Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina

Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina
Nasib Malang Anggeline Episode 40


__ADS_3

Tapi sayang, bukan jawaban yang di dapat, justru bentakan dan desakan untuk segera menyerahkan uang yang di dengar nya.


"Sudah diam!. Jangan bertanya lagi, aku sudah muak melihat wajah mu!. Cepat, berikan uangmu, kalau tidak aku pukul wajah mu yang jelek itu!" Lagi lagi dia menghina wanita bawahannya dulu, dengan kata kata kotor dan menyudutkan.


"Maaf!. Saat ini, aku sedang tidak membawa uang". Jawab nya datar.


"Kalau begitu, serah kan kartu ATM mu!, dan sebutkan berapa sandinya".


"Maaf! Aku tidak bisa, Permisi." Jawab wanita itu tegas dan meninggalkan Anggeline begitu saja.


"Sial.. Benar benar sial. Dasar wanita sombong, kau pikir, kau siapa?, Aku Anggeline wanita yang paling cantik di kota Y ini. Aku yakin di kota Y ini, akan ada laki laki yang tertarik pada ku." Gumam nya memuji diri sendiri, walaupun bercampur rasa kesal.


Stress dan terdapat gangguan jiwa, itulah kata yang sangat pantas yang di semat kan pada Anggeline saat ini. Tapi, apa kah benar benar begitu.? Dan apakah Anggeline telah menjadi gila, akibat telah di acuhkan oleh Vino, atau akibat telah di campakkan oleh suami baru nya itu. Semua masih belum jelas.


****


Siapa gadis cantik yang di tabrak oleh Anggeline?. Kenapa dia mengenalinya?. Oh ternyata, wanita itu adalah bekas bawahannya, ketik dirinya dulu sedang berkerja di perusahaan Prataxsa Group, dulu.


Bunga. Itulah nama gadis tersebut. Dia dulunya adalah bawahan Anggeline, tapi karena kejujurannya, dia di pecat, dan di usir, dari tempat dia bekerja. Selama beberapa hari ini, dia sedang berusaha untuk mencari pekerjaan. Tapi, tak satupun perusahaan yang enggan menerimanya. Di malam itu, kebetulan dia sedang senggang dan jenuh berada di dalam rumah terus menerus, maka dia memutuskan untuk keluar dari ruang kontrakannya, untuk sekedar menikmati keindahan suasana malam di kota Y ini.


Saat dia sedang berjalan sendirian, saat itulah tanpa di sengaja, dia di tabrak oleh seorang wanita yang amat sangat di kenalnya, dan wanita itu tak lain adalah Anggeline.


*****


"Boss lihat!, ada wanita cantik yang sedang berjalan sendirian di sana. Walaupun pakaiannya sedikit kotor, tapi wajah nya sangat menawan Boss."


"Apakah Boss mau?. Kalau mau, aku akan menangkapnya, dan menyerahkan pada tuan."


"Jangan gila kamu!. Apakah kau tidak tahu, bahwa wanita itu adalah seorang gembel, kotor, bau busuk, dan gila lagi!".


"Apakah perempuan seperti itu yang ingin kau berikan padaku!? Dasar bodoh!"

__ADS_1


"Tapi Boss, wanita itu sebenarnya tidak benar benar gila, cuma pakaiannya saja yang sedikit kotor. Meski rambut nya terlihat kotor, dan acak acakan, tapi ia tetap terlihat cantik.


"Mungkin dia tadi barusan sedang bertengkar dengan pasangan nya, sehingga dia lari dan berjalan sendirian di jalanan seperti ini." Bela anak buah boss tersebut tetap ngotot.


"Kalau begitu boleh juga. Sekarang kau, kau, dan kau, cepat pergi. Dan tangkap wanita itu, dan masukkan ke dalam mobil.". "Cepaatt...!"


"Siap Boss!" Jawab mereka serentak.


"***"


Hay, Nona..." Sendirian aja ni, nggak takut apa, jalan sendirian?, mana jalan sepi lagi. Kalau, Nona tidak punya teman, lebih baik ikut bersama kami. Kami jamin, Nona akan merasa puas." Ucap salah seorang berandalan, yang tadi mendapatkan perintah dari bos nya.


"Apa, ikut dengan kalian?"


