
"Banyak alasan kamu Cel, baiklah jika kamu tidak ingin mengatakan kepadaku, aku akan mencari tahu sendiri, apa sebenarnya yang terjadi malam itu." ucap jasmine sangat marah, sementara Marcel tetap meninggalkannya karena takut jasmine akan syok mendengar kebenarannya.
Setelah Marcel meninggalkan jasmine, jasmine tetap fokus menghapus dan menyobek foto Maria.
"Aku tidak menyangka kamu sejahat ini Maria. Jika di suruh memilih antara kenal dan tidak, lebih baik dulu aku tidak pernah mengenalmu." ucap jasmine sendirian sambil menyobek foto nya.
"Ibu, kenapa foto nya di rusak." tanya Via putri kedua mereka, melihat semua foto berantakan.
"Tidak, ibu hanya membersihkan dari kotoran saja Via." jawab jasmine sambil menyembunyikan yang telah di sobek.
"Oh begitu. Mau Via bantu bu?." tanya Via berniat ingin membantu ibunyanya.
"Tidak Via, kamu tolong sapu saja ruang dapur ya, ibu belum sempat." jawab ibu mengalihkan perhatian Via.
"Baiklah Ibu, dengan senang hati." ucap Via tersenyum dan bergegas mengambil sapu untuk menyapu ruang dapur mereka.
"Terimakasih Nak." jawab Ibu dan melanjutkan misinya untuk menghapus semua wajah Maria.
Batin jasmine, "Tidak akan aku sisakan lagi kotoran di rumah ini."
__ADS_1
Sambil mengawasi Via menyapu, jasmine segera membereskan semua yang telah berantakan. Agar Via tidak menyadari kalau Wajah Maria sengaja ibunya rusak karena telah mengkhianatinya.
"Ibu, Via sudah selesai, ada yang perlu di kerjakan lagi tidak Bu?." tanya Via sangat bersemangat membantu ibunya.
"Belum ada Nak, nanti ibu akan memanggil mu jika ada yang ibu perlukan." jawab Jasmine.
"Baiklah ibu, sekarang Via mau main di depan ya bu!." ucap Via sambil mengajak adiknya ikut bersamanya.
"Iya nak." jawab jasmine tanpa menoleh ke arah Via.
Tiba-tiba ayah jasmine datang berkunjung ke rumah jasmine dan kebetulan Marcel belum pulang ke rumah.
"Ada di dalam Kek, lagi beres-beres di dalam. Masuk saja kek." ucap Via kepada kakeknya.
Dengan sangat cepat jasmine membereskan foto-foto mereka, setelah mendengar Via dan kakeknya berbicara.
"Lagi ngapain kamu jasmine?." tanya Ayah nya.
"Aaa Ayah? Dari mana Ayah?." tanya jasmine terkejut karena secepat itu Ayah nya masuk ke dalam, padahal baru sebentar jasmine mendengar ayahnya bicara dengan Via.
__ADS_1
"Ayah baru saja dari warung dekat sini, kamu sedang cari apa?." tanya ayah jasmine, ketika yang di lihat nya sudah masuk ke dalam album lagi.
"Tidak ayah, aku cari berkas yang di perlukan Marcel, tapi nanti saja lah jasmine lanjut mencarinya." jawab nya sedikit gugup.
"Oh begitu, ibu mu suruh ke rumah nanti jasmine, ada yang mau ia sampaikan." ucap ayah bermaksud untuk memberitahu jasmine tetapi melalui Ibunya karena sang ayah sangat khawatir akan menangis di depan putrinya.
"Tentang apa itu ayah?." tanya jasmine dan mulai berfirasat bahwa orang tuanya akan menyampaikan tentang Marcel dan Maria.
"Nanti juga kamu akan tahu jasmine. Nanti jangan lupa ke rumah ya! Sekarang ayah mau pulang dulu!." Pamit ayah dan meminta agar jasmine datang menemui ibunya.
"Baiklah ayah, nanti jasmine akan ke sana." jawab jasmine kepada ayahnya dan sang ayah langsung bergegas pulang.
Kemudian Via bertanya kenapa Kakeknya berkata seperti itu.
"Bu, kenapa Kakek begitu? Sepertinya ada hal yang penting?." tanya Via karena penasaran setelah mendengar perkataan Kakek dan ibunya.
"Ibu juga tidak tahu Nak. Sekarang kamu siap-siap lah Via sebentar lagi kita ke rumah kakek dan nenek mu." jawab jasmine sambil melanjutkan pencarian nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1