Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina

Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina
Pengawal Sewahan Yang Tidak Berguna Episode - 66


__ADS_3

Serentak seluruh motor yang di tunggangi mesinnya hidup, kemudian dengan suara mesin yang meraung-raung, mereka melajukan motornya menuju ke arah Vian. Vino yang melihat kejadian itu, memberi kode kepada anak buahnya, untuk mencegah tindakan dari para kesatria tersebut


Segera setelah mendapatkan perintah itu, Beberapa anak buah Vino, yang di komandani oleh Roni, segera bergerak dan mengatasi mereka semua.


Suara teriakan berbenturan dengan raungan motor yang memekakkan telinga di lokasi tersebut, dan.


"Buk! Buk! Des! Plak! Buk!"


"Pyaaaarr!" Bruuuuk! brukk.!"


"Uuuugghh!"


"Aaahhhh...! Aaaaaarrgh..!"


"Baaaammmm! baaaammmm!"


Terlihat beberapa kesatria telah terkapar di tanah, setelah mendapatkan pukulan, tamparan dan tendangan dari anak buah Roni, yang bergerak dengan kecepatan tinggi.


Mereka memang benar-benar orang yang terlatih, dan mempunyai keahlian yang sangat mumpuni. Tidak sampai 3 menit, orang yang memakai seragam kesatria itu, yang sedang melajukan motornya, telah terkapar tidak berdaya di tanah, sementara motor yang mereka kendarai tadi, terpelanting kemana- mana, dengan mesin yang masih hidup.


Para kesatria yang tadi terjatuh, berusaha untuk bangkit kembali, dan menaiki motor mereka, tetapi hal itu, tidak di biarkan begitu saja oleh anak buah Roni.


Dengan sigap mereka menghalangi usaha para kesatria tersebut, yang sekarang telah berdiri. Semua telah menyadari, bahwa tidak mungkin lagi mereka menaiki motor tersebut, maka para kesatria tersebut memutuskan untuk memilih bertempur dengan menggunakan katana yang telah mereka bawa sejak tadi.


Windsor, Deon, Roni, Farhan, yang melihat kejadian itu tidak mau tinggal diam tubuh mereka tiba-tiba bergerak sangat cepat, dan detik itu juga, kelimanya tersebut telah berada di depan kesatria tersebut.

__ADS_1


Kesatria yang masih berada di atas motor menjadi geram, setelah melihat ketujuh kawannya sekarang tidak berdaya, dan di kepung oleh orang-orangnya Vino


Dengan geram mereka melajukan motornya, menuju ke arah temannya yang sedang terkepung itu.


Anak buah Roni yang menyadari ada bahaya yang sedang menuju ke arah mereka, otomatis menepi dan menghindar agar tidak tertabrak oleh motor yang sedang melaju kencang


Kini semua kesatria yang di sewa oleh Govin, telah berada di tengah-tengah kepungan orang-orangnya Vino, sikap mereka tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun. Dengan amat tenang, seluruhnya mengeluarkan berupa bola berukuran kecil seperti kelereng, dan serentak melemparkannya ke tanah


Seketika itu juga, bola kecil yang di lemparkan oleh mereka tiba-tiba saja meledak, dan menciptakan asap yang sangat tebal, sehingga menutupi para kesatria itu.


Jurus asap itu dilakukan, apabila mereka merasa terdesak, atau kesulitan ketika menghadapi lawan yang lebih kuat dari mereka.


Mereka berharap, dengan media asap yang telah mereka buat tadi, akan melindungi mereka dari serangan apapun, dan nyawa mereka bisa terselamatkan


Dari tangan Vino, seperti melesat sesuatu, yang tidak di ketahui itu apa, tapi yang jelas Vino melemparkan sesuatu itu dengan perhitungan tinggi


Beberapa detik kemudian, benda yang di lemparkan oleh Vino langsung meledak di tengah-tengah kepulan asap tersebut, dan hasilnya sungguh sangat mencengangkan, seluruh asap yang menutupi mereka hilang saat itu juga.


