PURPLE LOVE

PURPLE LOVE
Chapter 21


__ADS_3

 Lea sudah cantik dengan dress berwarna baby pink dan cardigan over size berwarna hitam, sedangkan Gavin masih di kamar mandi. Siang ini Lea mengajak Gavin untuk makan siang di restoran hotel, ini pun sudah lewat dari jam makan siang, jika Lea tidak merengek pada Gavin seharian mereka tidak akan keluar kamar.


Gavin keluar dari kamar mandi dan melihat istrinya sedang duduk di meja rias, Lea nya tak pernah gagal membuatnya terpesona. Simple namun tetap terlihat cantik.


“ Rambutnya di keringin dulu..” teriak Lea saat melihat Gavin keluar dari kamar mandi.


“ Keringin rambutnya..” ucap Gavin memberikan handuk pada Lea.


Lea meminta Gavin duduk di depannya dan mulai mengeringkan rambut basah Gavin.


“ Di kamar mandi ada hair dryer kenapa nggak di pakai..?” ucap Lea.


“ Aku maunya kamu yang ngeringin rambutnya.” balas Gavin.


“ Kalau di keringin pakai handuk tetap masih lembab Gavin.. nih liat.”


Gavin bagai bayi besar yang baru saja selesai mandi dan Lea terus mengelap wajah lembab Gavin sampai ke lehernya.


“ Di pakai bajunya.. yang ini gapapa kan?” ucap Lea sambil memberikan pakaian santai ke Gavin.


“ Aku akan pakai baju yang kamu pilihin sayang.. makasih.” ucap Gavin memberikan kecupan di bibir Lea.


Setibanya di restoran, Lea dan Gavin melihat Oma sedang makan juga.


“ Oma, kok makan sendiri..?” tanya Gavin.

__ADS_1


“ Iya, orang tua kamu dengan Umi sudah pulang.. Oma juga mau pulang ke Canada malam nanti.”


“ Oma nggak nginep lagi..?” tanya Lea.


“ Mainlah ke sana sayang ajak suami kamu ke rumah Oma.” ucap Oma menatap Lea.


“ Nanti kalau kandungan Lea sudah aman buat naik pesawat, Gavin ajak ke sana Oma.” ucap Gavin.


“ Apa Gavin sudah menyentuhmu sayang..? apa dia mainnya kasar..?” tanya Oma pada Lea membuat pipi putih Lea bersemu merah karena malu.


“ Astaga Oma, mana mungkin aku bertindak kasar pada istri sendiri.” keluh Gavin.


“ Oma hanya tak mau Lea dan cicit ku kenapa-napa.” ucap Oma.


“ Kalau Gavin nakal bilang langsung sama Oma biar Oma jewer.”


“ Siap Oma..”


“ Kayanya posisi cucu kesayangan Oma sudah di ganti sama kamu sayang.” celetuk Gavin membuat Lea dan Oma tertawa.


Oma pamit untuk pulang lebih dulu meninggalkan pengantin baru itu. Setelah makan, Lea meminta untuk naik lagi ke kamar mereka karena Lea ingin nonton drakor sebelum nanti dia di ‘kerjain’ lagi sama Gavin.


“ Aku boleh tanya sesuatu..?” ucap Lea menoleh ke arah Gavin.


“ Kamu mau tanya apa..?” jawab Gavin.

__ADS_1


Dia mengambil remote tv untuk pause dan mengecilkan suara film drakornya.


“ Aku mau tau sedekat apa hubungan kamu sama Clarissa..?”


Gavin ragu untuk menceritakannya karena takut Lea salah paham.


“ Aku dan Clarissa sudah dekat dari kecil, lulus SD dia pindah keluar negeri lalu balik lagi pas masuk SMA dan kita satu kelas..dia sering ikut kumpul bareng sama geng aku, Clarissa memang terus terang kalau dia suka sama aku tapi aku tuh dulu playboy yang nggak pernah mau punya komitmen sampai akhirnya semua itu patah setelah kenal kamu."


" Ceritain juga waktu kalian adain taruhan?"


Gavin menghembuskan nafasnya, " waktu itu sebenarnya cuma celetukan dari Devian, dia bilang di cafe tempat kita kumpul ada cewek cantik dan ternyata itu kamu.. dia bilang bisa nggak deketin dan pacarin kamu, ketiganya kompak kasih tantangan itu buat aku dan aku dengan sombongnya bilang kalau aku bisa dapetin kamu dalam satu bulan ternyata udah hampir satu bulan kamu belum berhasil aku taklukin, akhirnya aku minta tambahan waktu dengan hadiah taruhan di rubah dan akhirnya aku berhasil dapetin kamu."


" Maafin aku sayang.. aku di awal memang niatnya main-main tapi akhirnya aku kena batunya, aku jatuh dalam pesona kamu tapi waktu itu aku masih nyangkal kalau aku udah sayang sama kamu sampai kamu tau sendiri taruhan kami dan pergi dari aku dan itu nyadarin perasaan aku buat kamu."


" Terus kalau sekarang?"


" Serius kamu tanya itu sayang? apa semua yang aku lakuin nggak bisa buktiin kalau kalian sangat berarti buat aku..?" Lea menggeleng dan terkekeh melihat raut wajah Gavin, dia sangat senang membuat suaminya itu kesal.


Lea langsung berteriak histeris saat Gavin menghujani wajahnya dengan ciuman.


TBC..!!


***


Jangan lupa VOTE, KOMENT dan LIKE ya bestie..

__ADS_1


__ADS_2