Ranjang Bergoyang Adikku

Ranjang Bergoyang Adikku
bab 55


__ADS_3

"Mas Dion!!!! mas aku punya berita baik untukmu" ucap Ira istri ke 2 Dion.


Nita yang mendengarnya sangat bingung apa yang sebenarnya terjadi, ia mencoba mendekat untuk tahu apa yang sedang terjadi.


"Ada apa istriku sayang"


Ira menunjukkan hasil tespacknya yang bergaris dua yang menandakan Ira hamil.


"Aku mau tunjukkan sesuatu ke mas"


"Apaan tuh"


"Ini mas"


"Apa kamu hamil sayang, ini benarankan sayang"


"Ia mas ini benaran mas akan jadi ayah"


Dion langsung memeluk Ira dengan sangat erat dan terpancar di raut wajahnya bahwa Dion sangat bahagia sekali.

__ADS_1


Nita yang mendengar percakapan merusak langsung menangis.


"Tuhan aku sekarang tak ada gunanya lagi mempertahankan rumah tangga ini, harapanku sudah pupus sekarang, kalau aku masih tetap disini pastinya hidupku akan semakin menderita"


Nita berfikir akan pergi dari rumah ini, dia mengambil pakaiannya dan ia masukkan ke dalam tasnya dan setelah rapi ia meninggalkan rumah. ini.


Namun saat ia akan pergi Dion melihatnya dan mencegahnya.


"Nita mau kemana dirimu, kenapa membawa tas sebesar ini, apa kamu mau pergi dari rumah ini"


"Ia aku mau pergi, untuk apa lagi aku disini"


"Istri kata mas, apa. mas sudah memperlakukan aku layaknya seorang istri, aku merasa aku bukannya seorang istri, namun aku hanyalah pemuas nafsu mas dan layaknya pembantu disini, lagian istri mas sekarang sudah hamil terus untuk apa aku masih tetap disini, aku manusia biasa dan punya hati, aku sudah sangat lelah dengan keadaan ini jadi aku putuskan akan bercerai dengan mas, mungkin aku ini wanita pendosa dan pantas mendapatkan karma seperti ini karena perbuatan jahatku dengan kakakku, namun aku juga wanita biasa jadi aku putuskan akan pergi"


"Apa kamu sudah siap aku ceraikan. pasti setelah kamu keluar dari rumah ini kamu akan jadi seorang gelandangan"


"Mending aku jadi seorang gelandangan dari pada aku tetap disini dan menjadi wanita bodoh yang setiap malam harus mendengar suaminya bercinta dengan wanita lain, aku rasa sudah cukup mas, terimakasih atas pelajaran berharga ini ya mas, dan cepatlah bertaubat ya mas"


"Ya sudah pergilah sana, aku yakin diluar sana kau tak akan mendapatkan kata maaf dari kakak dan ayahmu"

__ADS_1


"Kalau mereka tak maafkan aku, aku ikhlas karena aku memang sudah jahat sekali pada mereka"


Ira yang mendengar percakapan mereka langsung ke luar dari kamarnya.


"Ya sudah loh kalau mau pergi, kamu pergi saja, tapi mas coba cek tasnya siapa tau dia membawa sesuatu, lagian kita sebentar lagi akan mempunyai anak, kasihan anak kita kalau Nita masih disini nanti kalau anak kita besar aku malas sekali kalau anak kita bingung dengan keadaan rumah tangga kita"


"Ia sayang, aku cek dulu"


Dion mulai memeriksa tas Nita dan benar memang tidak ada apa-apa di tas Nita.


"Benar kan tidak ada apa-apa jadi biarkan aku pergi, aku doakan mas bahagia dan sadar"


"Ah jangan banyak bicara"


Nita pergi dari rumag itu dan terlihat sekali Ira sangat bahagia sekali karna Nira sudah pergi dari rumah itu.


"Ia pergi saja kau Nita, dengan begini aku bisa lebih mudah mengambil semua harta Dion'" ucap Ira dalam hatinya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2