
"Memangnya tidak boleh ya berdandan cantik sepagi ini?." tanya jasmine.
"Boleh. Hanya saja aku bingung kenapa kamu begini?." jawab marcel karena tidak biasa melihat jasmine, keseharian jasmine tidak pernah berdandan ketika di rumah, kecuali ingin berpergian.
"Tidak perlu bingung Cel. Aku cantik kan hanya untuk kamu, bukan untuk orang lain." ucap jasmine seolah mengingatkan marcel akan masa lalu mereka.
"Baiklah Jasmine." sesaat marcel terdiam melihat keanggunan jasmine.
Batin Marcel, "Maafkan aku jasmine, karena aku, kamu jadi melakukan hal yang tidak biasa kamu lakukan. Tapi kamu terlihat cantik." sambil tersenyum Marcel memandang jasmine.
"Kenapa kamu senyum sendiri Cel?." tanya jasmine.
"Cel." panggil jasmine lagi.
"ii..iya. Kenapa jasmine?." tanya Marcel yang baru saja melamun.
"Kenapa senyum sendiri?." tanya jasmine sekali lagi.
"Oh, tidak ada apa-apa, aku senang melihat mu seperti ini, cantik." jawab Marcel setelah sadar.
"Terimakasih." jawab jasmine.
Batin jasmine, "Semoga kamu tidak bermain hati dengan wanita lain lagi Cel."
Jasmine sangat mengharapkan Marcel berubah 100%, dengan merubah penampilannya agar Marcel betah berada di rumah.
__ADS_1
Marcel sangat menghargai perubahan dari jasmine, setelah pulih setiap pulang kerja, ia selalu pulang awal tidak pergi nongkrong dengan teman-temannya lagi.
Marcel banyak menghabiskan waktu di rumah dengan anak dan istrinya.
"Bu hari ini ayah sudah mulai kerja lagi ya?." tanya Misya.
"Iya Nak, hari ini hari pertama setelah libur lebaran Nak." jawab jasmine.
"Memang nya ayah sudah sehat?." tanya Misya kembali.
"Ya sudah dong misya, kan ayah tidak sakit. Ayah hanya kurang istirahat saja." jawab jasmine.
"Lalu kemarin kenapa kalau bukan sakit?." tanya misya membuat jasmine bingung ingin menjelaskannya.
"Ya ayah hanya kurang istirahat, ya sudah sekarang misya juga siap-siap berangkat sekolah ya." jasmine mengalihkan pembicaraan mereka agar misya tidak mengungkit masa lalu mereka.
"Misya, kakak mu sudah berangkat ya?." tanya jasmine karena belum melihat Via keluar.
"Kakak sudah pergi bu, soalnya hari ini kakak ada piket sekolah." jawab misya.
"Oh begitu. Kenapa ia tidak pamit ya." ucap jasmine heran.
"Mungkin kakak buru-buru bu. Ya sudah sekarang misya berangkat ya!." pamit misya kembali.
"Baiklah misya, kamu hati-hati di jalan ya. Pulang sekolah jangan main dulu ya! langsung pulang ke rumah." ucap jasmine mengingatkan Misya.
__ADS_1
"Siap bu." jawab misya.
Tidak lama setelah misya berangkat sekolah, Marcel juga berangkat bekerja seperti biasa.
"Aku berangkat dulu ya jasmine." pamit Marcel pergi bekerja.
"Iya Cel, Hati-hati di jalan." jawab jasmine.
"O iya, nanti pulang jam berapa?." tanya jasmine sekedar untuk tahu saja.
"Pulang jam 5 sore, jam tutup kantor langsung pulang. Memang nya kenapa?." tanya Marcel kembali.
"Tidak, hanya ingin tahu saja." jawab jasmine sedikit canggung.
"Okelah, aku berangkat dulu ya." pamit Marcel.
"Iya." jawab jasmine.
Disaat semua pergi, tinggal jasmine sendiri yang ada di rumah, sangat membosankan baginya menunggu kedatangan anak-anaknya agar terhibur.
"Kalau sendiri begini, aku masih saja dihantui rasa kecewa yang mendalam, rasanya aku ingin menghilangkan perasaan kecewa ini, tetapi tidak bisa." Batin jasmine ketika sedang duduk sendiri di ruang tamunya.
Setelah beberapa menit termenung, jasmine mencari aktivitas lain agar bisa menghibur dirinya sendiri.
"Hm, lebih baik aku mencari bahan makanan untuk di masak hari ini." ucap jasmine sendirian.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