PURPLE LOVE

PURPLE LOVE
Chapter 33


__ADS_3

Ada yang kamu sembunyiin dari aku sayang..?" Suara Gavin membuat Lea meringis. Dia takut untuk menoleh kearah suaminya itu.


" Sayang, jawab aku.. Ada yang kamu sembunyiin dari aku?" Tanyanya lagi.


Lea menolah, dia tersenyum kikuk ke arah Gavin.. " Nggak ada sayang, aku nggak nyembunyiin apapun dari kamu." 


Gavin terdiam namun Lea tau suaminya itu tidak percaya dengan ucapannya. 


" Agusta, apa yang Lea sembunyikan sampai saya tidak boleh tau..?"


" Itu.. Itu, Nona Lea sepulang dari mall pipinya merah seperti habis di tampar Tuan.." Agusta yang takut melihat tatapan Gavin akhirnya berkata jujur.


" Sayang, kamu nggak mau cerita..? Atau aku sendiri yang cari tau..?" 


Lea masih terdiam, dia masih belum berani mengakui. 


" Trisaaa.." Teriak Gavin memanggil asisten istrinya itu.


" Sayang, aku gapapa kok.. Yuk ke atas, aku tadi udah buatin cream soup kesukaan kamu." Ajak Lea mencoba mengalihkan marah Gavin.


Tak lama Trisa pun muncul, Gavin langsung menanyakan apa yang sudah terjadi pada istrinya.


Trisa menceritakan semua pada Gavin, sama seperti Agusta, dia juga tidak berani berbohong pada Tuannya itu.


" Ada yang harus kamu jelasin sayang, ikut aku ke atas sekarang." Ucapan tajam Gavin membuat Lea pasrah mengikuti langkah suaminya itu.


" Duduk sini.." Ucap Gavin sambil menepuk pahanya.


Lea menghampiri lalu duduk di pangkuan Gavin, dia mengalungkan lengannya pada leher suaminya itu.


" Jangan marah sayang, aku beneran gapapa.."


" Coba aku liat.." Gavin melihat pipi putih Lea, rasanya sulit mengendalikan marahnya.


" Aku tidak pernah suka dengan tindakan kekerasan dengan alasan apapun, kamu boleh dengan mudah memaafkan Clarissa tapi jangan pernah meminta aku melakukan hal sama." Ucap Gavin tegas.


" Dia perempuan sama kaya aku sayang, jadi jangan di balas." Pinta Lea.


" Justru karena sesama perempuan, aku tidak bisa maafin dia karena udah nampar kamu."


" Aku ngerti dia begitu karena sayang sama kamu."


" Kalau dia beneran sayang, seharusnya dia sadar bahwa hati nggak bisa di paksa, di tambah aku udah ada kamu."


" Itu bukan sayang tapi obsesi namanya."


Lea mengangguk, " Janji, jangan marah dan balas perbuatan Clarissa.. Please!" 


" Aku dapat hadiah apa kalau nurutin kamu.." Ucap Gavin dengan senyum smirk nya.

__ADS_1


" Seharian di kurung sama kamu..?" Lea mengedipkan sebelah matanya membuat Gavin tertawa.


" Jangan nyesel, omongan kamu nggak bisa di tarik lagi ya.." Lea terkekeh lalu memeluk Gavin, dia akan melakukan apapun agar marah Gavin bisa hilang namun Lea tidak tau, Gavin sudah merencanakan sesuatu untuk membalas Clarissa.


***


Gavin sudah siap berangkat ke kantor, Lea menemani sampai teras rumah dengan Trisa di belakang mereka.


" Aku langsung pulang setelah meeting nanti.."


Lea mengangguk lalu mencium punggung tangan Gavin.


" Hati-hati sayang.." 


" Iya sayang, baik-baik di rumah.. Jangan banyak melakukan aktifitas kecuali aktifitas sama aku."


" Ish, Itu mah kedemenan kamu.."


Gavin terkekeh lalu mencium dan memeluk tubuh Lea sebelum masuk ke dalam mobil.


