PURPLE LOVE

PURPLE LOVE
Chapter 17


__ADS_3

“ Apa dia salah satu wanita penggoda kamu..?” ucapan Oma membuat semua menatap ke arah Oma.


“ Omaa.. Lea bukan seperti itu.” ucap Gavin membela Lea.


“ Wanita yang mendekati kamu tidak jauh untuk mengincar harta keluarga kita, muka cantiknya di pakaikan topeng untuk menutupi niat busuknya dan itu tidak bisa di lakukan pada Oma.”


“ Bu, saya dan Agatha bisa menjamin Lea bukan salah satu dari wanita yang berniat buruk pada Gavin dan keluarga kita.” ucap Ayah.


“ Seyakin apa kamu sampai berani membela seperti itu?” ucapan Oma semakin membuat Lea takut. Lea sudah akan beranjak namun Gavin langsung menahannya. Lea harus berani menghadapi Oma agar rencana pernikahan mereka bisa cepat terlaksana.”


“ Lebih baik kita mulai aja makan malamnya..” ucap Ayah.


“ Iya, nanti keburu dingin masakannya.” sambung Bunda.


Lea masih terdiam, dia tidak tau harus bagaimana menyikapi sikap Oma padanya. Suasana makam malam yang paling hening hanya suara gesekan sendok di atas piring yang menemani.


“ Setelah ini, Oma mau ngomong bertiga dengan kalian..” ucap Oma pada Lea dan Gavin.


“ Baik Oma..” ucap Lea akhirnya dia berani mengeluarkan suara.

__ADS_1


Setelah makan malam selesai, Oma berdiri dari duduknya dan meminta Lea dan Gavin mengikutinya ke ruang keluarga. Dia juga meminta maid membawakan minumannya.


“ Oma nggak mau basa basi, pertama Oma akan bertanya dengan kamu..” ucap Oma pada Lea.


“  Gavin itu selalu nurut apa yang Oma katakan, jika Oma minta Gavin untuk ninggalin kamu, apa kamu akan terima?”


“ Omaa.. Gavin nggak ngelakuin itu..” ucap Gavin protes.


“ Sayang, bilang nggak.. jangan tinggalin aku.” Gavin menggenggam jemari Lea penuh harap.


“ Le..Lea..” ucap Lea sambil menatap Gavin dan Oma bergantian.


“ Lea nggak mau Gavin jadi cucu durhaka tapi Lea juga nggak mau kalau Gavin ninggalin Lea.” ucap Lea membuat Gavin tersenyum senang.


“ Lea sama Gavin saling mencintai, kita berdua sama-sama tidak mau kehilangan.. Lea nggak tau alasan di balik ketidaksukaan Oma sama Lea sedangkan Oma baru bertemu hari ini dengan Lea.”


“ Lea bukan salah satu dari wanita yang menggoda Gavin seperti tuduhan Oma, Lea dan mereka jauh berbeda, mereka wanita dari keluarga kaya, cantik dan terpandang sedangkan Lea hanya wanita dari keluarga petani, yang terus semangat bekerja di ladang agar keluarga tetap terjamin kehidupannya.. kalau Oma nggak suka karena Lea dari keluarga miskin, Lea bisa terima tapi kalau Oma nggak suka karena Lea deketin Gavin karena menggodanya, mohon maaf Lea nggak terima.”


“ Lea belum selesai Gavin..” ucap Lea saat Gavin ingin memeluknya.

__ADS_1


“ Sama halnya Oma nggak bisa maksa Lea untuk pergi dari Gavin, Lea juga nggak akan maksa Oma buat suka dan ngerestuin hubungan Lea sama Gavin.”


Oma terdiam mendengar semua ucapan dari Lea, dan Lea tidak bisa menebak apa yang sedang Oma pikirkan.


“ Oma, ngobrolnya di lanjut besok ya.. Ayo sayang, kamu harus istirahat.” ucap Gavin mengajak Lea untuk bangun dari duduknya.


“ Oma belum nyuruh kalian untuk pergi.. masih banyak yang ingin Oma tanya pada Lea..” ucap Oma.


“ Lea masih mau kan nemenin Oma ngobrol sekalian Oma tau tentang kamu.” lanjut Oma menatap Lea.


“ Iya Oma, Lea mau.. Oma bisa tanya langsung apapun yang ingin Oma tau tentang Lea.”


Gavin sebenarnya sudah tidak tega membiarkan Lea masih terjaga di jam segini, tapi rasa penasaran Oma pada Lea membuatnya tetap membiarkan Lea mengobrol dengan Oma, dia pun masih menemani di samping Lea.


“ Oma rasa kamu memang sudah mengantuk, ayo Gavin ikut Oma..” Oma menarik lengan Gavin untuk keluar dari ruang keluarga.


“ Oma.. Oma.. Gavin mau ajak Lea ke kamar dulu..” tolak Gavin.


Lea menatap kepergian Oma dan Gavin, kenapa dia jadi di tinggal. Lea melihat jam pada dinding, sudah mendekati jam 12 malam. Tidak dia sadari berbicara dengan Oma ternyata menghabiskan banyak waktu. Seharusnya dia saat ini sudah tertidur lelap, terbiasa dengan jadwal kerja waktu itu membuat Lea memang lebih cepat untuk istirahat. Lea memutuskan untuk segera naik ke kamarnya, dia pun beranjak keluar dari ruang keluarga namun saat membuka pintu, mata Lea terbelalak kaget melihat apa yang ada di depan matanya.

__ADS_1


“ Selamat Ulang Tahun…” Teriak semua orang di depan pintu.


TBC..!!


__ADS_2