Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 129


__ADS_3

"Jasmine, sekarang aku menyadari bahwa aku tidak bisa jauh dari mu dan anak-anak, aku tahu aku salah, tapi izin kan aku sekali lagi untuk berubah." Marcel memohon sambil berlutut berkali-kali kepada jasmine.


"Baiklah, aku akan mengizinkanmu tinggal disini, tetapi untuk menjalin hubungan seperti dulu aku belum bisa." Jasmine terpaksa mengizinkan nya untuk melihat apakah benar Marcel akan berubah.


"Terimakasih jasmine. Terimakasih." ucap Marcel sambil mencium tangan jasmine sebagai ungkapan syukurnya karena jasmine bersedia menerimanya kembali.


Selama mereka 1 rumah kembali, jasmine tidak bertingkah seperti dulu, makan tidak pernah di sajikan, jika mau makan Marcel dan yang lain ambil sendiri-sendiri.


Batin Marcel, "Rasanya aneh seperti ini, ini sama saja aku tidak punya istri. Tapi semua ini terjadi karena aku."


Saat itu Marcel sangat menyesal karena telah menyiakan seorang istri yang pernah sayang dan perhatian kepada nya.


Beberapa bulan kemudian Marcel berhenti dari pekerjaannya dan selama ia tidak bekerja ia merasa bosan karena setiap hari hanya di rumah.


Selama Marcel menganggur, Marcel berpikir untuk mencari modal dengan menjual tanah yang pernah ia beli bersama dengan marni.


Selama 2 bulan Marcel mempromosikan tanah tersebut dan setelah tanah itu terjual, uang nya semua di serahkan kepada jasmine.


"Jasmine, ini uang bisa di gunakan untuk keperluan sehari-hari, kamu simpan ya!." ucap Marcel sambil menyerahkan uang tersebut.


"Uang dari mana sebanyak ini?." tanya jasmine penasaran dengan uang yang di berikan sebanyak itu, selama ia bersama Marcel, uang belanja paling besar hanya di kasih Rp. 20.000an.


"Itu uang hasil jual tanah yang di sebelah komplek, kamu simpan saja untuk keperluan kita." pinta Marcel.

__ADS_1


"Baiklah." jasmine menerima uang tersebut.


Batin jasmine, " Apa aku tidak sedang bermimpi. Aku bisa memegang uang sebanyak ini."


20% dari uang tersebut, Marcel belikan dengan sebuah sampan untuk ia pergi melaut.


Marcel merubah profesi nya sebagai seorang nelayan, dan selama itu kehidupan mereka berubah.


Marcel tidak ingin berhadapan dengan urusan politik, ia menjauhkan diri dari pekerjaan apapun yang berhubungan dengan politik, sampai-sampai teman nya yang dahulu sering bersama, sekarang sudah tidak lagi berhubungan baik.


Marcel benar-benar dijauhi oleh teman-temannya, Sekarang ia hanya menghabiskan waktunya sendiri dan memilih bekerja sebagai seorang nelayan.


Saat itu lah Marcel sadar bahwa harta yang paling berharga untuk dirinya adalah keluarga, bukan uang atau harta benda yang tidak akan ia bawa sampai ia tiada sekalipun.


"Bu kenapa sih ayah tidak bekerja di kantor temannya, jangan melaut begitu, kan bahaya." tanya Aldi merasa khawatir.


"Ayahmu sekarang tidak ingin berurusan dengan politik lagi Aldi, ia lebih menikmati menjadi nelayan." jawab jasmine sesuai apa yang dikatakan marcel.


"Tapi itu kan bahaya bu."


"Sudahlah Aldi, yang penting sekarang ayahmu berubah, tidak gila perempuan seperti dahulu lagi." Jasmine sangat bersyukur karena marcel tidak mengulangi perbuatannya lagi dan menghabiskan waktu nya hanya di laut.


"Tapi kita yang khawatir dengan ayah bu, bagaimana kalau tiba-tiba hujan ribut di sana." Meskipun Aldi sudah tidak di anggap lagi waktu itu, sekarang marcel merasa malu karen memperlakukan Aldi seperti itu kemarin.

__ADS_1


Selama Marcel menjadi nelayan, dan makan seadanya tetapi jasmine sangat bahagia, karena Marcel tidak pernah marah-marah kepada jasmine dan anak-anaknya lagi.


"Terimakasih Ya Allah Engkau telah mengabulkan doaku." ucap jasmine.


Putra pertama nya tidak pernah menganggap perkataan ayahnya kepada nya serius, kemarin yang di katakan Marcel, Aldi yakin itu adalah emosi yang tidak bisa Marcel kontrol.


Lama kelamaan hubungan mereka membaik dan layaknya seperti ayah dan anak seperti dahulu.


Bukan saja dengan Aldi, Marcel juga sangat berhubungan baik dengan Via dan Misya yang sempat membencinya karena perbuatannya yang sangat memalukan.


Hanya saja Marcel tidak mempunyai teman seperti dahulu ia punya segalanya, teman dari mana saja berdatangan untuk bisa bertemu dengan nya, tapi ketika Marcel menjadi seorang nelayan semua temannya pergi yang ada hanya keluarga nya.


"Terimakasih kalian sudah menerimaku kembali, aku berjanji tidak akan menyiakan kesempatan ini lagi." sambil memeluk jasmine dan anak-anaknya.


Sedangkan marni yang pernah punya hubungan terlarang dengan Marcel, kini marni telah menikah dengan orang desa tempat ia bertugas.


Marcel dan marni benar-benar sudah saling menjauhkan diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Mereka hidup bahagia dengan keluarga mereka masing-masing dan tidak ada lagi perselingkuhan.


...***Selesai***...


Terimakasih buat teman-teman yang setia mampir ke karya Author🄰, maaf jika masih banyak kekurangan Author dalam menulis. Ditunggu selalu kehadiran nya ke karya terbaru author yang selanjutnya. ā¤ā¤

__ADS_1


__ADS_2