
Proses tanda tangan kontrak itu berjalan dengan lancar. Ketika menguliti butir-butir klausa yang tertulis di dalam surat perjanjian satu per satu, tidak ada hal yang perlu dibantah atau dikoreksi. Kedua belah pihak tampak paham dan setuju dan dengan begitu dokumen itu pun ditanda tangani dengan cepat.
Aku memerintahkan Drey untuk membawa wanita paruh baya itu membicarakan jadwal selama proses persiapan. Agar aku bisa tinggal di ruangan itu berdua saja dengan Chanel. Mereka pun bergerak dengan cepat. Suasana hening seketika begitu mereka meninggalkan ruangan. Ku pandangai dia yang masih saja bersikap elegan, anggung dan tenang. Bukankah harusnya dia bisa gugup sedikit, setidaknya karena yang ada di hadapannya adalah pria tampan? Ah… Tidak perlu. Karena Lucian Warren jauh lebih tampan, meskipun sudah tua. Aku mendengus pelan, dengan kesal, dan berusaha menguasai diriku sendiri. Aku mengingat-ingat bahwa dia tidak tau apa-apa, jadi tidak pantas untuk mendapatkan sasaran kemarahanku.
“Saya tau… Kita berdua berasal dari tempat yang sama, meskipun dibesarkan di tempat yang berbeda…” Dia berkata dengan tiba-tiba, masih dengan tenang, tanpa ekspresi dan itu membuat buku kudukku tiba-tiba berdiri semua. Aku merinding. Ku tatap matanya, mencoba untuk paham arah dari bicaranya. Apakah maksudnya dia tau segala sesuatu yang ku tau? Tapi gila! Dia bisa tau bahwa kami dari tempat yang sama? Aku tertegun agak lama, terpaku menatap matanya, dengan secepat mungkin berusaha mengembalikan ekspresiku ke keadaan normal agak tidak kalah mental dari dia. Apa mungkin karena dia sudah di sana sampai berusia 20 tahun sehingga dia kelihatan sangat mahir dalam memainkan pikiran seperti ini. Aku menggumam dalam hati.
“Apa maksud anda? Apa maksudnya kita sama-sama dari Singapura?” Aku mencoba melenceng dari kisah yang sebenarnya. Karena sangat aneh bagiku jika dia bisa tau. Jika itu Jade, masuk akal. Mereka sangat mirip. Aku? Kami sama sekali tidak mirip.
__ADS_1
“Anda tau apa maksud saya. Kita berasal dari istana yang sama. Namun karena anda pria, kita pasti sudah berpisah begitu anda lahir. Setiap bayi laki-laki, akan dilepaskan secepat mungkin…” Jawabnya terus terang dengan penekanan. Di level ini, aku tau, aku sudah tidak bisa berkelit. Aku semakin merinding. Ketakutan merajai seluruh keberadaanku. Satu hal yang paling penting, jika iya kami berasal dari istana yang sama, bukankah artinya aku dan Jade memiliki pertalian darah yang sama? Ah, masih terlalu dini untuk menyimpulkan Earnest. Lihat, kalian berdua sama sekali tidak mirip. Itu adalah omong kosong. Dan satu hal lagi, harus lebih berhati-hati bicara dan bertindak. Dia tampak sangat lihai. Dia benar-benar lulusan istana neraka itu, yang sudah matang. Dia hidup di sana dari bayi hingga dewasa. Pola pikirnya pasti sudah sangat terasah dan terbentuk. Ku sadarkan diriku. Dan memutuskan, bahwa kami memang harus masuk dalam topik itu secara blak-blakan.
“Bagaimana anda tau bahwa kita berasal dari tempat yang sama?” Aku kembali ke posisi tenang.
“Sangat mudah mendeteksi rupa dan penampakan kita. Sempurna. Secara fisik dan inteligen, kita sempurna. Karena kita dilahirkan dari DNA pilihan, bukan sembarangan orang. Lihat diri anda, nyaris tidak ada yang salah. Mulai dari tinggi badan, bentuknya dan fitur wajah, meski saya harus katakan bahwa anda tidak terlalu tampan, anda sempurna. Dan rekor prestasi anda sejak kecil, menandakan bahwa anda adalah orang yang genius. Semudah itu. Satu lagi, DNA anda tidak bisa ditemukan di mana pun…” Ah… ternyata semudah itu. Sementara, aku bisa tau karena dia benar-benar mirip dengan Jade. Aku mencerna setiap perkataannya dengan cermat. Dan aku merasa sangat tidak senang. Aku berpikir bahwa hidupku aman dan private, tidak ada yang tau. Ternyata mereka ini, bisa dengan jelas mendeteksi siapa aku. Mungkin selama ini, ketika wajah dan proflku bebas nampang dan berseliweran di media nasional dan internasional, mereka bisa mendeteksi bahwa aku adalah salah satu dari mereka. Kuranga ajar! Aku merutuk dalam hati.
“Kami tidak pernah gegabah dalam mendeteksi orang-orang kami mr.Lee. Dan perlu anda ketahui, kami tidak pernah bicara non-sense. Sebaiknya kita hanya bicara jika kita tahu bahwa sesuatu itu adalah kebenaran. Tidak mengada-ada. Saya berharap anda juga demikian. Dan saya tau, anda bersikeras harus bertemu dengan saya dalam pertemuan ini adalah untuk mongkonfirmasi hal ini. Menanda tangani surat perjanjian bisa dilakukan oleh perwakilan dengan surat kuasa. Pemimpin agensi saya sudah punya surat kuasa saya. Sekarang, utarakan apa maksud anda untuk bertemu dengan saya sekarang?” Wow! Dia benar-benar bersikap seperti seorang ratu. Bukan putri lagi. Apa karena dia adalah orang terpilih yang menjadi pendamping Lucian Warren? Sikap mental yang sangat kuat seperti ini benar-benar langka. Apalagi untuk seseorang yang baru saja keluar dari istana terisolasi dari duni luar. Lagi-lagi, aku menduga, pasti ada orang yang mengajarinya secara intens mengenai cara hidup orang-orang dalam dunia nyata ini sembari tetap bisa mengontrol cara berpikirnya layaknya orang dalam istana terisolasi.
__ADS_1
Menarik. Aku menyusun rencana secepat kilat. Haruskah ku tanyakan terlebih dahulu bagaimana dia berada di sini? Bersama siapa?
“Apakah anda tau semua ini sejak awal? Atau sejak tawaran kontrak ini datang kepada pihak anda?”
“Saya tau sejak awal. Saya bisa meng-akses database, informasi mengenai setiap individu yang keluar dari istana. Namun menidentifikasi anda sangat mudah karena bisa ditemukan di manapun di internet. Untuk beberapa orang hilang, kami masih melakukan pencarian…” Mataku berkedip, terkejut. Aku mengingat Jade. Apakah mereka juga melakukan pencarian terhadap Jade? Untuk apa?
Ketakutan kembali mengerubungi kalbuku. Rasanya sangat dingin, membeku. Lidahku tiba-tiba kelu. Menjual aku ketika masih bayi agar sejarah hidupku terhapus? Omong kosong. Mereka tau segala sesuatu. Mereka sedang memantau. Mereka ternyata melihat semua aktivitasku selama aku hidup. Perasaan itu menakutkan. Aku ternyata tidak pernah menjadi manusia bebas seperti yang papa mama harapkan. Semenyeramkan itu kah orang-orang ini? Mereka bisa tau kami ada di mana saja. Tapi untuk apa?
__ADS_1