
"Bu, izinkan aku untuk menginap di sini bu, malam ini aku tidak pulang ke rumah. Aku mau istirahat dengan tenang di sini." jawab Marcel membuat ibu mengerti.
"Baiklah Marcel, istirahat lah sampai kamu merasa tenang." ucap Ibu kandungnya sambil mengusap kepala nya.
"Ada apa dengan Marcel?." tanya Ayah Marcel kepada ibunya.
"Aku juga tidak tahu, mungkin ia sedang ada masalah di rumahnya atau di luar." jawab Ibu kandungnya.
"Ah, itu pasti masalah dengan jasmine, makanya ia pusing kalau di rumahnya." ucap Ayah Marcel yang kurang menyukai jasmine sejak masalah kemarin, padahal semua masalah muncul karena Marcel tetapi ia tetap menyalahkan pelayanan jasmine kurang kepada anaknya.
"Sudahlah, jangan terlalu ikut campur urusan mereka, mereka punya cara sendiri untuk menyelesaikan nya, kita hanya boleh memberi solusi jika di butuhkan." pinta Ibu Marcel kepada ayahnya.
Ayah Marcel hanya terdiam mendengar apa yang di katakan ibu Marcel.
__ADS_1
Marcel tidak pulang selama beberapa hari ke rumah nya.
"Bu, ayah tidak pulang ya hari ini?." tanya misya.
"Biar saja lah Misya ayah mu tidak pulang, mungkin saja ia sedang asyik dengan istri muda nya." jasmine berpikir bahwa Marcel juga telah menikah diam-diam di belakangnya.
"Ngak mungkin ayah menikah lagi." misya merasa tidak Terima jasmine mengatakan bahwa Marcel telah menikah dengan marni.
"Sudahlah misya, ayah mu mau pulang atau tidak terserah, biarkan dia menentukan pilihannya. Ibu sudah lelah jika harus berhadapan dengan seorang pembohong dan pengkhianat." jasmine benar-benar hilang kesabaran.
Batin Misya, "Rasanya kasihan juga dengan ayah, apa sekarang ayah sudah makan ya."
"Kamu kenapa Misya? Rindu ya sama ayah? buat apa coba? kalau pun ayah sayang sama kita, dia ngak mungkin tinggalin kita begitu saja. Sedikit pun sudah tidak ada perjuangan untuk kita Misya." Via yang menyimpan kebencian terhadap Marcel ayahnya.
__ADS_1
"Mungkin ayah sedang bersedih kak, dan menyesal dengan perbuatannya." Misya masih berharap ayah nya berubah menjadi seperti ayah yang dulu.
"Menyesal sekarang sudah tidak ada artinya, ayah bahkan rela tidak menganggap Kak Aldi sebagai anaknya lagi." ucap Via perlahan mengatakan kepada Misya.
"Maksud nya bagaimana kak?." misya masih belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi saat ia tidak di rumah.
"Kemarin kami ingin melihat isi chat yang di kirim oleh marni d hp nya ayah, tetapi ayah menolak dan sampai mendorong ibu demi hp nya itu, dan sampai lari ke halaman belakang. Saat ayah masih lari dan blik lagi ke rumah, di dapatinya bahwa sepeda motornya telah kak Aldi bocori. Ayah pun sempat meminta di kembalikan seperti semula, tetapi berulang kali kak Aldi menolak dan pada akhirnya terjadilah. Ayah bilang kalau kak Aldi tidak mau, jangan pernah panggil ia ayah lagi. Itu lah yang di ucapkan ayah sehingga kakak memutuskan untuk menemui marni dengan maksud agar ia mengakui semua." Via baru menceritakan kejadian yang sebenarnya saat ayah nya tidak berada di rumah.
"Terbongkar juga akhirnya." ucap misya.
"Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga misya." jawab Via.
"Kak, apa mungkin kita sudah tidak akan bertemu ayah lagi dan kita benar-benar sudah tidak punya ayah ya." tanya Misya.
__ADS_1
"Biar kan saja lah misya, biasanya juga kita melakukan apapun tanpa ayah kok, jadi kalau pun ibu dan ayah pisah kita tetap sama seperti dulu." Via sangat membenci ayahnya dan berharap ayah dan ibu nya segera berpisah.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