RASYA : My Queen Not You Queen!

RASYA : My Queen Not You Queen!
R 64


__ADS_3

udah mau masuk konflik pemeran utama nih😊


...----------------...


Hari dimana mereka(kelas 11C ) akan pergi berlibur ke puncak. Kini sepulang sekolah sesuai janji mereka berkumpul di rumah Amel. Lengkap, mereka semua ikut dengan peralatan dan kebutuhan mereka untuk 2 hari kedepan.


"Apa sudah lengkap ini The" tanya Amel.


"Sesuai absen sudah lengkap" kata Thea.


"Sayang sini. Kamu sama aku ya" kata Alen pada Thea yang mengangguk kearahnya.


"Ck. Pacaran teross kancane kilo jomblo" sindir Amel. Sontak membuat Arel menatap tajam Amel, tersenyum getir mendengar jika Amel jomblo.


"Maaf tuan, maaf rel aku terlambat" kata Bianca yang baru saja datang.


"Lo kan wanita yang kemarin itu? Ikut juga" tanya Thea.


"Iya non" kata Bianca membuat Thea melongo.


"Lo teman gue Bianca bukan pembantu gue"


"Nama gue Thea bukan non" imbuhnya menegaskan.


"Iya Thea"


"Baby, yuk masuk disini gerah" kata Arel pada Bianca.


"Tunggu yang lain dulu Rel"


"Emangnya kamu gerah kenapa, disini adem kok"


"Rumah ini seakan membuatku kepanasan baby" kata Arel menyeringai menatap Amel yang juga menatapnya dengan mata yang memerah.


"Jangan bicara seperti itu tuan Fairel" kata Bianca.


"Iya Bi iya "


"The, kapan kita berangkat" tanya Rido.


"Nunggu bentar lagi. Masih kurang 1 info teman kita" kata Thea.

__ADS_1


"Nah baru diomongi. Kita berangkat sekarang let's go " seru Thea.


Yang lain sudah siap di mobil mereka masingmasing dan sudah jalan terlebih dahulu, sesuai share location sudah Rasya kirkmkan.


Arel menggunakan mobilnya dengan Bianca.


Alen pun juga sama saat ini dengan Thea sang kekasih tercinta.


Ali menyetir mobil dengan tiga penumpang, Lyli, Grace juga Lucas.


Raden bersama dengan Salsya juga Amel.


Icha sendiri karena ia menggunakan motornya untuk ke puncak. Ditemani Raska, Rafka, Gilang dan Jonathan yang menjadi pengikutnya dibelakang menggunakan motor juga.


Rasya sudah berada disana lebih dulu karena sesuai ucapannya kemarin ia akan membolos. Disana sudah ada Rasya, Devano, Natalia dan Nathan.


*


Mobil Alen sangat tenang kali ini. Mereka hanya mengobrol santai.


"Yank, emang Arel sama Bianca beneran ada hubungan?" Tanya Thea.


"Seperti yang kamu liat sayang" jawab Alen yang masih fokus menyetir.


"Janggal kenapa si yank"


"Gak tau, gak yakin aja kalo mereka pacaran"


"Itu urusan Arel bukan urusan kita. Kalo kamu mau tau yang sebenarnya pasti kamu kaget"


"Aku udah tahu kamu itu bukan sembarang geng motor" Alen berhenti mendadak membuat mobil Arel yang dibelakangnya ikut berhenti hampir menabrak mobil Alen.


Alen terdiam sesaat sebelum ada yang menggedor kaca mobil yang dilakukan Arel.


"Kenapa?" Tanya Arel.


"Gantiin siapa kek gue lagi gak mood" ucap Alen lalu keluar dari mobil dan masuk di mobil Arel yang masih cukup satu lagi.


"Woi Lucas kesini lo" teriak Arel. Yang bernama Lucas pun keluar dan menghampiri Arel.


"Ada apa rel"

__ADS_1


"Setir nih mobil" lucas mengangguk.


*


Villa milik Rasya sudah ada beberapa yang datang. Mereka masih diluar menunggu yang lainnya.


"Kalian sudah datang" tanya Rasya.


"Udah Cha, tinggal nunggu yang lainnya masih dibelakang" jawab Rayhan. Rasya mengangguk paham.


"Kalau mau masuk silahkan mau menikmati suasana disini juga silahkan asal jangan jauh jauh"


"Iya Cha"


"Keren villa lo Cha gede banget 4 kali lipat dari rumah gue ini" decak Sinta kagum. Rasya hanya tersenyum saja.


"Gue mau keluar cari bahan makanan dulu, sampaikan sama yang lain kalo udah sampe" kata Rasya.


"Siap Cha"


"Kakk kata Nathan mau pergi kok gak bilang aku sih aku mau ikut" kata Natalia yang baru keluar dari Villa.


"Yaudah ayok"


"Siapa dia Cha " tanya Putra menatap Natalia binar.


"Cantik"


"Jangan macem macem lo" ancam Rasya. Putra hanya meringis saja.


*


Perjalanan yang cukup jauh sudah ditempuh mereka menuju tempat liburan, puncak bogor. Villa Rasya sudah ramai, mereka lengkap hanya tinggal menunggu tuan rumah datang saja.


"Acha lama banget si" decak Thea.


"Udah tunggu aja" kata Icha.


Mereka berada di teras, duduk di meja yang sudah disiapkan, eh maksudnya kursi.


The perfect berkumpul sendiri. Alen masih diam tak ada cakap membuat sahabatnya bingung sendiri.

__ADS_1


"Ada masalah" tanya Ali pada Alen.


"Gak ada"


__ADS_2