
Gavin melangkah kembali ke meja dimana Lea dan sahabatnya duduk. Lea langsung menyambutnya dengan pelukan, ibu hamil itu bangga dan terharu. Saat Gavin memberikan sambutannya tadi, Lea ikut di sebut sebagai penyemangatnya, lelaki itu berbicara sambil menatap Lea dengan penuh cinta dan Lea tidak bisa menahan rasa harunya.
" Sayang, kamu mau makan apa? Biar aku ambilin.." Tanya Gavin.
" Aku sama Ana mau keliling boleh?"
Gavin terkekeh melihat ekspresi Lea, " Boleh sayang, tapi jangan jauh-jauh terus jangan terlalu lama berdiri."
Gavin membantu Lea bangun dari duduknya lalu berjalan bersama Ana menuju stand makanan.
" Selamat bro.. Bangga gue jadi sahabat lo." Ucap Devian pada Gavin di ikuti yang lain.
" Habis dari acara ini, gue mau ajak kumpul di suatu tempat sekalian ada yang mau gue omongin." Ucap Galen membuat ketiga lelaki tampan itu mengernyit.
" Kenapa nggak di sini aja..?" Tanya Gavin di anggukin dengan yang lain.
" Biar lebih private.." Jawab Galen.
" Ngomong apa sih? Gue jadi penasaran.. Lo mau merid Len..?" Tanya Faris.
" Itu mah mau lo kan?" Celetuk Galen.
Faris terkekeh, " Tau aja.. Tapi ceweknya nggak mau gimana dong?"
" Tanya tuh sama Gavin yang udah berhasil nikahin Lea.." Faris langsung menoleh pada Gavin.
" Masa playboy tanya naklukin cewek ke gue.. Payah..!!" Ledek Gavin membuat Devian dan Galen tertawa.
" Ana beda sama cewek yang biasa gue deketin, masa muka tampan gue nggak berhasil bikin dia terpesona."
" Berarti lo udah nggak tampan atau matanya Ana normal.." Ledek Devian.
" Sembarangan.." Protes Faris.
" Cewek itu liat ketulusan dan nggak perlu banyak gombal Ris, gue rasa Ana sebelas dua belas sama Lea jadi lo lebih gampang naklukin hatinya."
" Tuh denger, nggak usah sok kegantengan.. Yang penting lo tulus dan nggak main-main."
Faris manggut- manggut mendengar petuah sahabatnya, " Gue tulus dan serius kok sama dia.."
" Yaudah buktiin.."
Faris sebenarnya sudah mulai mendekati Ana namun dia merasa Ana seperti menyimpan sebuah rahasia dan gadis itu membuat dinding kasat mata yang sulit Faris tembus di tambah kehadiran Adam yang selalu berada di dekat gadis itu.
Gavin beranjak untuk membantu Lea, istrinya itu membawa satu piring makanan dan segelas jus.
" Aku ambil yang lain tapi tangannya penuh.." Rengek Lea.
__ADS_1
" Kamu mau apa biar aku ambilin..?"
Lea menyebutkan beberapa makanan, Gavin dan Galen sudah meluncur ke stand makanan yang di minta Lea.
" Gue jadi berasa Lea punya dua suami.." Kekeh Faris.
Lea ikut terkekeh mendengar ucapan Faris, dia juga tidak tau di balik perhatian Galen selama ini.
" Gue suka Le cowok peka dan perhatian kaya gitu.." Celetuk Ana membuat Faris menoleh pada gadis itu.
" Ana mau apa biar gue ambilin juga.." Tanya Faris antusias.
Ana menggeleng," Nanti gue bisa ambil sendiri.."
Faris menghembuskan nafasnya, Lea dan Devian meringis melihat wajah Faris yang nelangsa.
" Ikut gue yuk bro, kita keliling sambil liat yang bening.." Devian langsung menarik tangan Faris.
" Faris kayanya suka sama kamu An.."
" Nggak tau Le, pacaran bukan prioritas gue saat ini dan gue nggak mau kasih dia harapan."
" Tapi kamu nggak ada rasa juga kan sama dia?"
