Putri Kegelapan

Putri Kegelapan
Diam Dalam Gelap


__ADS_3

Dan aku ada di sana berdua dengannya. Dia sedang merawatku. Oh, yang paling penting, dia adalah pacarku. Dan katanya akan menikahiku. Jade, jangan terbang melayang dulu. Butuh waktu untuk membutikan apakah itu benar atau hanya sekedar bualan. Bisa saja dia penasaran karena kau bersikap kurang ajar ketika pertama bertemu. Bisa jadi. Tapi ku hempas pikiran jahat itu jauh-jauh. Aku harus kembali menjadi Jade yang berpikir positif itu, yang suka melihat apa yang ada di depan matanya. Lihat, dia di sana, sedang membacakan buku untukku. Bukti apa lagi yang kurang?


Itu adalah rutinitas kami selama berada di sana. Selain ngobrol, dia akan membacakan buku untukku. Dia dengan semangat mendorongku untuk menjadi penulis. Dia bahkan sudah melakukan penelitian di internet, 101 cara menjadi penulis novel handal. Aku mendengarkan dia seperti sedang mengikuti kelas kuliah. Tetapi kebanyakan dari waktu itu, dia akan tenggelam dalam pekerjaannya. Dia berusaha melakukan semua agenda kerjanya dari kamar rumah sakit semaksimal mungkin. Namun beberapa agenda yang menuntut kehadirannya yang sudah dijadwalkan memang harus dibatalkan.


Kemudian kami pulang setelah kurang lebih dua minggu. Aku masih harus duduk di kursi roda, dan dia menggendong setiap kali aku perlu bergerak tanpa kursi roda. Bisa dikatakan, suasana di rumah masih berasa rumah sakit lengkap dengan perawat dan dokter yang datang sesuai jadwal, hanya pindah tempat, dan lebih privasi. Aku masih tidak bisa bergerak sendirian. Dia bersikeras meminta aku berbaring di tempat tidur agar bisa pulih dengan cepat. Dan sama juga, dia mengerjakan agenda kerjanya dari rumah. Jika sesekali dia harus pergi untuk hadir langsung dalam sebuah pertemuan, Drey akan berada di sisiku 24/7.


Hari itu, hapir semua portal berita dalam negeri heboh meliput resepsi pernikahan Gaia. Upacara pernikahan itu berlangsung dengan sangat megah di salah satu venue hotel termahal di Korea Selatan. Ku biarkan TV menyala dan menonton semua prosesi yang dibiarkan diliput oleh media.


Dia sangat cantik dalam gaun pengantin yang indah dan cocok untuk tubuhnya. Sudah seharusnya. Seorang Gaia pasti sudah mempersiapkan hal yang berkaitan dengan fashion dengan sangat detail. Suaminya, seorang pebisnis muda, salah satu pewaris harta keluarga konglomerat ternama di negara itu. Aku masih mengingat celoteh Gaia mengomentari foto-fotonya ketika masih kecil hingga remaja, dikatain jelek olehnya. Tapi untuk orang seperti mereka, uang bisa menjawab semua jenis permasalahan. Uang juga bisa mengubah wajah jelek pria itu menjadi tampan. Aku tergelak mengingat wajah sinis Gaia saat itu.

__ADS_1


Mereka mendapat banyak pujian. Komentar tentang resepsi pernikahan impian itu mencapai ribuan, bahkan menjadi trending topik di internet di siang harinya. Seorang mantan anggota girlband, yang kemudian menjadi pebisnis sukses, menikah dengan seorang pengusaha kaya raya, generasi ketiga dari konglomerat, tampan pula. Mereka adalah pasangan yang sempurna.


Aku harus bahagia untuknya. Pada saat itu ku sadari, dia tidak meninggalkan jejak lagi di arena emosiku. Aku pernah berhutang budi dan bersumpah akan menghabiskan sisa hidupku untuk membayarnya. Tetapi setelah kejadian itu, utangku lunas. Hitung-hitungan di antara kami sudah impas. Aku tidak membencinya, tidak juga menyukainya. Tidak ada perasaan apa pun lagi untuk dia. Aku berharap dia bisa menata keluarga barunya dengan baik. Meski tampaknya sulit, karena dia tidak menyukai pria. Aku menduga-duga apa yang akan terjadi berikutnya, bisa jadi baik --jika dia tidak bertekad untuk berubah, dan sepertinya dia tidak akan-- bisa juga buruk.


Mengingat dia masih berencana untuk menjaga aku disampingnya dan menyimpan hubungan kami secara diam-diam, bisa kukatakan, dia berencana menjalani hidup pernikahannya dengan palsu. Aku tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi. Yang pasti akan kacau jika dia tidak bisa menyimpan rahasia dengan baik. Tapi melihat track recordnya sejauh ini, dia bisa menangani masalah itu dengan baik. Dia punya banyak uang untuk membuat segala sesuatu under control jika dia nanti --akhirnya-- menemukan kekasih baru.


