Posessif Arka

Posessif Arka
episode 22


__ADS_3

Arka terus saja mengeluh dengan materi yang Ana berikan," pusing Anaaaaaa," rengek Arka sambil menggoyang-goyang kan lengan Ana," ga ada yang lebih mudah apa?"


"ini udah yang paling mudah Arka," emang dasar nya saja Arka ini pemalas, baru di kasi dua soal saja mengeluh nya sampai membuat kenapa Ana pusing


"mana ada ini mudah An! kamu tau sendiri kan? pacar kamu ini otak nya cetek banget, mana nyampe soal beginian di otak aku," gerutu Arka yang tidak ada habis-habis nya


"ya makan nya belajar pelan-pelan, nanti juga kamu paham," sebisa mungkin Ana harus bersabar dengan sikap manja Arka satu ini, sangat menguras energi ya ternyata


Dengan telaten Ana pelan-pelan menerangkan cara-cara memecahkan soal demi soal untuk Arka, agar cowo itu lebih mudah memahami soal yang di berikan Ana


"gini bukan?" Arka memberikan satu soal jawaban nya pada Ana


"nah! ini kamu bisa Arkaaaaa," sorak bahagian Ana membuat Arka merasa bangga, ya meskipun baru satu soal


"serius ini bener?" Arka merasa tidak percaya jika jawaban nya ini benar, sampai kebahagian nya itu membuat Ana refleks memeluk Arka, dengan senang hati Arka pun membalas pelukan Ana


"mmm maaf Ar, aku refleks peluk kamu," Ana yang tersadar atas kelakuan nya itu pun merasa tidak enak, kenapa tidak bisa di kontrol si!! kan jadi nya malu.


"gapapa An, gue seneng di peluk kaya barusan sama kamu, kalo boleh mah pengen lebih lama," Arka sengaja menggoda Ana, hingga pipi Ana berubah merah padam seperti tomat


"gemes banget si pacar nya Arkaaaaaaa," tangan nya yang mencubit-cubit kedua pipi Ana dengan pelan


"ish Arkaaaa udah dong," Ana cemberut dengan tingkah Arka, bukan itu si sebenarnya Ana sedang salting akibat ulah Arka

__ADS_1


"salting ya An?" masih saja Arka menggodanya


"kamu pulang ah, males," Ana berusaha menahan diri agar tidak teriak, sikap Arka bikin spot jantung huaaaaa toloooonggg


"yaudah lanjutin materi nya lagi, aku ga bakal ganggu kamu," Arka mengalah, ia merasa puas sudah menggoda Ana, rasanya ingin di karungin aja saking gemes nya


"janji ya jangan gitu lagi?" Ana meyakinkan Arka supaya tidak melakukan sesuatu yang membuat hati dan jantung nya merasa tidak aman


"iya Ana ga janji," Arka terkikik geli melihat Ana yang melotot, tawa Arka tidak tertahan kan, saat ini dirinya merasa bahagia


"Arkaaaaaaa," rengek Ana


"iya Ana janji janji janji ga lagi deh,"


"ntar di ulangi lagi,"


~~


Pukul 4 sore Arka sudah tiba di kediaman nya, kening Arka berkerut melihat sepatu seorang cewe? Apa mungkin teman Danil? Masa bodoh lah ga peduli juga


ceklek


"loh, kenapa gelap begini? padahal tadi pagi gorden nya udah di buka deh?" pikir Arka mengingat-ngingat," ini juga lampu pake acara di matiin segala, kurang kerjaan bener! " Arka berjalan menuju jendela untuk membuka nya kembali agar penerangan masuk ke dalam kamar nya. Tidak salah liat kan? Di tempat tidur nya seperti ada seseorang , dengan kasar Arka menyibak selimut nya itu hingga terjatuh ke lantai dan ...

__ADS_1


"Arkaaaaaaaaa," teriak heboh dari seorang cewe yang membuat Arka terlonjak kaget, cewe itu langsung melompat ke arah Arka dan mendekati nya


"Stella?" Arka di buat kaget dengan kedatangan Stella yang tiba-tiba tanpa memberitahu nya terlebih dahulu


"aaaaaaaa kangen Arkaaaaaa," rengek Stella sambil memeluk Arka dengan erat, begitu sebalik nya


"kenapa ga bilang-bilang dateng ke indo? kan aku bisa jemput kamu di bandara?"


"ih kamu mah," Stella memukul dada bidang Arka dengan pelan," ga ngerti apa gimana si? ini itu namanya surprise Arka,"


"utututuuuuu iya Stella ku yang cantiiiikkkk, aku sampe kaget tau,"


"seneng ga Ar?"


"ga usah di tanya lagi itu mah, udah jelas kalo aku seneng banget nget nget nget," Arka bahagia dengan kehadiran Stella, sampai melupakan Ana dengan sepersekian detik saja


"aku juga kangen sama Bayu dan Gavin, kita ketemu yu sama mereka?" ajak Stella


"besok lagi aja ya Stel? kamu istirahat dulu pasti cape kan?" tolak Arka dengan halus dan penuh perhatian, sebab ingin membuat Stella istirahat terlebih dahulu," Kamu tinggal sama aku di sini?"


Stella mengangguk semangat," iya Ar, mamih sama papih aku udah minta izin ko sama papah kamu dan ya.. di bolehin," Stella memberi tahu Arka dengan semangat, akhir nya mereka di persatukan kembali setelah sekian lama berpisah


"bagus dong kalo gitu, yaudah aku bantuin kamu beres-beres,ayo." ajak Arka pada Stella yang menuju kamar tamu

__ADS_1


Mereka sudah bersahabat sejak masih cebong, termasuk Bayu dan Gavin, namun sayang nya Stella harus pergi mengikuti orang tua nya yang pindah tugas di Swiss


Stella itu.. sahabat sekaligus cinta pertama nya, Arka menyukai cewe bernama Stella ini sudah sejak lama, namun ia tidak pernah mengungkapkan perasaan itu pada Stella, meskipun Bayu dan Gavin sudah tau jika Arka menyukai Stella, tapi Arka malah di buat bingung, alasan nya simpel karena tidak ingin merusak persahabatan mereka berempat, tapi... apakah Arka akan berubah pikiran? Sebab Arka tidak ingin kehilangan Stella untuk kedua kali nya, dan mungkin Arka akan menyatakan cinta nya pada Stella. Soal Ana...


__ADS_2