Posessif Arka

Posessif Arka
episode 13


__ADS_3

Setelah acara sarapan bubur selesai, Arka melajukan motor nya kembali menuju sekolah. Hari ini adalah hari pertama buat Ana berangkat bersama Arka, bagaimana tanggapan fama fanatik Arka nanti? Apa Ana akan terkena bullying setelah ini? Apalagi waktu itu dirinya pernah di wanti-wanti untuk tidak berdekatan dengan Arka, kalau tidak...


Suara riuh pekikan dari kaum perempuan terdengar di seluruh antero sekolah, sebab kedatangan Arka saat ini tidak lah seorang diri melainkan ada seseorang di jok belakang motor nya yaitu Ana


*woaaaahhhh si Ana beruntung banget bisa di bonceng Arka


kecentilan banget si jadi orang


pasti dia ngasih sesuatu sama Arka, makan nya dia mau-mau aja sama si Ana


jadi sebenernya Ana pilih Danil atau Arka?


gila dia embat dua bersaudara sekaligus


rakus banget jadi cewe


dasar sasimo


cewe miskin aja belagu

__ADS_1


cantikan gue ke mana-mana


Arkaaaaaa mau dong jadi yang ke dua


yang ketiga juga mau deh


kenapa ganteng banget si Arkaaa huaaaaa*


teriakan-teriakan itu membuat Ana malu dan juga... takut, Ana terus saja menunduk tidak berani menatap pasang mata di sekeliling nya.


"jangan di dengerin, anggap aja mereka babi hutan,"


"tadi nya emang gamau di dengerin Ar, tapi telinga aku masih sehat jadi kedengaran,"


"buat kamu emang ga penting Ar, tapi ini penting buat aku," ucap nya dalam hati," aku takut," cicit nya


"dengerin aku baik-baik An, kalo ada yang nyakitin kamu... bilang sama aku, biar aku yang akan balas mereka, ngerti?"


Ana mengangguk mengiyakan, tak lama setelah itu kedua teman Arka datang yang tak lain adalah Bayu dan Gavin

__ADS_1


"widiiihhh udah mejeng aja di parkiran, kirain bakal kesiangan kaya biasa," celetuk Bayu


"sekarang kan udah ada pawang, yakali kesiangan terus... pasti malu lah sama ayang," timpal Gavin dengan nada menggoda ketua nya itu


"berisik lo," desis Arka


"birisik li," Bayu meledek ucapan Arka


Tidak ingin meladeni kedua teman nya itu, lebih baik dirinya membawa Ana segera pergi dari area parkiran


"lah lah maen tinggal aja nih ketua, ga sopan sekali ya sama bawahan," ujar Bayu kala melihat Arka pergi begitu saja tanpa pamit


Disisi lain... Danil, lelaki itu melihat jelas antara kedekatan Arka dan Ana, mereka terlihat sangat serasi, apalagi Arka yang bersikap seolah-olah Ana adalah kekasih nya, perlakuan nya yang lemah lembut dan berusaha memberikan kenyamanan terhadap Ana.


Sakit? tentu saja sakit melihat kekasih nya di ambil paksa oleh saudara nya sendiri, semua orang pasti merasakan hal yang sama jika berada di posisi Danil.


Tapi apa daya, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, Arka bukan tandingan nya, terlebih lagi ia tidak ingin menambah rasa benci Arka pada dirinya. Apa dengan merelakan Ana ... Arka tidak akan membenci nya lagi? Pilihan yang sulit, Ana adalah cinta nya sedangkan Arka adalah saudara nya, meskipun Arka tidak pernah menganggap diri nya sebagai saudara


Danil selalu menerima perlakuan buruk yang Arka berikan pada nya, entah itu di lingkungan sekolah atau pun di dalam rumah, sebab Arka tidak pernah kenal tempat.

__ADS_1


"kalo aku lepasin kamu buat Arka... kamu marah ga An?" tanya Danil pada dirinya sendiri dengan suara yang pelan dan tidak ada siapapun yang dapat mendengar nya


"di bandingkan sama aku... Arka lebih baik, aku ga bisa selalu ada buat kamu An... ga kaya Arka yang selalu stay, aku harap kamu ngerti Anata Gladiya Sukma," ujar nya yang masih bermonolog semdiri


__ADS_2