
"Aku mungkin adalah wanita terbodoh di dunia ini karna akan memaafkan suamiku yang telah selingkuh namun aku adalah seorang ibu yang tak menginginkan anaknya tak punya ayah, aku belum siap menyandang gelar seorang janda, aku takut, aku adalah wanita yang bodoh dan tidak berpendidikan apalagi aku tidak bekerja bagaimana dengan anakku nanti, tapi dihati kecilku yang paling dalam aku sangat membenci wanita yang tega merusak rumah tangga yang telah aku bina selama 5 tahun ini, pertanyaan besar di benakku, siapakah wanita itu karena aku sangat membenci wanita yang tega menyakiti wanita lainnya apalagi aku sedang hamil" ungkap Dini dalam hati.
40 hari pun berlalu dengan begitu cepat dan tak terasa kehamilan Dini juga semakin besar.
"Mas hari ini kamu akan menjemput ayahku dan adikku kan"
"Ia sayang, mas bingung sekali sama kamu kenapa sikapmu sangat berbeda sama mas pada minggu-minggu ini, kamu tak seceria dulu lagi kenapa sayang? apakah ada yang salah dengan mas? mas bingung sekali jadinya"
Dini hanya bisa diam tanpa kata-kata.
"Kenapa malah diam begitu, jawab pertanyaan mas donk"
"Mas apa arti aku dihati mas, apa aku berharga"
"Maksud kamu apa tanya begitu? "
"Aku sudah tau semuanya mas"
"Tau apa!!!! "
Terlihat wajah kaget sekali, Dion merasa takut sekali.
"Sayang jangan diam, katakan ada apa sebenarnya?"
"Aku sudah tau semuanya mas, ada wanita lain selain aku dihati mas"
"Ah itu hanya perasaanmu saja sayang, sudahlah jangan mikir yang macam-macam dulu kasihan anak kita"
"Aku punya buktinya mas, sudah ku simpan di HP ku"
__ADS_1
Dion merasa ketakutan sekali, apakah istrinya tau kalau dia berselingkuh dengan adiknya.
Dini pergi ke kamarnya dan mengambil Hpnya,
Jantung Dion. serasa berdetak begitu kencangnya, dia sangat bingung jawaban apa yang harus ia katakan kepada istrinya karena dia belum siap kehilangan istrinya.
Dini datang mendekatinya dan menunjukkan isi chat yang telah ia simpan di HPnya.
"Ini mas semuanya, aku telah menyimpannya, mas tidak bisa berkelit lagi"
"Ia sayang maafkan mas ya, mas cuma khilaf sayang, yakinlah mas akan berubah buat kamu dan calon anak kita sayang"
Dini diam dan memendam kekecewaan yang amat dalam.
"Sayang kenapa kamu diam kamu mau kan maafkan mas, mas janji tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi sayang"
"Bukankah selama 40 hari ini aku telah memendam semuanya mas, aku redam emosiku karna aku percaya mas akan berubah namun jika mas tak berubah atau mengulanginya lagi aku tak tau apakah aku bisa maafin mas atau tidak, tapi pertanyaan di dalam benakku adalah kenapa mas tega sekali menyakiti aku, lalu apa kurangnya aku buat mas"
Dion mendekati istrinya dan mencium kening istrinya lalu ia bersimpuh di kaki istrinya dan berjanji tak akan mengulanginya lagi.
"Bangun sayang!! jangan bersimpuh di kakiku begitu, ini semua juga karna salahku kurang buat mas bahagia, sekarang mas telefon gadis itu di depanku dan putuskan gadis itu sekarang juga. tapi sebenarnya siapa nama gadis itu mas? "
Dion bingung dan tak mungkin ia akan jujur dengan istrinya kalau ia selingkuh dengan adiknya, mulailah akal bulusnya ia mainkan.
Dia kembali berbohong.
"Nama gadis itu adalah Ina sayang tapi akan aku akhiri semuanya demi rumah tangga kita sayang"
Dion segera mengambil telfonnya yang ada di dalam kamarnya, namun ia langsung kirim pesan ke Nita.
__ADS_1
"Sayang perselingkuhan kita sudah mulai terbongkar ini kakakmu sudah tau, namun dia tak tau aku berselingkuh dengan siapa nanti aku pura-pura telefon kamu dan kamu angkat saja namun suaramu kamu samarkan ya!! agar kakakmu tak sadar kalau itu kamu"
Nita yang menerima pesan singkat itu sangat kaget, namun ia akan menuruti apa yang dikatakan Dion.
"Sayangku Dini aku akan telefon dia sekarang, namun setelah ini aku harap rumah tangga kita akan tetap baik-baik saja ya, aku ingin membesarkan anak kita bersama"
"Sudahlah mas telefon sekarang juga"
"Halo...... halo"
Tak lama terdengar jawaban dari seorang gadis dan membuat jantung Dini mengangah seperti api yang sangat membara ia ingin marah namun ia tahan.
"Ina mulai sekarang kita tak ada hubungan lagi dan kamu jangan hubungi aku lagi karena aku pilih keluargaku" ucap Dion.
tiba-tiba Dini meraih ponsel yang di pegang suaminya dan berkata.
"Kita sama-sama wanita jadi aku mohon jangan hubungani lagi suamiku dan biarkan aku dan suamiku tenang, aku harap kau mengerti"
Terdengar jawaban lembut gadis itu.
"Ia akan. aku akhiri semuanya semoga kalian berdua bahagia selamanya aku akan pergi dari rumah tangga kalian berdua"
Dini yang mendengarnya sangat lega sekali dan memeluk suaminya dengan erat.
"Kamu jangan sakiti aku lagi ya mas!!!"
"Ia sayang percayalah" namun dihati Dion berkata.
"Kamu memang wanita bodoh Dini begitu saja kamu bisa kami bohongi kalau tidak demi anakku aku akan menceraikanmu dan akan menikahi Nita yang jauh lebih baik dari kamu.
__ADS_1
bersambung