"iya tenang aja soal itu" gue bales sms sela


baru buka baju dan celana tinggal ****** ini si nia main masuk aja kemar gue tanpa dosa , gue saat itu membelakangi pintu


"bang bang gue mau ijin" kata nia duduk dikasur


"hah ini gue lagi ga pake baju gila ya" kata gue kaget , walau udah tau satu sama lain


"udah sih ga apa apa , kita kan saudara" kata nia , gue ambil sarung


"ada apa lagi?" kata gue


"besok nia mau keulang tahun temen nia bang , jalannya sama elsa" kata nia


"jam berapa?" kata gue


"jam 6 sore sampe 10 malem" kata nia


"jam 9 ingett yaaa" kata gue


"ihh bang jam 10 aja bang please" kata nia


"jam 10 ini pintu nanti kekunci sendiri loh" kata gue , gue lihat nia manyun


"jangan gitu sih mukanya jelek tau" kata gue


"abisnya ga diijinin aja bang" kata nia


"ya nia , gue berarti sayang dan perhatian sama lu kalau gue ga ijinin takut adik gue kenapa kenapa , kalau nia kenapa kenapa kan gue juga yang sedih" kata gue , pertama kali itu gue bilang kaya gitu dulu haha , nia lihat gue senyum


"makasih ya bang dah sayang dan perhatian sama nia , iya deh jam 9 ya nia pulang" kata nia


"nah gitu , baru gue seneng kalau ade gue tuh nurut" kata gue cubit pipinya


"hehe sakitttt banggg" kata nia


"dah ah gue makan dulu" kata gue keluar kamar dengan sarung diikuti nia


sampailah hari sabtu , gue dapet sms si sela dan soni sudah dikereta dan sampai jam 3 sore . gue anter nia dulu sampai rumah lalu gue ke stasiun . dari kejauhan gue melihat soni dan sela bingung melihat sekitar , gue telepon tuh sela .


"heii ini gue digerbang stasiun lohh , ini tangan gue keatas" kata gue melambaikan tangan , mereka pun melihat gue dan samperin gue


"gimana nih perjalanannya son sel?" kata gue


"huhhh panas banget san" kata soni


"haha namanya juga kereta ekonomi son" kata gue

__ADS_1


"yuu kerumah lu san" kata sela , kita pun naik motor bertiga , sela ditengah tengah


sampai rumah, gue kenalin soni dan sela ada nyokap dan nia sementara bokap gue belum pulang , gue bilang sama nyokap mereka mau menginap , nyokap gue senang dan suruh gue segera lapor pak rt dan rw dengan soni. setelah lapor gue balik lagi kerumah . sela lagi ngobrol dengan nia.


"adik lu cantik sandi" kata sela sedang menyisir rambut nia


"haha iya lah" kata gue


"san pasukan jin lu kuat kuat semua" kata soni


"iya gitu son?" kata gue


"iya san beneran dah , banyak banget kan tadi diperkarangan" kata soni


"makasih hehe , pemberian almarhun itu son" kata gue


"ohh gitu , bisa ya pindah tangan? kan biasanya mereka mengikuti keluarga keturunannya?" kata soni


"ceritanya panjang son haha" kata gue


"eh malam ini gue ajak keliling daerah gue ya , nanti lu berdua pake motor bokap gue , gue sendiri" kata gue


"ga sama nia gitu?" kata sela


"nia mau ke acara ulang tahun" kata gue


"hati hati ya nia ," kata sela


"kenapa sel? , gue serem kalau lu ngomong hati hati" kata gue


"haha ga apa apa san , cuma perasaan" kata sela , gue agak bingung


"makan dulu yu anak anak semua , kedapur" kata nyokap gue , kami semua pun makan . setelah itu mengobrol sampai sore diperkarangan belakang . nia mandi dan bersiap dibantu sisiran oleh sela , gue yang dari belakang menghampiri mereka , soni mandi


"teh sela seneng kalau teteh lama disini" kata nia


"aku ga bisa lama nia , nanti kalau ada waktu aku balik lagi hehe" kata sela


"nih bang , teh sela baik banget , nia seneng kalau punya saudara cewe" kata nia


"tuh abangnya aja dijadiin cewe" kata sela


"beuhh" kata gue , mereka tertawa , ga lama pintu rumah gue diketuk dan dibuka .


"misi ......" kata elsa masuk


"eh sa , masuk sini" kata gue


"sandi..." kata sela melihat elsa


"kenapa?" kata gue , sela kemudian melihat gue


"auranya ko kaya gue kenal ya itu temen lu" kata sela


"ada apa? dia kenapa sel?" kata gue bingung ,


"ga deh ga cuma kebetulan aja kayanya" kata sel


"nia udah siap?" kata elsa menyalami gue dan sela


"udah nih bentar lagi sa , duduk dulu" kata nia , dia kemudian jalan kearah kamar


"sa , jam 9 ya udah pulang" kata gue senyum


"iya ka siap ehhe" kata elsa


"pacar ka sandi yaa?" kata elsa lagi


"ehh bukann" kata gue menatap sela


"teman dari jakarta ini , dia juga bareng cowonya ko" kata gue


"ohh dikiraa ka " kata elsa senyum


"hayuu sa" kata nia , mereka kemudian pergi


...........................


"kita kemana san?" kata sela


"dah ikut aja keliling daerah gue , adem disni ga kaya jakarta haha" kata gue


"sukabumi juga adem lah haha" kata sela


singkatnya bokap gue pulang , kami meminjam motor dan makan disalah satu tempat makan favorit gue ,soni dan sela memakai motor bokap gue, gue sendiri karena jomblo, kita ngobrol sampai jam setengah 9 . gue ga merasa jadi obat nyamuk untuk mereka karena mereka sangat sangat mengerti tidak ada yang namanya ngobrol berdua , semua obrolan kita selalu bertiga . gue pulang lewat tempat nongkrong bagi muda mudi didaerah gue . gue kaget melihat NIA sedang ngobrol bercanda diantara cowo cowo kelas 1 yang kemarin kemarin dikepung anak kelas 3 serta ada si riski juga , memang sih ada elsa dan banyak teman cewenya tapi kenapa harus sama mereka lagi ditambah nia tuh sebelahnya si riski! . gue berhentikan motor ga jauh dari sana , sela dan soni kaget


"ada apa san?" kata soni


"itu adik gue sama musuh gue !!" kata gue menunjuk nia


"sabar san mungkin diantara mereka ada yang ulang tahun ?' kata sela , gue udah naik darah


"nia harusnya sadar" kata gue


"ada kekuatan hitam diantara mereka san" kata soni


"ini bocah cari gara gara aja!!!" kata gue turun dari motor tapi di tahan soni


"gue aja yang kesana" kata soni .... gue berpikir nyai ro kemana yang jagain nia ya


\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)


untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem


Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)


Terima kasih ^^


 


 

__ADS_1


__ADS_2