Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 85


__ADS_3

"Ini tidak bisa di biarin Misya, ibu harus tanya langsung kepada ayahmu." jawab Jasmine sangat marah dan langsung menghampiri marcel.


"Cel, siapa wanita tadi yang datang pada acara pembukaan MTQ tadi malam." tanya jasmine dengan sedikit emosi.


"Wanita yang mana?." awalnya marcel ingin menutupi, tapi setelah ia pikir, ia tidak mungkin bohong karena saksi pada malam itu bukan saja Misya tetapi juga orang sekomplek yang menjadi saksinya.


"Yang tadi sebelum kamu menyampaikan sambutan, siapa wanita yang duduk di samping mu? Katakan sekarang!." Pinta jasmine sangat marah, marcel berpikir jasmine juga pergi saat itu.


"Kenapa sih kamu ini jasmine?." jawab marcel.


"Aku hanya minta kamu jawab pertanyaan ku. Apa itu susah?." ucap jasmine dan berpikir jika sampai ia tidak mau mengatakannya, itu berarti mereka memang punya hubungan.


"Iya aku jawab sekarang. Dia temanku yang kebetulan hadir tadi malam." jawab marcel.


"Yakin cuma teman?." tanya jasmine kembali.


"Yakin lah. Memangnya kenapa?." Marcel bertanya kembali karena melihat ekspresi jasmine meragukan jawabannya.


"Kalau menurutku kamu yakin bahwa kamu berbohong. Iya kan?." Jasmine membuat marcel semakin emosi.


"Bohong apa lagi sih jasmine? Aku jujur kamu bilang bohong, apa lagi kalau aku tidak jujur." ucap marcel dengan keras.

__ADS_1


"Aku tidak percaya.Kamu bawa seorang wanita di depan semua orang, apa kamu tidak berpikir apa yang akan orang katakan tentang kamu." ucap jasmine.


"Terserah." jawab marcel yang semakin keras kepala.


Setelah acara pembukaan MTQ tersebut, jasmine selalu menghadiri MTQ nya, ia ingin melihat jika sampai wanita itu datang lagi.


Batin jasmine, "Jika sampai aku melihat ia datang lagi, aku akan bicara kepadanya."


"Misya." teriak marcel kepada misya.


"Iya yah." jawab misya.


"I..ya yah." jawab Misya dengan sangat gugup.


"Kenapa kamu katakan, ibumu jadi marah-marah kepada ayah. Hah." ucap marcel kesal dan marah di depan Misya.


"Maafkan aku yah." Misya sangat takut melihat marcel marah kepadanya.


Setelah meminta maaf kepada marcel, Misya pergi dari hadapan ayahnya dan menangis di dalam kamarnya.


"Mengapa ayah sebegitu marahnya kepadaku, kalau memang mereka hanya teman, kenapa harus marah. Harusnya tidak perlu marah dong." ucap Misya sambil menangis.

__ADS_1


Setelah di marahi oleh marcel, Misya berpikir dan juga curiga bahwa ayahnya mempunyai hubungan khusus dengan Seorang Bidan tersebut.


Batin Misya, "Aku rasa ayah telah menjalin hubungan dengan Bidan tersebut. Aku harus mencari tahu untuk ibu."


Setelah kejadian itu, Misya diam-diam mencari tahu sampai ia menemukan bukti bahwa ayahnya berselingkuh kembali.


Misya mencoba memantau ayahnya di mulai dari HP nya, ia mencoba mengintip ayahnya main HP atau menelpon.


Hari demi hari sudah terlewati, tetapi Misya belum menemukan bukti, sementara jasmine diam-diam juga mencari tahu tentang hubungan marcel.


Tibalah malam yang di tunggu-tunggu, yaitu malam penutupan MTQ, jasmine berharap teman marcel tersebut hadir lagi di acara penutupan MTQ.


"Semoga saja dia datang di acara penutupan ini." ucap jasmine dan terdengar oleh misya.


"Siapa bu?." tanya Misya.


"Itu teman ayah mu, kalau saja dia datang, ibu akan bicara kepada nya nanti." jawab jasmine.


"Ibu mau bicara apa memangnya?." tanya Misya penasaran.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2