
"Bu, apa ibu sudah tidur?." tanya Aldi ketika membuka Pintu rumah jasmine yang sengaja tidak di kunci.
"Belum Aldi, ada apa? tumben sekali kamu ke sini jam segini?." tanya Jasmine dengan wajah penuh kesedihan.
"Ibu kenapa? Habis nangis?." tanya Aldi karena melihat mata Jasmine sembab dan pipi memerah.
"Tidak. Kamu ke sini kenapa?." Jasmine berusaha menutupi kesedihannya.
"Ibu pasti habis nangis, kenapa ibu menangis? Apa karena ayah?." Aldi langsung menebak.
"Sebenarnya ibu menangis karena ibu sedih dengan nasib ibu. Tapi ya sudahlah ibu mencoba untuk mengikhlaskan semuanya." ucap Jasmine membuat Aldi bingung.
"Aldi tidak mengerti, maksud ibu apa. Aldi ke sini sebenarnya ingin memberitahu tentang ayah, tapi seperti nya ibu sedang tidak baik-baik saja." jawab Aldi merasa ragu mengatakannya.
"Apa? tentang ayahmu? katakan saja Aldi, ibu perlu bukti nya sekarang juga untuk bisa melayangkan surat perceraian kepadanya." Jasmine terus memaksa Aldi untuk mengatakannya.
"Sudah lah Kak, katakan saja kepada ibu, ibu harus tahu mengenai ayah, apapun itu. Sebelum kakak datang kesini kami sudah memberitahu ibu tentang nama marni di hp ayah, ia memberi nama marni sebagai my Love. Sudahlah kakak bilang saja apa yang kakak tahu." Tiba-tiba Via datang dan langsung meminta Aldi untuk mengatakannya.
"Apa? hah." Aldi tertawa heran.
"Jadi kalian sudah mendapat hal baru, yang tidak pernah ku pikirkan selama ini, ternyata mereka memang punya hubungan khusus." ucap Aldi lagi.
"Iya lah, kalau sudah my Love namanya berarti mereka pacaran atau mungkin sudah menikah diam-diam Bu." ucap Via yang ikut bicara saat Aldi pulang.
"Pantas saja kemarin ia ke kantor malam-malam dan hanya berdua di ruangan, dan sebenarnya yang ingin aku katakan adalah ini bu, ayah membawa wanita itu ke kantor nya malam-malam. Entah apa yang mereka lakukan, aku telah mengusir nya kemarin dan jika hal ini terjadi lagi, aku tidak segan-segan memukul ayahku sendiri." jawab Aldi kesal terhadap ayahnya.
"Apa kamu bilang? Ayah mu berduaan di kantor? Ngapain? Apa tidak ada tempat lain untuk berdua, dasar memang buaya, Lihat saja jika dia pulang nanti akan ku beri pelajaran. ucap Jasmine memanas.
" Iya bu, itu sebab nya aku marah. Lagian ayah itu pikirannya kemana sih, sudah beberapa kali seperti ini, apa tidak malu. Nama ayah di mana-mana sudah jelek, aku saja yang mendengar nya malu." ucap Aldi mengungkapkan perasaan nya.
Belum sempat jasmine menjawab apa yang di katakan Aldi, Tiba-tiba hp marcel berdering yang tidak sengaja tertinggal 1.
Drut... Drut... Drut...
Suara hp marcel yang tertinggal berdering, setelah Jasmine lihat ternyata marni yang nenelpon saat sudah larut malam.
__ADS_1
Karena 1 kali berdering tidak di angkat, marni mencoba kembali dan sengaja Via yang menjawab.
"Halo." jawab Via berpura-pura tidak mengetahuinya tetapi ia tidak berbicara karena bukan marcel yang menjawabnya.
"Halo ini siapa?." jawab Via sekali lagi.
Kemudian marni menutup telponnya dengan sengaja.
"Kok di matikan sih, takut ya." ucap Via sendirian.
"Siapa Via." tanya jasmine dan di dengar oleh Aldi.
"Marni bu, tapi tidak bicara." jawab Via.