Tapi sayangnya, belasan kesatria yang berjumlah 19 orang itu, sekarang sudah tidak ada lagi di situ, begitu juga dengan seluruh motor yang mereka kendarai tadi.


Kejadian itu, tentu saja membuat yang lainnya menjadi terkejut, kecuali Vino, Deon, Windsor, Roni, Show Young, dan Farhan. Karena mereka jelas mengetahui teknik seperti itu. Yah pada dasarnya adalah sebuah ilmu tipuan yang telah di terapkan oleh para kesatria tersebut, sudah sangat kuno, dan jarang lagi digunakan oleh para kesatria moderen


Menyadari mereka semua sudah tidak ada disitu, Vino mengedarkan pandangannya ke belakang anak buah Roni, dan benar saja perhitungan nya ke 19 Kesatria tersebut sedang bersiap-siap untuk meninggalkan tempat itu, guna untuk menyelamatkan diri.


Tapi Vino, tidak ingin melepaskan buruannya, maka dengan sigap dia memerintahkan kepada Deon, Farhan, Show Young, Roni untuk mencegah mereka agar tidak melarikan diri.

__ADS_1


Sementara itu, Govin yang dari tadi terus menyaksikan rentetan peristiwa yang terjadi, hatinya sedikit menciut, dia tidak menyangka, bahwa kedatangan nya kemari tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan


Anak buah yang di sewa dari Vian, Sekarang hanya berdiri diam, tidak berani berbuat apa-apa, karena di lokasi tersebut, ada bos besar mereka, yang berdiri gusar, sambil menatap mereka dengan tatapan maut.


Sementara anak buah yang di sewa dari gangster Naga Api, saat ini sedang. terkepung, walaupun mereka memegang senjata, tapi mereka tidak berani bergerak, di karenakan aura intimidasi yang keluar dari orang-orangnya Vino


"Kalian jangan diam saja, cepat habisi mereka!" Teriak Govin suda mulai putus asa. Tapi seruannya itu tidak mendapat respon sama sekali dari anak buahnya, para pengawal bayaran yang tersisa, hanya berdiri diam, di bawah ancaman yang sangat mengerikan.


Begitu juga dengan para pengawal pribadi Govin, mereka tidak menggubris perintahnya, malah dengan sengaja, 7 di antara mereka, membuang pistol yang ada di balik bajunya itu, lalu berlari menjauh dari bosnya tersebut.


Ke 6 nya sadar walaupun mereka bersenjata api, tapi mereka tidak akan mampu menghabisi mereka semua dengan senjata itu, rasa takut mati, mengalahkan semuanya


Baru pertama kali inilah mereka merasa sangat takut, biasanya mereka sangat mendominasi keadaan, tapi sekarang, malah mereka yang merasa terancam, dan tertekan


Walaupun sudah di perintahkan untuk bergerak dan melawan, tapi mereka tetap bungkam, antara mau menuruti Govin, atau menuruti kata hati mereka untuk menyerah


Sementara Govin, yang perintah nya tidak di gubris oleh pengawal bayarannya tersebut, juga pengawal pribadi nya, menjadi sangat marah, kemudian memaki. Namun mereka semual dengan kata-kata yang amat kasar dan juga merendahkan


"Dasar manusia rendah, tidak berguna, bajingan!, percuma saya membayar kalian dengan bayaran yang sangat tinggi, tapi ternyata kalian hanya manusia pengecut dan penakut!." Ucap Govin prustasi.


"Kalau hal ini di ketahui oleh bos kalian nantinya, maka aku benar-benar sangat yakin, kalian akan mendapatkan hukuman yang sangat berat.!" Sambungnya lagi tuk mengingatkan mereka semua. Dengan kesan mengancam.


Tapi apapun yang di katakan oleh Govin, bos yang telah menyewa jasanya tersebut, sama sekali tidak dipedulikan oleh para pengawal itu.


Kejadian itu tentu saja sukses membuat Govin terkejut, dan bahkan tidak percaya, orang yang selama ini terkenal kuat, bengis, dan juga kejam, tapi saat ini, seperti tikus yang terkena perangkap, dan di ancam untuk dibunuh.

__ADS_1


__ADS_2