
"Iya Cel, aku baru sampai. Untung saja tidak ada Jimmy sekarang." jawab Maria mulai menghindar dengan Jimmy.
"Memang nya Jimmy ada bilang mau pulang ya?." Marcel mengira Jimmy akan pulang ke rumah Maria.
"Tidak, tidak pernah bilang, tiba-tiba muncul aja tu." jawab Maria di malam hari.
Seketika Jasmine tersadar dan melihat Marcel belum tidur dan masih asyik dengan HP nya.
"Kamu belum tidur?." tanya Jasmine ketika tersadar dari tidur nya.
"Belum, sebentar lagi aku tidur." jawab Marcel santai dan sambil membalas chat Maria.
"Baiklah." jawab Jasmine dan tertidur kembali.
"Maria, aku tidur dulu ya. sampai jumpa besok." ucap Marcel mengakhiri chat nya.
"Baiklah Cel, sampai jumpa kembali." Maria tersenyum gembira.
Melihat kedekatan Maria dan marcel, Jimmy tidak sabar untuk menghancurkan karir marcel temannya sendiri tepat di hadapan orang dan Maria istrinya sendiri.
Maria sengaja berkunjung ke rumah marcel untuk menemui jasmine, dengan niat untuk silaturahmi.
__ADS_1
"Apa kabar mu jasmine? apa sekarang kamu sudah sehat?." tanya Maria saat sudah di rumah jasmine.
"Alhamdulillah aku baik-baik saja, dan sekarang sudah sehat maria." jawab jasmine sambil menyuguhkan minuman kepada Maria.
"Ini silahkan diminum Maria!." ucap jasmine.
"O iya terimakasih jasmine." jawab Maria sambil tersenyum dan melirik ke arah dapur.
"Maria maaf ya, dengar-dengar sekarang Jimmy sudah menikah lagi. Itu benar ya?." tanya jasmine tiba-tiba punya pikiran untuk bertanya seperti itu kepada Maria.
"Iya benar. Kemarin aku sempat menggugatnya tetapi ia tetap tidak mau menandatangani gugatan ku sampai sekarang, padahal aku tidak ingin di madu." jawab Maria jujur semakin ia menceritakan masalah rumah tangga nya, semakin ia lupa bahwa ia menyukai suami temannya sendiri.
"Aku sudah lelah jasmine, aku hanya tempat melampiaskan kemarahannya jika pulang, tapi akhir-akhir ini aku tidak mengerti kenapa ia bersikap manis dan tidak biasa padaku." jawab Maria curhat kepada Jasmine.
"Sabar Maria, semua pasti ada jalan keluarnya." ucap jasmine mengingatkan.
"Iya jasmine. Dimana marcel, kok tidak kelihatan?." tanya Maria berpura-pura bertanya layaknya seorang teman.
"Ada, mungkin sedang mandi, mau berangkat ke kantor." jawab jasmine.
"Anak-anak mu sudah kelas berapa seolah nya?." tanya Maria basa-basi.
__ADS_1
"Yang pertama sudah kuliah, yang nomor 2 sudah kelas 3 SMA, yang bungsu sudah kelas 3 SMP Maria, ngak terasa semua sudah pada besar." jawab jasmine tersenyum.
"Oh, sudah besar sekali, ada yang sudah bisa di nikah kan ya." ucap Maria sedikit bercanda.
"Belum Maria, tapi kalau memang ada jodoh nya ya di nikah kan dong." jawab jasmine sambil tertawa.
"Hahaha, kalau memang ada ya boleh saja." ucap Maria mengulangi.
"Iya, semoga di jodohkan dengan pilihan yang baik dan sesuai hati mereka maria." jawab jasmine.
"Iya betul itu, karena jaman sekarang sulit sekali mencari yang sesuai dengan kriteria kita, manis di awal saja seperti Jimmy itu, menyebalkan." ucap maria.
"Sabar maria." ucap jasmine menenangkan.
"Iya jasmine. Hm kalau begitu aku pulang dulu ya jasmine." pamit Maria kepada jasmine.
"Kok buru-buru Maria. Kenapa ngak makan siang bersama disini." tanya jasmine.
"Jangan sekarang ya, nanti saja jasmine." sambil melihat marcel yang sedang bersiap ke kantor.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1