"Ada perlu apa dia telpon jam segini, ini bukan jam kantor lagi, sekarang sudah waktu nya istirahat." ucap Aldi kesal.
"Seperti nya ia cari ayah, karena Via yang jawab jadi telponnya di tutup." jawab Via.
"Biarkan saja, kalau dia telpon lagi biar ibu yang bicara." ucap jasmine semakin kesal.
"Iya Aldi jika ayah mu pulang malam ini ibu akan langsung bertanya." jawab Jasmine.
Setelah menunggu beberapa Jam tetapi marcel belum juga pulang dan akhirnya semua tertidur.
***
Keesokan harinya marcel pulang ke rumah terlebih dahulu sebelum marcel pergi ke sawahnya setelah ia pulang bekerja.
Jasmine merasa sakit hati karena marcel sibuk dengan sawahnya dengan marni dan tidak berniat sedikit pun untuk mengajak Jasmine yang jelas istrinya.
Ketika marcel sedang bersiap menggunakan seragam sawahnya dan mengisi bensin untuk sepeda motornya, tiba-tiba jasmine merasa marah dan benci melihat marcel bersikap acuh tak acuh dengan nya.
Akhirnya Jasmine menyiram perlengkapan sound systemnya dengan bensin milik marcel.
"Jangan pergi ke mana-mana Long,aku ingin bicara." pinta jasmine.
__ADS_1
"Apa sih, aku banyak kerjaan sekarang." jawab marcel sambil mengambil kunci motornya.
"Kerjaan yang mana lagi? kamu kan sudah pulang ke rumah?." tanya jasmine.
"Memang nya kalau pulang ke rumah aku tidak punya kerjaan lagi?." tanya marcel kepada jasmine dengan nada tinggi dan membuat jasmine marah karena sikap nya.
"Kamu ya, kalau bicara ngak bisa baik-baik apa? kalau pulang ke rumah selalu saja ada yang buat kamu marah, masalah di luar selalu saja di bawa ke rumah, waktu senang aja kamu lupa dengan kami yang di rumah." jawab jasmine dengan nada tinggi.
Ketika marcel ingin meninggalkan rumah, jasmine menghalanginya.
"Tidak ada pekerjaan hari ini! sekarang aku mau tahu, siapa my Love yang ada di hp mu?." jasmine to the point bertanya.
"Apa? My Love apa?." marcel berpura-pura bertanya padahal ia sudah terancam melakukan kesalahan yang kesekian kalinya.
"Aduh.. Pura-pura tidak tahu lagi. Cepat jujur, siapa!." pinta jasmine agar marcel jujur.
"My Love apa?." marcel tetap berpura-pura bertanya.
"Masih saja tidak mau mengaku, begini saja biar jelas, di mana hp mu, biar aku cek 1 /1 chat nya. Sini berikan padaku." minta jasmine kepada marcel.
"Tidak, yang ada semua dataku akan kalian hapus." jawab marcel beralasan.
"Kami hanya mau melihat isi chat nya saja bukan dokumen pekerjaan." jawab marcel menghindar.
"Tidak." marcel menjauh dari jasmine.
"Kalau memang tidak ada rahasia kenapa ayah takut untuk di periksa?." tanya Via yang ikut bicara dan sambil mendekati marcel bersama dengan jasmine dan di saksikan oleh Aldi yang kebetulan belum angkat bicara.
"Kalian ini kenapa, di hp ini tidak ada apa-apa untuk apa di periksa, yang ada akan menghilangkan data pentingku di hp ini." marcel bolak balik mengatakan data di hp nya.
"Iya kalau tidak ada apa-apa, kami pinjam sebentar." ucap jasmine sambil merampas hp marcel, tetapi sayang tidak ia dapatkan dan marcel mencoba mendorong jasmine sampai ia terjatuh dan lari ke arah kebun dan hampir menginjar besi untuk membersihkan rumput, di saksikan oleh anaknya ketika marcel mendorong jasmine.
"Dasar penipu kamu!." ketika jasmine bangkit dan berkata seperti itu sambil menunjuk marcel dan marcel mengira Via yang mengatakan marcel penipu.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1