Posessif Arka

Posessif Arka
episode 15


__ADS_3

Arka masih setia menunggu Ana siuman, baju Ana pun sudah di ganti dengan seragam baru yang Arka belikan


Jangan berfikir yang aneh-aneh, bukan Arka yang mengganti pakaian Ana tapi petugas UKS


"siapa yang udah berani nyakitin lo An?" tanya Arka pada Ana yang masih setia menutup mata


"gue akan balas mereka!" desis nya dengan aura kemarahan


"cek cctv toilet perempuan Gav," titah Arka pada Gavin yang berada di seberang telepon sana," dan siapa yang udah berani nyakitin Ana, laporin ke gue, se-ce-pat-nya," ujar Arka yang menekan akhir kalimat nya


"oke Ar, nanti gue kabarin kalo udah dapet rekaman cctv nya,"


tut


Baru inget, harus nya Arka mengoleskan minyak angin pada bagian hidung Ana, karena kebanyakan orang akan seger bangun jika sudah di olesi minyak angin


Arka pun mencoba nya.. semoga saja cara ini ampuh, tidak lama setelah itu Ana pun mulai sadarkan diri


"An, mana yang sakit bilang sama aku," tanya Arka dengan raut wajah khawatir


"aw," pekik Ana merasakan sekujur tubuh nya terasa nyeri


"jangan banyak gerak dulu, tiduran aja," titah Arka penuh perhatian," aku beli bubur kamu..makan dulu ya, aku suapain,"


Suap demi suap sudah masuk ke dalam mulut Ana," udah Ar kenyang," tolak Ana yang merasa perut nya sudah kenyang

__ADS_1


"baru juga 5 suap An, masa udah kenyang aja, satu sendok lagi ya?"


"gamau Ar udah kenyaaang," rengek nya


"oke oke, ini minum dulu.. pelan-pelan Ana," sikap Arka yang seperti ini membuat Ana terhanyut dalam kenyamanan, apalagi setiap hari di tempelin terus, bisa-bisa pindah haluan ini hati nya


"makasi Ar,"


"siapa yang udah lakuin ini ke kamu?"


Apakah Ana harus menjawab pertanyaan Arka? " aku ngantuk Ar mau tidur lagi boleh?"


"jangan coba-coba mengalihkan pembicaraan Ana! siapa yang udah lakuin ini ke kamu?" tanya nya lagi dengan kosa kata yang masih sama


"aku kepeleset," elak nya, karena tidak ingin menambah masalah dalam hidup nya


"Ar," panggil Gavin, kedua teman nya mendatangi Arka yang berada di UKS dan memberikan rekaman cctv yang Arka ingin kan," nih ," Gavih menyodorkan hp mikik nya, sebab ia sudah meng copy isi rekaman itu


Kuku Arka memutih, tatapan nya menanjam bak elang sedang melihat mangsa, wajah nya memerah menahan emosi yang ingin meluap-luap


"kenapa kamu ga lawan mereka?" tanya Arka, namun Ana setia menunduk tidak berani menatap Arka yang terlihat sedang tersulut emosi


"kalian jaga Ana, sebentar," titah Arka, lelaki jangkung itu sudah hilang dari pintu UKS, mereka berada di fikiran yang sama yaitu melabrak si pelaku. Arka terkenal tidak pandang bulu, liat saja nanti apa yang akan Arka lakukan


"Gav, Bay," panggil Ana," tahan Arka jangan sampe terjadi sesuatu sama senior itu," pinta nya dengan lirihan

__ADS_1


"aduh An, agak berat permintaan lo, gue ga bisa sorry ya," tolak Bayu


"Gav,"


"gue gabisa An sorry," Gavin menjawab dengan suara dingin nya


~~


"mana selyn?!" teriak Arka mencari keberadaan kakak kelas nya itu, namun tidak ada yang berani menyahuti," gue tanya mana selyn bangsat!!" tanya nya lagi yang sambil menendang meja belajar hingga terbalik


"kenapa Ar nyariin aku?" bersikap seolah-olah tidak terjadi apa pun, Selyn berusaha setenang mungkin


"lo!" tunjuk Arka penuh emosi," ini kan yang lo lakuin ke Ana?" tanya nya sambil menjambak rambut Selyn dengan kuat


"lepasin Ar sakiiitt," Selyn berusaha melepaskan jambakan, namun hasil nya nihil.. kekuatan Arka tidak sebanding dengan nya," bantuin gue dong woy! bukan nya diam aja!!" Selyn melihat teman-teman sekelas nya hanya menonton saja tak berani membantu


"sakit hm?" tanya Arka," lo pikir Ana ga sakit hah di perlakukan kaya gini sama lo!!"


"maaf Ar, aku cuma ga suka liat dia deket-deket sama kamu,"


"lo siapa gue anjing!! Ana wajar-wajar deket sama gue! karena dia cewe gue!! sedangkan lo?! siapa hah?"


"dia udah rebut kamu dari aku Arka,"


"rebut lo bilang? Ana ga merebut apa pun dari siapa pun sialan!! lo cuma sampah yang di tampung di sekolah ini!!" desis nya yang masih dengan emosi ," kalo sampe gue liat lo gangguin Ana lagi... gue akan balas lebih dari yang lo lakuin, paham?!" pertanyaan Arka yang penuh arti," peringatan ini bukan cuma buat sampah ini aja," ucap nya menunjuk ke arah selyn," tapi buat seluruh penghuni sekolah, ngerti!!"

__ADS_1


Setelah berhasil membalas perlakuan yang tidak mengenakan Selyn pada Ana, kini Arka merasa sudah puas


Kedua kaki nya pun kini kembali menuju ruang UKS yang terdapat Ana di dalam nya.


__ADS_2