PURPLE LOVE

PURPLE LOVE
Chapter 13


__ADS_3

Gavin baru saja selesai meeting, dia dan Zio keluar dari ruang rapat menuju kembali ke ruang kerja Gavin.


Ceklek..


“ Gavin..” ucap Clarissa saat melihat Gavin masuk.


“ Rissa..?” Gavin kaget gadis itu ada di dalam ruangannya.


Gadis itu berlari menghampiri Gavin dan memeluk tubuh Gavin namun Gavin langsung melepas pelukan itu.


“ Dari tadi..?” tanya Gavin.


Clarissa mencabik kesal saat Gavin melepas pelukannya, “ Baru sepuluh menitan lah.. kamu selama ini sibuk banget sampai chat dan telepon aku nggak di respon..”


“ Iya, gue sibuk Ris.. ini mau lanjutin kerja lagi.”


“ Ish, padahal aku mau ajak kamu makan di cafe depan.. aku habis pulang dari luar kota langsung ke sini lho.”


“ Zio udah pesenin makanan buat makan siang..”


“ Ayolah temenin aku makan siang..” rengek Clarissa.


“ Lo tunggu Galen sama Devian aja.. mereka mau main ke sini katanya.”


Gavin membalas ucapan Clarissa sambil tetap menatap laptopnya, dia juga sempat mengirimkan chat pada Lea.


Tak lama Galen dan Devian datang, kedua cowok itu mengajak Clarissa untuk makan siang namun Gavin tetap menolak akhirnya gadis itu pasrah mengikuti langkah Galen dan Devian menuju cafe depan kantor.


Gavin mengambil ponselnya lalu mencari nomor ponsel Lea.


“ Halo sayang..” ucap Gavin saat Lea mengangkat teleponnya.


“ Aku mau nyusul kamu tapi kerjaan aku masih belum bisa di tinggal.. aku mau pas kita menikah, honeymoon kita nggak di ganggu sama kerjaan.”

__ADS_1


“ Aku udah mau pulang juga sama Bunda.. iya, ini abis makan siang..” ucap Lea di ujung telepon.


“ Yaudah nanti aku telepon lagi.. dah sayang.”


Gavin meletakkan ponselnya dan kembali fokus dengan pekerjaannya. Dia juga meminta Zio untuk makan siang bersama di ruang kerjanya karena dia malas untuk beranjak keluar.


Di cafe..


“ Gavin kenapa sih..? dia nggak pernah cuekin gue kaya gini tapi sekarang gue semakin sulit menjangkaunya.” keluh Clarissa sambil memakan ayam teriyakinya.


“ Dia kan emang cuek Ris, jangan kan sama lo.. balas chat sama respon telepon kita aja suka-suka dia.” ucap Galen.


Clarissa menghembuskan nafasnya, “ Susah banget tau naklukin hati dia, gue udah lama ngejar dia tapi dia tetap biasa aja..”


“ Dia cuma jinak sama pawangnya aja..” kekeh Devian.


“ Pawang..? siapa..?” tanya Clarissa.


“ Ada pokoknya, nanti Gavin juga cerita sama lo.”


Gavin masuk ke dalam rumah dengan tergesa, dia mencari keberadaan Lea di kamarnya namun Lea tidak ada di sana. Gavin panik karena ponsel Lea tidak bisa di hubungi. Gavin berkeliling rumah mencari keberadaan Lea.


Grep.. Gavin langsung memeluk tubuh Lea setelah melihat Lea sedang duduk di bangku taman belakang.


“ Astaghfirullah..” Pekik Lea saat merasakan pelukan dari belakang.


“ Gavin.. kamu ngagetin aja..” ucap Lea memukul lengan cowok itu.


“ Ponsel kamu kenapa nggak bisa aku hubungin..?”


“ Mati kayanya, aku lupa buat cas.. lepasin ih.”


Gavin menggeleng, dia semakin memeluk tubuh Lea. Wangi bedak bayi yang menenangkan di hidung Gavin.

__ADS_1


“ Kamu bersih-bersih dulu sana, tadi aku udah minta bibi bikinin creamsoup buat kamu.”


“ Uhh, istri idaman.. tau aja kesukaan suaminya.”


“ Aku bukan istri kamu..”


“ Nggak inget? dalam hitungan hari kamu udah jadi milik aku.. jadi nyonya Andres.”


“ Masih beberapa hari kan? kali aja aku berubah pikiran..” ledek Lea.


“ Sayang.. aku beneran nikahin kamu besok kalau kaya gitu.” ucapan Gavin membuat Lea tertawa. Senang rasanya meledek cowok itu.


Maid menghampiri Gavin, dan menginfokan ada Clarissa di ruang tamu.


Gavin mengernyit, buat apa gadis itu datang ke sini bukannya mereka sudah bertemu saat di kantor tadi.


“ Sayang, ikut aku..”


“ Mau kemana..? kata bibi, ada teman kamu yang datang.”


Gavin tidak menjawab, dia terus menggenggam jemari Lea menuju ruang tamu.


Ceklek..


“ Gavi—” ucapan Clarissa terhenti saat melihat Gavin datang dengan Lea.


“ Hai Ris.. ada apa? kita udah ketemu tadi di kantor..” tanya Gavin to the point.


“ Ada yang mau aku omongin.. btw itu siapa Vin?” ucap Clarissa menatap ke arah Lea dan genggaman keduanya.


“ Ini Lea, calon istri gue.. lo mau ngomong apa..?”


“ Apaaa..?! calon istri kamu..?” ucap Clarissa kaget. Apa ini yang di maksud Devian ‘pawang’ nya Gavin.

__ADS_1


Gavin mengangguk, mau saat ini atau nanti Clarissa pasti akan tau jadi Gavin berharap dengan Clarissa tau hubungannya dengan Lea membuat gadis itu berhenti mengejar cintanya.


TBC..!!


__ADS_2