
Marcel sangat terkejut mendengar pernyataan Maria.
Awalnya Marcel ragu untuk membantu Maria karena Marcel dan suami Maria sangat mengenal satu sama lain dengan baik.
Di sisi lain Marcel juga kasihan dengan Maria yang di duakan Cinta nya.
"Baiklah, aku akan membantu mu demi persahabatan kita, sekali lagi aku tanya. Apa kamu yakin untuk menggugat nya?." tanya Marcel.
"Iya aku sudah yakin. Terimakasih Marcel, besok aku tunggu di depan komplek ya jam 08.00 pagi." Maria meminta Marcel untuk mengantar nya ke kantor pengadilan.
"Baiklah." Dengan sangat yakin juga Marcel menerima permintaan Maria.
Marcel tidak memberi tahu Jasmine tentang hal ini, bahkan Marcel secara diam-diam menemani Maria pergi ke kantor pengadilan berdua-duaan menggunakan sepeda motor dan bergoncengan.
Keesokan hari nya Marcel bangun lebih awal dari biasa nya dan pergi juga lebih awal dari biasa nya.
__ADS_1
"Awal kamu bangun hari ini sayang." tanya Jasmine melihat Marcel yang baru selesai mandi untuk pergi menemani Maria.
"Iya, aku harus berangkat lebih awal sekarang." jawab Marcel seakan ia mau ke kantor untuk bekerja, tetapi ia akan pergi ke pengadilan bersama dengan Maria yang masih berstatus Istri temannya sendiri.
Ketika Marcel dalam perjalanan bersama dengan Maria, tiba-tiba Jasmine merasa sakit perut yang luar biasa dari biasa nya, setiap 5 menit ia merasakan kontraksi.
"Ibu kenapa?." tanya Via melihat ibu nya kesakitan dan ketika itu Aldi juga memandangi ibu nya.
"Via, tolong hubungi ayah mu, ibu sudah tidak tahan sekarang, perut ibu sakit!." minta Jasmine agar Via segera menghubungi Marcel suaminya.
"Iya ibu iya." Dengan cepat Via menghubungi ayah nya, tetapi sayang ayah nya tidak menjawab telpon karena Sedang dalam perjalanan.
Aldi berlari menghampiri tetangga yang mempunyai kendaraan dan meminta pertolongannya untuk membawa ibu nya ke rumah sakit.
"Pak, tolong ibu saya, tolong bawa ibu ke rumah sakit pak, karena ibu sekarang sedang kesakitan." ucap Aldi ketika bertemu dengan tetangga nya di sebrang rumah nya.
__ADS_1
Karena tetangga nya mengetahui kehamilannya sekarang sudah 9 bulan dengan cepat ia mengambil sepeda motor nya, karena ia hanya punya sepeda motor saat itu.
"Iya, iya bapak ambil sepeda motor bapak dulu." Aldi berlari menghampiri ibu nya.
"Iya pak." ketika sampai di rumah Via sudah menangis karena cemas akan keadaan ibunya.
"Bagaimana kak, apa ada yang bisa mengantar ibu." tanya Via melihat Aldi masuk ke dalam rumah dengan wajah yang ketakutan.
"Iya, sekarang pak Ridho akan mengantar ibu." jawab Aldi dan segera menyiapkan sesuatu yang harus di bawa.
"Aldi, Via Ayo cepat, di mana ibu mu." Pak Ridho tetangga Marcel juga ikut khawatir.
Aldi dan Via menggandeng Jasmine untuk berjalan karena mereka tidak bisa menggendong ibunya karena sangat berat.
Sedang kan Ayah nya belum mengetahui keadaan Jasmine saat ini. Dan masih asyik dengan Maria di perjalanan membahas soal curhatan Maria kepada Marcel.
__ADS_1
"Aldi atau Via ikut juga ya, pegang ibu mu dari belakang." pinta pak Ridho karena melihat kondisi Jasmine yang sudah lemah.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