Ranjang Bergoyang Adikku

Ranjang Bergoyang Adikku
bab 10


__ADS_3

"Dirga ini dimana? "


"Kamu bisa liat sendiri ini dimana, apa kamu tidak suka aku bawa kemari"


Nita tambah lebih bingung sekali, kenapa ia dibawa ke sebuah pantai yang indah, dia mengira akan dibawa disebuah hotel, karna apa yang diharapkan laki-laki selain itu.


"Dirga kenapa kamu membawaku ke pantai ini"


"Apa yang kamu fikir, aku akan membawamu kesebuah hotel dan akan menikmati dirimu haaaaaaaaa, kamu salah menilaiku. Ayo kita nikmati suasana pantai ini"


"Aku tambah bingung" ucap Nita sambil menggelengkan kepalanya.


Dirga meraih tangan Nita dan mengajaknya ke pantai, mereka berdua duduk di dekat pantai dan menikmati indahnya pantai dan menikmati hembusan pantai berdua.


Nita sangat bahagia terlihat dari pancaran senyumannya.


"Nita kamu sudahi ya hubunganmu dengan Dion, apa kamu tak kasian dengan kakakmu, dia adalah kakak kandungmu"


"Kenapa kamu ikut campur sekali dengan urusanku. ada apa denganmu dan kakakku"


"Aku tak ada hubungan apa-apa dengan kakakmu, tapi aku pernah bertemu denganny dia orang yang sangat baik dan sangat polos, aku sangat kasian saja padanya kalau dia di khianati apalagi dengan adik kandungnya sendiri, aku masih heran sekali kenapa kamu tega sekali"


"Emmm begitu, aku tak akan pernah meninggalkan mas Dion, dia adalah laki-laki yang aku inginkan selama ini, trus apa salahku jika mas Dion juga mencintaiku. Soal kakakku aku tak masalah bila nantinya aku dijadikan istri ke dua, sudahlah kamu tak usah ikut campur dengan urusan kami, dan jangan pernah ganggu kami"


Dirga mencubit Nita.


"Dasar cewek gak waras, entahlah harus bagaimana aku bicara padamu"


Nita berjalan pergi dan tiba-tiba Dirga meraih tangannya dan langsung mencium bibirnya.

__ADS_1


Nita sangat kaget sekali, ciuman itu terasa hangat sekali dan terlihat sekali ketulusan dari Dirga.


"Apa ini Dirga, katanya kamu berbeda dengan laki-laki diluar sana ternyata kamu sama saja, ingin tubuhku saja, jadi jangan pura-pura sok benar gitu. Sampai kapanpun aku tak akan pernah meninggalkan Dion. Aku harap kamu mengerti perkataanku"


"Nita kalau kamu mau dengan aku, aku akan menjadikanmu satu satunya istriku, aku akan menyayangimu dan tak akan pernah menyakitimu"


"Sudahlah aku lagi malas"


Ditempat lain Dion yang pulang kerumah sangat muram dan sedih sekali.


"Ada apa loh mas, kok mas kelihatan sedih sekali?" tanya Dini.


"Tak ada apa-apa sayang seperti biasa kerjaan numpuk yang buat aku pusing"


"Kok Nita belum pulang juga ya mas, aku khawatir"


"Dirga itu siapa mas"


"Teman kantor kami, dah ah aku males bahas dia lagi"


Dirga dan Nita di depan pantai tetap cekcok.


"Nit jangan marah gitu, aku bener-benar sayang sama kamu dan gak mau kamu berbuat salah dengan Dion, sadarlah Nita"


"Kamu baru berapa hari kenal sama aku, sudah yakin sayang sama aku, kamu mau tubuh ini kan"


Sambil Nita memperlihatkan paha mulus dan indahnya.


"Ia gak munafik aku tak suka dengan indahnya perhiasan perempuan, tapi aku mau itu semua dengan halal"

__ADS_1


"Maksudmu bagaimana"


"Aku mau menikahimu"


"Tak usah gila gitu, aku tak pernah suka sama kamu, dan aku tak cinta sama kamu jadi kita menikah itu hal yang sangat tak mungkin, gak usah bercanda gitu"


"Aku akan buat yang gak mungkin jadi mungkin bagaimana?"


"Malas aku bercanda lagi antar aku pulang"


Di rumah Dini sudah sangat gelisah menunggu adiknya untuk pulang.


"Kamu jangan ganggu kami lagi ya Dirga, aku sudah mau jalan sama kamu jadi janjiku sudah aku tepati, sekarang tinggal kamu penuhi janjimu jangan pernah ikut campur lagi dalam urusanku"


"Emmmmm bagaimana ya"


Mereka berdua sampailah di rumah Dion.


Dion yang melihat mereka pulang terlihat sekali menahan marah, namun ia mencoba menahan amarahnya itu.


"Maaf mas Dirga besok-besok kalau bawa adikku main jangan pulang sampai malam begini ya"


"Ia kakak, aku kembalikan adikmu dengan utuh haaaa" canda Dirga


"Kamu ini apa-apaan sih, becandamu gak penting" ucap Nita dengan marah.


"Tuh kak Dini adikmu suka marah-marah"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2