Ranjang Bergoyang Adikku

Ranjang Bergoyang Adikku
bab 57


__ADS_3

Nita masih duduk termenung di halte dia masih bingung tak ada uang untuk mengontrak rumah, namun saat dia sedang dalam keadaan bingung tiba-tiba ada teman kantornya dulu lewat namanya Nia.


"Nita kenapa kamu membawa pakaian dan duduk sendiri begini, dimana Dion"


Nita hanya bisa menangis dipelukan Nia.


"Nia apa yang kau katakan ke aku sangat benar sekali, apa yang aku lakukan dulu pada kakakku sangatlah tidak benar dan aku sekarang diusir oleh Dion, dan aku tak tau harus kemana sekarang ini, aku tak ada uang sedikitpun"


"Benarkan apa yang aku bilang, coba kamu tak keluar kerja pasti kamu tak akan sepet ini, aku tau kamu salah tapi setiap manusia berhak atas hidup yang baru, dan sekarang jadilah Nita yang lebih baik lagi dan jangan ulang kesalahanmu yang seperti dulu, menurutku untuk memulai hidupmu yang. baru sekarang ayo aku antar kamu ke kakakmu, meminta maaflah kamu disana, mudah-mudahan setelah kamu meminta maaf kehidupanmu akan jauh lebih baik"


"Namun aku sangat malu sekali kalau harus bertemu kakakku"


"Jangan begitu, kalau kamu ingin hidupmu lebih bahagia kamu harus memulainya dengan meminta maaf dengan orang yang telah kamu sakiti, ayolah aku antar kamu sekarang"


Nita terdiam dan setelah ia berfikir dia pikir apa yang dikatakan Nia benar juga jika ia ingin memulai hidupnya yang baru maka ia harus minta maaf ke kakaknya"


"Ia Nia aku mau, sekarang aku minta tolong antar aku ke rumah kakakku, tapi jujur aku tak tau rumah kakakku dimana sekarang"


"Sudah tenang saja, aku tau dimana rumah kakakmu"

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua berangkat, di perjalanan Nita sangat galau sekali apakah kakaknya akan memaafkan dirinya yang sangat jahat dulu.


Tak lama Nita tiba dirumah yang tak begitu besar namun sangat bagus di terasnya terdapat sebuah mobil yang terparkir, dia sangat heran benarkah ini rumah kakaknya.


"Nia benarkah ini rumah kakakku"


"Ia dia sekarang sudah punya rumah sendiri meski tidak terlalu besar namun dia tidak ngontrak lagi"


Nita terdiam di depan rumah.


"Ayo masuk kenapa diam di situ"


"Tok... tok, Dini ini aku Nia"


Nia yang mendengarnya langsung berlari untuk membuka pintu.


"Nak kenapa berlari"


"Sepertinya aku mendengar ada yang mengucap salam"

__ADS_1


Dini membuka pintu.


"Cekreeek.. cekreeeek"


Betapa kagetnya dia bahwa yang ada di depan dia adalah Nita.


Sedangkan Nita juga kaget melihat sosok yang ada di depannya sekarang terlihat lebih cantik dan wajahnya juga terawat dengan baik.


"Din!!!! tamu siapa diluar"


Dini tak menjawab perkataan ayahnya, karna ayah sangat penasaran siapa yang tiba ayah juga keluar untuk melihat siapa yang datang.


Ayah sangat kaget kalau tamunya adalah Nita, .


"Ada apa kamu kemari Nit, bukankah kita sudah tak ada hubungan lagi"


Nita langsung bersujud di kaki ayahnya dan meneteskan air mata penyesalannya.


"Ayah maafkan aku, aku sangat menyesal atas apa yang aku lakukan pada kakak dulu, apa yang ayah katakan adalah. benar Dion laki-laki yang jahat ayah, dan nasibku sekarang sama dengan kakak dulu, aku kemari untuk meminta maaf pada ayah dan kakak, aku harap ayah dapat memaafkan semua kesalahanku"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2