PURPLE LOVE

PURPLE LOVE
Chapter 15


__ADS_3

Pertemuan Lea dan Bunda dengan pihak EO baru saja selesai, saat ini Bunda mengajak Lea untuk mampir ke cafe dekat butik.


“ Gavin jemput kamu jam berapa?”


“ Sebelum makan siang Bun, tadi Gavin udah kirim chat lagi on the way ke sini.”


“ Kamu mau pesen makanan sekarang atau tunggu Gavin datang dulu?”


“ Pesan makannya tunggu Gavin dulu, tapi Lea mau pesen jus aja sekarang.. Boleh Bun?”


“ Boleh dong sayang..” kekeh Bunda.


Tak lama setelah minuman yang di pesan Bunda di antar, Gavin datang. Cowok itu terlihat tampan seperti biasa, Lea sebenarnya suka semua gaya berpakaian Gavin tapi melihatnya dengan pakaian kantor membuat ketampanan Gavin menjadi berlipat.


Cup.. Gavin memberikan kecupan di pipi putih Lea.


“ Ketampanan Gavin memang nggak ada tandingannya, calon mantu Bunda sampai bengong gitu..” kekeh Gavin, lalu duduk di samping Lea.


“ Putra Bunda selalu narsis Bun..” ucap Lea malu.


“ Iya ratu gengsi..” ledek Gavin.


Bunda hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat interaksi keduanya.


“ Besok Oma mau datang Gavin, jadi sekalian ngenalin Lea dan kasih tau rencana kalian.” ucapan Bunda membuat Gavin menghentikan makannya.


“ Oma bukannya lagi sakit..?”

__ADS_1


“ Iya, Oma memang sempat drop kesehatannya tapi sekarang sudah lebih baik.”


“ Gavin ragu untuk ngenalin Lea sama Oma, Bunda pasti ngerti maksud Gavin.”


“ Iya Bunda mengerti, tapi cepat atau lambat Oma pasti akan tau.. Oma juga pasti marah kalau kita nggak kasih tau dia rencana kamu.”


“ Aku mau kok kenal sama Oma kamu..” ucap Lea membuat Gavin menoleh.


“ Iya sayang.. Sekarang habiskan dulu ya makannya.”


Mereka kembali fokus dengan makanan masing-masing, Bunda tersenyum senang melihat perhatian yang Gavin berikan pada Lea.


“ Lea sama Gavin ke rumah sakit dulu ya Bun..” ucap Lea.


“ Iya sayang, nanti jangan lupa foto USG nya minta dua jadi bisa buat Bunda satu.”


Gavin dan Lea masuk ke dalam mobil Gavin sedangkan Bunda masuk ke mobil satu lagi. Perjalanan keduanya berlawanan arah jadi setelah keluar dari parkiran kedua mobil itu berpisah.


“ Aku nggak sabar ingin liat dia sayang..” ucap Gavin sambil mengusap perut Lea yang masih rata.


“ Dia masih kecil banget.. Nanti kalau udah 4 bulan baru keliatan bentuknya.”


“ Aku makin nggak sabar untuk nunggu waktu itu, nggak bisa di cepetin aja..” ucap Gavin asal.


“ Ya nggak bisa Gavin.. Dia tumbuh berdasarkan usianya nggak bisa di percepat gitu.” kekeh Lea.


Gavin membantu Lea keluar dari dalam mobil, saat ini mereka sudah berjalan masuk kedalam menuju dokter kandungan.

__ADS_1


Di depan ruangan dokter, sudah banyak ibu hamil dengan berbagai usia kehamilan berkumpul. Sama seperti dirinya, mereka juga akan memeriksakan kondisi bayi di perut mereka.


Gavin duduk di samping Lea setelah mendaftarkan Lea. Dengan sabar mereka menunggu di panggil oleh suster.


“ Selamat siang..” ucap dokter saat melihat Lea dan Gavin masuk.


“ Siang dokter..”


“ Pemeriksaan pertama?” Lea mengangguk.


Dokter menanyakan beberapa pertanyaan pada Lea sebelum melakukan pengecekan USG.


“ Kita cek sekarang aja yuk..” Dokter meminta Lea untuk berbaring di brankar.


Gavin membantu Lea naik ke kasur pemeriksaan, lalu duduk tepat di samping kepala Lea. Dokter menyingkap dress Lea dan memberikan gel di perut Lea.


“ Ini liat dede bayinya, usia udah 7 minggu.. Ukurannya masih kecil, namun kondisinya sehat.” Ucapan dokter membuat Gavin dan Lea terharu, anak mereka tumbuh dengan baik.


“ Nanti saya kasih vitamin sama obat pereda mual ya.. Trimester pertama masih rawan, jadi jangan terlalu cape, di jaga pola makan dan istirahatnya, hindari stres juga.”


“ Iya dok..” ucap Lea.


“ Ini resepnya.. Lea bisa telepon saya jika ada yang ingin di tanyakan, sampai ketemu bulan depan.”


“ Baik dok, terima kasih.” ucap Gavin.


Gavin dan Lea melangkah keluar dari ruangan dokter menuju apotik untuk menebus obat dan vitamin. Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang melihat keberadaan mereka di rumah sakit dan melihat keduanya keluar dari ruang dokter kandungan.

__ADS_1


TBC..!!


__ADS_2