Arik melajukan mobil keluar dari halaman rumah menuju kantor Adisson. Gavin yang duduk di belakang fokus memeriksa email yang di kirimkan oleh Zio.


" Kosongkan jadwal untuk dua hari ke depan.." Ucap Gavin setelah bertemu dengan Zio.


" Baik bos.. Oiya booking tempat untuk kumpul dengan sahabat bos sudah done, habis rapat bos bisa langsung ke sana." 


" Thank Zio.. Materi meeting sudah siap?"


Gavin mengangguk lalu mulai fokus dengan pekerjaannya sebelum memulai rapat nanti.


" Yup bro.." Ucap Gavin saat mengangkat telepon dari Galen.


" Iya, bentar lagi gue otw ke sana.. Gue baru aja selesai rapat."


Gavin mematikan sambungan telepon lalu merapihkan berkas dan laptopnya ke dalam tas sebelum pergi menghampiri ketiga sahabatnya.


Tring.. 


Mylove


Sayang, Bunda tadi telepon minta aku main ke sana..


Chat yang masuk dari Lea membuat Gavin tersenyum. Dia pun menekan nomor istrinya itu dan melakukan panggilan video call.


" Iya sayang.." Ucapan dari Lea saat panggilan di jawab.


Gavin dapat melihat istrinya itu sudah rapi dengan dress warna maroon yang kontras dengan kulitnya yang putih.


" Gimana aku udah cantik..?" Ucap Lea sambil mengedipkan matanya.

__ADS_1


Gavin terkekeh, " Kamu selalu cantik sayang, apa aku nggak usah pergi aja biar kamu aku kurung di kamar..?"


" Eh, beneran..? Aku udah rapi lho.." Ucapan polos Lea membuat Gavin tertawa.


" Nggak sayang, nanti naik mobil aja jangan jalan kaki.. Salam buat Bunda."


" Iya, bye papa sayang." Lea menutup teleponnya.


Mobil yang di kendarai oleh Faris dan Devian sudah tiba di parkiran cafe, kedua lelaki tampan itu masuk ke dalam menuju private room yang sudah di booking oleh Gavin.


Tak lama kemudian, Gavin dan Galen pun tiba di sana. Dia langsung masuk menuju ruang private dimana Faris dan Devian berada.


Ceklek..


" Nah, akhirnya datang juga.. Dari tadi sumpek gue liat muka dia mulu." Ucap Faris saat melihat kedatangan Gavin dan Galen.


" Kalian udah lama..?" Tanya Gavin, lelaki itu mengambil kopi dan meminumnya.


" Belum lama.. Btw kenapa nyuruh kita ngumpul..?" Ucap Devian.


" Clarissa nampar bini gue.." Ucap Gavin to the point.


" Eh, maksudnya nampar gimana bro?" Tanya Faris.


Devian menggelengkan kepala, " Kaya gini bro.." Dia menampar pipi Faris.


" Anjay, kenapa jadi gue yang kena..?" Protes Faris.


" Lagian lo pakai nanya nampar gimana ya kaya gitu." Ucap Galen.


" Coba jelasin biar jelas.." Pinta Faris.


Gavin menceritakan kejadian kemarin termasuk keberadaan Galen di sana.


" Tangan gue gatel pengen bales tapi gue pantang buat mukul cewek." Ucap Galen.


" Kalau bukan karena larangan Lea, saat itu juga gue bakal samperin dia."


" Tapi saran gue, lo juga harus kasih ketegasan buat dia.. We never know dia akan nekat apalagi ke bini lo."


" Itu pasti, makanya hari ini gue minta kalian datang karena gue punya rencana buat bales Clarisssa."


" Gue juga punya kabar yang ingin gue sampaiin ke kalian, khususnya lo Vin.." ucapan Galen membuat ketiganya mengernyit terutama Gavin.


TBC...!!


***


Jangan lupa untuk VOTE, LIKE dan KOMEN bestie..

__ADS_1


makasih buat yang mampir dan terus nungguin..


__ADS_2