
"Kamu bilang berbenti, Tidak cel." Jasmine berjalan menuju halaman belakang dan menggali tanah untuk mengubur baju yang di pakai oleh Marcel ketika berfoto dengan Dania.
"Jasmine." Marcel memanggil dengan nada lembut tetapi jasmine tetap dengan keinginannya untuk mengubur foto dan juga baju suaminya.
Aldi dan Via hanya menyaksikan pertengkaran antara Ibu dan ayah nya. Mereka tidak berani mendekati nya terutama Via yang ketakutan mendengar pertengkaran Ibu nya.
"Jika kamu masih berhubungan dengan wanita itu, aku tidak akan pernah memaafkanmu." ucap Jasmine setelah mengubur baju Marcel.
"Iya iya, maafkan aku sayang, aku tidak akan bertemu dengan nya." jawab Marcel meragukan Jasmine.
"Yang aku ingin kan kamu tidak berhubungan dengannya. Itu artinya, bertemu pun juga tidak. Kalau kamu mengatakan tidak akan bertemu dengannya saja, itu berarti kamu masih akan berhubungan dengan dia. Apa kamu mengerti maksudku cel?." tanya Jasmine kembali.
"Iya sayang, aku tidak akan berhubungan dengannya lagi." jawab Marcel sebelum mengakhiri hubungannya dengan Dania.
"Aku tidak butuh janji manis Cel, yang aku butuhkan bukti." ucap Jasmine.
"Iya Sayang aku akan membuktikan bahwa aku tidak akan berhubungan lagi dengannya. Maafkan lah aku Jasmine." ucap marcel mencoba menenangkan Jasmine, ia takut akan terjadi sesuatu kepada janinnya jika tidak diikuti kemauannya.
Jasmine tidak menjawab karena sudah terlanjur kecewa dengan perbuatan Marcel.
__ADS_1
Sebelum menikah ia berjanji tidak akan mentakiti Jasmine, tapi ternyata ia berbohong kepada Jasmine dan keluarga Jasmine.
Itu yang membuat Jasmine kecewa setelah melihat foto suaminya dengan wanita lain dan telah menjalin hubungan dengan suaminya.
Selama beberapa hari Jasmine tidak berbicara kepada suaminya, ketika itu baru lah marcel merasa kehilangan dan memutuskan untuk tidak bertemu dan menghubungi Dania lagi.
"Sayang, aku sudah pulang." ucap marcel pulang kerja lebih awal dari biasanya.
"Tumben ia pulang awal." Batin Jasmine ketika terbaring di kamar.
"Sayang, kamu di mana." panggil Marcel kepada Jasmine.
"Sayang." Marcel membuka pintu kamar nya melihat Jasmine terbaring dan tidak menghiraukan dia.
"Sayang, tolong Jangan begini, aku minta maaf kepada mu. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi." Marcel membujuk Jasmine agar mau memaafkannya.
"Iya, akan ku maafkan asal kamu tidak mengulanginya." Jasmine akhirnya menjawab pertanyaan Marcel.
"Terimakasih sayang." jawab Marcel sambil Memeluk istrinya.
__ADS_1
Jasmine menjawab dengan tersenyum tipis kepada Marcel.
Marcel akhirnya menjaga jaraknya dengan dania, untuk menjaga perasaan istrinya.
"Cel, kapan kita bisa bertemu lagi?." tanya Dania setelah kejadian tersebut, tetapi ia tidak mengetahui nya karena Dania hanya tahu kalau Marcel belum menikah.
"Maafkan aku, kita sudah tidak bisa bertemu seperti sebelumnya." jawab Marcel terpaksa mengatakan itu kepada Dania, karena Marcel tidak ingin kehilangan istri yang menyayanginya dan anak-anaknya.
"Tapi kenapa Cel, apa kamu sedang ada masalah?." tanya Dania bingung, kenapa Marcel berubah begini.
"Tidak Dania, kita sudah tidak bisa melanjutkan hubungan ini." Jawab Marcel membuat Dania remain bingung karena tidak langsung mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah mempunyai istri yang sah.
"Iya, alasan nya kenapa?." Dania merasa perasaan nya di permainkan oleh Marcel.
"Maaf ya aku tidak bisa jelaskan. aku mohon lupakan aku, anggap saja kamu tidak pernah mengenal ku sebelumnya." Marcel membuat Dania kesal.
"Bagaimana mungkin kamu seperti ini Cel, apa kamu sudah punya pacar?." tanya nya mengira Marcel belum pernah nenikah.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nyaš jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nyaš„°
__ADS_1
Terimakasih semuanya salam kenal dari authorš„°