"Cuiihhh, nggak sudi'!. Jangan macam macam kalian ya!" Jawab Anggeline dengan tegas sambil meludahi wajah di antara para berandalan tersebut.


Mendapat perlakuan seperti itu dari Anggeline, para berandalan itu pun seketika tidak mau kalah, dengan berutalnya mereka langsung menampar wajah Anggeline dengan sangat keras.


"Kurang ajar!.. Berani nya kau, dasar perempuan murahan!" Maki salah seorang berandalan yang terkena Saliva nya Anggeline, ketika dia meludahinya, lalu tanpa di duga....


Aaaaa...!


Tangan berandalan itu dengan tangkas menampar pipi Anggeline, hingga membuat Anggeline teriak kesakitan. Dan terhuyung ke belakang, dan hampir jatuh. Kemudian salah seorang dari mereka berkata:


"Tangkap tikus kecil ini, dan kita jadikan sate, kemudian kita serahkan pada boss, setelah itu kita akan bersenang senang dengan nya."


Anggeline yang mendengar perkataan itu, seketika mundur dan mencoba lari. Tapi, ketika berandalan itu segera mengepung nya dari segala sisi. Merasa terkepung dan tidak bisa berkutik lagi, Anggeline pun mengeluarkan kata kata sakti, yang di maksud kannya untuk menakuti ke tiga berandalan itu, mengajukan pertanyaan kepada calon mangsanya.


"Memangnya kau siapa gadis kecil?. Kau itu hanya gembel, sudah syukur kalau kami masih mau dengan mu. Jangan coba coba untuk melakukan perlawanan, kalau tak mau kami sakiti." Ancamnya tidak main main, lalu memegang tangan kanan dan kiri Anggeline, hingga membuat nya marah, dan berteriak lantang.


"Lepaskan aku brengsek!. Jangan sentuh aku.! Aku jijik dengan kalian!" Makinya lantang.

__ADS_1


"Berisik!. Dasar perempuan ******!


"Plak! plak!


"Aaaahhhkh!


"Kurang ajar, berani nya cuma sama perempuan!" Pekik Anggeline kuat kuat, sambil berusaha menendang salah satu di antara mereka.


"Ternyata kau liar juga gadis manis, nanti setelah kau berada di bawahku, baru kau akan tahu, bagaimana indahnya indahnya dunia ini."


Ucap salah seorang berandalan, yang baru saja di tendang ************ nya oleh Anggeline, tapi tidak mengenainya.


Kemudian orang tersebut, tiba tiba diam, sambil meletakkan jari telunjuk di atas alisnya, seperti sedang berpikir, dan memandang tubuh Anggeline penuh nafsu, lalu berkata:


"Cepat seret dia! Aku tak sabar lagi untuk memberikan pelajaran exstra padanya."


"Lepaskan...! Ku bilang lepaskan! kalau tidak aku akan teriak! Ucap Anggeline mengancam.


Kalau mau teriak, ya teriak saja, tak kan ada yang mau mendengar mu. Lagi pula tempat ini sangat jauh dari pemukiman penduduk." Jawab berandalan itu penuh nafsu, sambil mencoba meremas bukit kembar Anggeline. Tapi tiba tiba....


Bukk... bukk.. bukk.!"


Plak.. plak.. plak..!"


Bruk.. bruk..!"


Uhhhgkh..!"


Kekacauan yang di sebabkan oleh berandalan itu, untuk sejenak berhenti, karena tubuh mereka saat ini, sedang berguling guling di tanah. Setelah beberapa detik, salah seorang dari mereka, mencoba duduk dan memberanikan diri bertanya.


"Siapa kalian!?" kenapa kalian mengganggu ku!?" Tak tahukah kalian siapa kami!?"

__ADS_1


"Berisik!" Jawab sebuah suara tegas, dan dingin tatapan mata yang mematikan. Ketiga berandalan yang tadi di hajar oleh orang orang itu tercekat diam. Di depan nya saat ini ada 7 orang laki laki yang bertubuh kekar, sedang berdiri menatap mereka. Dengan aura yang menyeramkan, serta tatapan mata yang mematikan.


Entah kapan datangnya ke 7 orang laki laki yang berbadan kekar tersebut. Tiba tiba saja mereka muncul, dan langsung menghajar ketiga berandalan yang sedang mengganggu Anggeline di jalan, hingga membuat mereka tersungkur dan terjatuh ke tanah.


__ADS_2