Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 62


__ADS_3

"Baiklah Via, sekarang saya pamit dulu ya." pamit pak Rt.


"Iya pak terimakasih ya."


"Iya Via."


Setelah pak RT pulang, via memantau keadaan ibunya dan ayahnya.


Batin Via, " Ibu sedang tidur, kasian sudah berapa hari kurang tidur dan jadi drop begini."


"Ayah juga." batinnya


"Misya tolong jaga ayah dan ibu, nanti kalau mereka sudah bangun, bilang kakak ya!. Sekarang kakak mau masak dulu." ucap Via berusaha menyiapkan makanan untuk keluarganya.


"Iya kak." jawab Misya sambil bermain bonekaan tepat di depan kamar dan di samping ruang tamu tepat di dekat ayah dan ibunya.


Jasmine tersadar dari tidurnya karena merasa ingin buang air kecil, ia pelan-pelan berjalan, dan Misya menyadari ibunya sedang berjalan ke arah toilet.


"Eh Ibu mau kemana?." tanya Misya sambil membantu ibunya karena ibunya berjalan dalam keadaan lemah.


"Ibu mau ke toilet sebentar." jawab jasmine sambil memegang dinding.


"Biar Misya bantu bu." ucap Misya menolong ibunya untuk tetap tegak.


"Eh Ibu sudah bangun, mau kemana bu?." tanya Via menyusul.


"Ke toilet sebentar." jawab jasmine yang sedang diiringi oleh Misya.


Ketika jasmine selesai buang air kecil, Via menyampaikan pesan dari pak Rt.


"Bu, maaf ya Via harus sampaikan pesan Pak Rt sekarang Bu." ucap Via ketika jasmine keluar dari toilet.

__ADS_1


"Pesan apa Via?." tanya jasmine.


"Kata pak Rt, ibu di minta pergi ke rumah Bu Lena, minta tolong di lihatkan apa yang sebenarnya terjadi bu. kata pak Rt kejadian malam itu sangat aneh." ucap Via menyampaikan pesannya.


"Oh, begitu. Nantilah Via, ibu sekarang sangat lelah, Ibu perlu istirahat yang cukup Via." jawab jasmine.


"Baik ibu. Ibu istirahat saja dulu, kalau sudah baikan baru kita pergi bu." ucap Via.


Batin Via, "Kasian ibu, drop banget. sampai-sampai jalan saja ngak mampu."


"Bu, makan dulu ya, habis makan baru istirahat lagi." pinta Via.


"Nanti saja Via, ibu belum selera, kalian makan saja duluan." jawab Jasmine sambil menuju kamar nya sedangkan marcel masih tertidur.


"Baiklah ibu."


"Misya, ayo kita makan duluan, ayah dan ibu nanti menyusul." ucap Via.


Belum lama mereka makan, tiba-tiba marcel terbangun dan termenung. Via menghampirinya.


"Ayah makan dulu ya, biar bertenaga." ajak Via.


"Sedikit saja Via." pinta marcel.


Via mengantarkan ke ruang tamu agar ayahnya makan. Setelah mengantarkan makanan ke marcel, via melihat ibunya tertidur kembali.


"Ternyata ibu tidur lagi, mana belum makan lagi." Batin Via ketika menghampiri ibunya.


"Bagaimana kak, apa ayah mau makan?." tanya Misya.


"Itu lagi makan, tapi ngak tahu habis apa tidak makanannya." jawab Via.

__ADS_1


Saat mereka makan tiba-tiba HP ayah nya berdering dan ternyata Maria yang menelpon marcel.


"Halo." jawab marcel.


"Bagaimana kabar mu Cel." tanya Maria.


"Aku mau istirahat Maria, tolong jangan di ganggu dulu ya." pinta marcel dan terdengar oleh jasmine dan langsung ia menghampiri marcel.


"Aku hanya mau minta maaf kepada mu dan jasmine Cel." ucap Maria.


Dengan cepat jasmine bangun, dan mencoba mengambil HP marcel, meskipun jasmine berjalan masih tidak mampu.


"Siapa yang telpon." tanya jasmine saat masih menelpon dan langsung Maria matikan telponnya saat mendengar suara jasmine.


"Maria." jawab marcel.


"Sini HP nya!." pinta jasmine.


"Buat apa?." tanya marcel ketakutan.


"Sini!." pinta jasmine.


"Aaa ada apa lagi itu misya." ucap Via mendengar ayah dan ibunya bicara.


"Ibu marah kak." jawab Misya.


"Sini HPnya marcel." ucap jasmine sambil merampas HP marcel dari tangannya.


"Jasmine, jangan." marcel mempertahankannya.


"Gara-gara ini kamu menyia-yiakan keluargamu. Sekarang HP ini aku yang pegang." ucap jasmine dengan sangat marah.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2