Hubungannya dengan Earnest pun berakhir. Aku harus bilang, Gaia sudah kehilangan seorang sahabat yang mengerti dia dan ada disampingnya murni karena mereka bersahabat. Banyak orang yang ingin dekat dengan Gaia karena uangnya. Namun berbeda dengan Earnest. Pria itu tetap ada sebagai teman meski tau betapa busuknya Gaia. Sangat disayangkan, dia melepas seorang sahabat yang benar-benar sahabat. Aku sempat ingin menyalahkan diriku. Namun aku memiliki sebuah pemahaman baru dari Earnest, bahwa aku pun berhak menentukan jalan hidupku sendiri.


Aku ingat suatu malam, Earnest pulang dalam keadaan babak belur, sedih dan murung. Dia memberi alasan klise bahwa dia membantu orang di jalanan dari perampok besar. Tapi aku tahu dia pergi menemui Gaia, menawarkan persahabatan yang kekal tapi dengan syarat dia harus melakukan sesuatu untuk mengubah sifat buruknya. Termasuk melakukan sesuatu yang masuk akal sebagai permohonan maaf untukku. Tapi negosiasi itu gagal total. Dan berakhir perang antar dua kubu itu. Aku mendapat cerita lengkap dari Drey. Aku memaksanya cerita karena ku lihat kondisi mereka sama-sama babak belur. Aku sudah duga, mereka pasti kalah. Selama masih berada di kota itu, Gaia  tidak akan pernah kalah. Dia terbaisa memakai cara sekotor apa pun untuk menjatuhkan lawannya. Dia tidak  bisa menerima yang namanya kekalahan.

__ADS_1


Earnest, dia bisa saja mengirim semua bukti kejahatan Gaia ke pihak yang berwajib atau ke portal-portal berita untuk menghancurkan nama baiknya. Tapi dia memilih memakai cara persahabatan itu untuk memberi Gaia kesempatan terakhir. Dia tau akan kalah jika mereka masuk dalam pertarungan. Tapi dia maju demi harga dirinya. Dia tahu aku tidak ingin membalas Gaia, tapi dia tidak bisa membiarkan satu pun dari miliknya di perlakukan semena-mena. Itu sebabnya aku pura-pura percaya dan menerima alasannya yang tidak masuk akal itu.


...


Belum sebulan. Banyak sekali hal yang terjadi. Mulai dari jadian dengan pacar yang bisa diandalkan. Hampir mati disiksa oleh orang nomor satu di hidupku. Terkurung di dalam rumah dan mendekam di atas ranjang untuk pemulihan. Dan mengenal sosok Earnest lebih dalam. Ku sadari, aku pun mengalami perubahan. Berproses menjadi seseorang yang berbeda dari sebelumnya.


Aku berubah dari seorang wanita yang melakukan apa pun demi bertahan hidup, menjadi wanita yang membiarkan dirinya lepas dari perjuangan dan jatuh cinta. Iya, aku telah jatuh cinta. Aku mencintai Earnest Lee. Definisi cinta itu masih belum sepenuhnya ku pahami, tapi aku bisa dengan cepat belajar dari caranya mencintaiku. Aku pun merasakan hal yang sama, dan ingin melakukan yang sama padanya. Aku sangat bahagia bisa dicintai olehnya dan mencintainya. Tapi mungkin karena itu, aku menjadi gugup. Sering menerka-nerka kapan kebahagiaan itu akan berakhir?


Dengan begitu, aku pun mengubah rencanaku. Yang tadinya hanya ingin bergantung padanya karena dia menginginkanku dan aku bisa memanfaatkannya, menjadi, aku akan bergantung penuh padanya karena aku mencintainya. Aku bahkan mengusulkan padanya agar kami pulang saja ke Singapura dan tinggal di sana. Meninggalkan Seoul menjadi kota orang asing. Tetapi dia bersikeras agar kami tetap tinggal sampai kami menemukan sesuatu tentang masa kecilku. Aku bahkan lupa bahwa aku memanfaatkan dia untuk itu. Dia bertekad bahwa kasus itu harus ditelusuri sampai tuntas.

__ADS_1


Entah kenapa, hal itu membuatku semakin takut. Aku percaya dia pasti berhasil melakukannya. Tapi justru itu membuatku semakin takut. Aku belum siap jika pencarian itu berhasil dan kami menemukan fakta yang mengerikan di sana. Aku lebih suka tinggal dalam kegelapan selamanya merangkul setiap spekulasi yang pernah ku karang sendiri sepanjang hidup. Daripada menerima informasi yang pahit dan menyakitkan. Bagaimana kalau Earnest pun tidak sanggup tetap di sisiku kemudian meninggalkanku jika kisah masa kecilku itu terlalu busuk?


__ADS_2