Posessif Arka

Posessif Arka
episode 9


__ADS_3

"stop Ar, aku turun di sini aja," pinta Ana pada Arka


"aku mau ketemu sama ibu kamu, jadi... di mana rumah kamu?"


"kamu ga akan suka sama tempat tinggal aku Ar, nanti kamu gatel-gatel,"


"apaansi! cepetan dimana rumah kamu?"


Arka mengikuti arah jalan yang di tunjukan Ana, " masuk gang sempit ini An?" tanya Arka melihat gang sempit yang hanya bisa di lalui satu motor saja


"iya, kenapa? gasuka ya? tadi kan udah aku bilang gausah ikut,"


"cuma nanya An, bukan nya ga suka, pikiran kamu jelek terus sama aku,"


"e-engga gitu maksud aku Ar, maaf,"


"udahlah lupain,"


"berenti di sini, itu rumah aku yang ber cat hijau tua," Ana memberi tau rumah sederhana nya pada Arka. Ini bukan kontrakan atau kos-kosan, tapi murni rumah milik ibu nya dari hasil menjual rumah mendiang ayah nya, ibu nya sempat berpikir untuk hidup sederhana saja, takut nya tidak bisa menghidupi Ana anak nya, sisa uang dari hasil menjual rumah... sudah habis di pakai kehidupan kedua nya sehari-hari, maka dari itu Ana bertekad untuk bekerja saja supaya bisa menyambung hidup.


"masuk Ar, maaf rumah aku .."


"kamu kenapa si An? gaperlu jelasin apapun ke aku karena aku ga peduli! jangan seakan-akan kamu berpikir kalo aku bakal nge bully kamu karena masalah ini? yang benar saja," Arka sangat merasa tersinggung dengan sikap Ana


"kamu duduk aja, aku ambilin minum dulu,"

__ADS_1


Arka menelisik setiap sudut ruangan yang tidak begitu besar, perabotan yang ada di dalam nya pun terbilang sangat sederhana


"ini minum nya, aku tinggal bentar ya Ar .. mau ngasih ibu makan dulu,"


"aku ikut,"


"jangan Ar,"


"aku kenalan sama ibu kamu emang ga boleh?"


"bukan gituu,"


"udah ah dimana ibu kamu?"


"kamar,"


Arka berusaha sabar untuk tidak sampai mengeluarkan kata-kata kasar, karena Arka sadar diri saat ini sedang berada di rumah orang ,ia tidak ingin membuat keributan," ayo kata nya mau kasi ibu makan,"


"ibu.. Ana bawa makan, Ana suapin ya," dengan telaten Ana menyuapi sang ibu," oh iya bu.. kenalin ini Arka temen sekolah Ana," jelas nya memperkenalkan ibu nya pada Arka


"hallo tante, saya Arka," sapa Arka dengan sopan


" kamu temen Ana?" tanya ibu Ana


"bukan tante, saya pacar nya,"

__ADS_1


Ana melotot tidak main, yang benar saja Arka berkata seperti itu di hadapan ibu nya," engga bu bohong jangan percaya,"


"bener ko tan, saya ga bohong,"


"engga ya, enak aja,"


"emang bener kita pacaran, kamu ga inget?"


"sudah-sudah, nak Arka.. tolong jagain Ana ya, dia ga punya siapa-siapa selain ibu, ibu percayakan Ana sama kamu,"


"Arka pasti jaga Ana tante,"


pikir ibu nya, bukan kah pacar Ana itu Danil yang sering datang kerumah nya? tapi kenapa hari ini bukan Danil yang datang? ia yakin putri nya tidak mungkin semudah itu bergonta-ganti lelaki, pasti ada sesuatu


pintar sekali Arka bersandiwara di depan ibu nya, ini tidak bisa di biarin


"nak Arka, maaf ya kalo Ana sering ngerepotin kamu,"


"gapapa tante, Arka ga merasa keberatan sama sekali," ujar nya dengan sopan," kalo gitu Arka pamit ke depan ya tan,"


"iya nak Arka boleh,"


Arka menunggu Ana di depan ruang tamu, sebab merasa tidak enak jika terlalu lama berada di sana


"Ana.. bukan kah pacar kamu Danil?"

__ADS_1


"pacar Ana memang Danil bu.. jangan percaya sama omongan Arka, dia cuma ngaku-ngaku aja, kalo gitu Ana ke depan ya bu nemenin Arka, ibu gapapa aku tinggal?"


"iya sayang gapapa,"


__ADS_2