
"Ada apa loh sayang. kenapa teman Dion menelfonmu? '
"Sayang aku belum cerita ya rencanaku yang ini"
"Rencana apa, biasanya kamu cerita? "
"Aku sudah mencampurkan obat dalam setiap makanan Dion agar saraf-saraf yang ada pada dirinya melemah dan dia akan lumpuh, sehingga kita bisa bebas sayang"
"Emmmuch, kamu memang pacarku yang paling pintar kita akan buat dia menderita mas sampai lama-lama dia bosan dan meninggal sendiri tanpa kita harus susah-susah membunuhnya jadi kita bisa aman kita"
"Okelah sayang, aku tambah mencintaimu kalau begitu"
"Aku pulang dulu kalau begitu sayang, keburu Dion pulang, tadi karena dia minta jemput pulang karna lemas"
"Ia sayang, hati-hati ya, janji kita harus berjumpa lagi dan jangan lama-lama"
"Ia sayang emmuch. da..... da aku pulang dulu"
Ira pulang kerumah dan tak lama setelah dia tiba di rumah Dion juga tiba di rumah dengan keadaan yang sangat pucat ke luar dari mobil.
"Aduh mas, kamu kenapa kok bisa pucat sekali"
"Tak tau juga Sayang 1 bulan ini tubuhku serasa tak bersahabat seperti biasanya, aku juga heran padahal pola makan sudah bagus, sayang coba telfonkan dokter joko suruh ke rumah untuk periksa kondisiku sekarang"
"Ia mas, tapi aku rasa mas hanya kecapaian saja makanya nurut sama istri jangan tidur malam-malam jadi ini akibatnya" Ira sedikit gelisah karna takut dokter tau apa yang terjadi sebenarnya.
__ADS_1
"Kringg halo dok ini Ira"
"Ia ada apa nyonya Ira"
"Ini suami sakit dan lemas, dokter bisa kerumah sekarang"
"Ia saya langsung kesana sekarang"
,"Terimakasih banyak dok"
"Ia sama-sama"
Dion merintih kesakitan.
Ira menjawab dengan sangat ketus sekali"
"Jangan manja gitu mas. aku bukan dokter jadi aku juga tak tau apa yang terjadi pada mas, jadi gak usah manja begitu"
"Aku gak manja sayang tapi benar, sekarang malah tangan dan kaki ku rasanya kesemutan sekali"
"Ya sudah sabar dikit kenapa, mas bukan anak kecil sekarang jadi sabar"
Dion terdiam melihat sifat istrinya berubah begitu.
"Sayang kenapa kamu berubah sikap begitu sih, aku sakit loh sayang"
__ADS_1
"Aku juga lagi hamil dan mual jadi tau sendiri kan mas. aku juga pingin dimanja malah ini aku disuruh ngurusin mas yang sakit"
"Ya Allah istriku sayang jangan bilang begitu, bentar lagi juga aku sembuh nanti kalau kamu mau apa-apa pasti mas belikan"
Ira langsung berubah mukanya jadi manis.
"Benarkan sayang kalau mas dah sembuh aku belikan berlian ya"
"Ia sayang gak cuma berlian kalau kamu mau yang lebih juga aku belikan tapi jangan marah begitu ya, sayangi aku karna aku lagi sakit gini"
"Okelah kalau begitu tapi jangan lupa janji belikan berliannya"
"Ia sayang"
Tak lama dokter tiba dan memeriksa pak Dion.
"Bagaimana ya dok keadaan saya, kok rasanya kesemutan semua dan badan saya lemas begini"
"Sepertinya ini adalah awal gejala struk pak dan juga kadar gula bapak tinggi sekali dan darah bapak juga tinggi, jaga pola makan dan pola tidur ya pak, bapak juga kecapaian sekali"
"Apa. dok gejala struk!!!!! tapi ini belum parahkan dok, dan bisa sembuh"
"Tentu saja bisa asal pola makan bapak baik"
bersambung
__ADS_1