Ana terdiam, dia juga bingung.. Otaknya terus membuat pertahanan namun hatinya suka menghangat saat Faris memberikan perhatiannya.
Gavin dan Galen datang dengan banyak makanan dan minuman, mereka meminta bantuan pelayan untuk membawakan semua pesanan Lea.
Lea memekik senang, dia langsung memberikan ciuman di pipi Gavin.
" Aku nggak di cium juga Le..?" Ucap Galen.
" Mau gue hajar lo berani minta cium Lea.." Ancam Gavin.
Galen hanya bisa mendengus. Dia sudah cukup senang melihat wajah bahagia Lea saat makanan itu datang, ibu hamil itu juga meminta Ana ikut mencicipi.
" Lo kenapa jadi banyak bengong.." Tegur Dio.
" Lagi Bete gue.." Jawab Sheena.
" Gue nggak nyangka, Lea ternyata istri dari pemilik acara ini."
Sheena mendengus kesal mendengar ucapan Dio. Dia masih ingat jelas saat Gavin berdiri di podium untuk memberikan sambutan dan menyebut nama Lea dengan sangat bangga membuat hatinya teriris sakit. Saharusnya namanya yang Gavin sebut bukan Lea, dia mengira Lea dan Gavin sudah tidak berhubungan dan saat mendengar cerita Dio semakin membuatnya kesal.
Gavin dan Lea menghampiri meja Ayah dan Bunda, mereka pamit lebih dulu karena akan berkumpul dengan sahabat Gavin.
" Inget Gavin, Lea jangan sampai kecapean ya.."
__ADS_1
" Iya Bun.."
" Lea sama Gavin pergi dulu ya Yah Bun.."
" Iya sayang.. Hati-hati di sana."
Gavin menggandeng Lea untuk keluar dari ballroom di ikuti dengan Ana dan ketiga sahabat Gavin. Mereka akan kumpul di tempat yang sudah di siapkan oleh Galen.
" Selamat datang bos.. Semua sudah siap." Ucap salah satu ajudan Galen saat dia datang bersama teman-temannya.
Galen hanya mengangguk lalu melangkah masuk. Ruangan yang di siapkan oleh Galen tampak indah dengan hiasan membuat Lea dan Ana berdecak kagum.
" Fix ini mah acara lamaran.." Ucap Faris sok tau.
" Tapi kan dia nggak ngomong apa-apa sama kita, Gavin dan Lea mau merid waktu itu aja cerita sama kita." Ucap Devian sambil terus memperhatikan ruangan.
" Duduk sayang nanti kamu cape berdiri.."
" Kita baru aja sampai lho.." Gavin terkekeh mendengar ucapan Lea.
Semuanya sudah duduk di meja yang ada di ruangan itu, para pelayan mengeluarkan makanan dan minuman.
" Tes.. Tes.." Ucap Galen dari atas panggung.
" Bro, sebenarnya ada apa sih? Bikin gue penasaran aja.." Teriak Faris.
" Tenang.. Sebentar lagi gue mau kasih tau sesuatu."
" Apapun itu yang penting kita makan dulu aja.." Celetuk Devian membuat semuanya tertawa.
Mereka menikmati sajian yang Galen siapkan, Lea dan Ana juga terlihat senang karena semuanya adalah makanan kesukaan mereka.
" Lea, bisa duduk di situ sebentar..?" Ucap Galen mengajak Lea bangun dari duduknya.
Lea menoleh sebentar pada Gavin lalu mengikuti langkah Galen.
" Santai bro.. Lea nggak bakal gue apa-apain." Ucap Galen saat melihat tatapan tajam Gavin.
Lea duduk di depan Galen, lelaki itu mengeluarkan sesuatu lalu memberikannya pada Lea.
Hanya satu yang Lea ingat sebelum semuanya gelap, teriakan Gavin saat memanggil dirinya.
TBC..!!
...🌸🌸🌸...
Partnya sedikit panjang karena udah beberapa hari gak up.. tungguin terus cerita mereka yaa..
__ADS_1
Jangan lupa VOTE, KOMEN dan LIKE..