Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 78


__ADS_3

"Kapan-kapan lah kita beli yang di tempat biasa." ucap marcel.


"O iya bagaimana pertemuannya tadi malam bersama temanmu?." tanya Jasmine penasaran.


"Asyik. Mungkin karena sudah lama tidak bertemu, kami sangat menikmati pertemuan itu." jawab marcel.


"Oh begitu ya. Kemana lagi setelah ke kafe tadi malam?." pertanyaan Jasmine semakin banyak karena takut akan ada kebohongan yang keluar dari mulut marcel.


"Cuma ke kafe saja, habis itu kami semua pulang dan aku pergi beli kue seperti janjiku kepada Misya. Memangnya ada apa Jasmine?." marcel bertanya kembali karena menurut nya Jasmine bertanya berlebihan kepada marcel.


"Tidak ada apa-apa. semoga saja kali ini kamu tidak berbohong." jawab Jasmine sinis.


"Ya tidak lah. Kenapa harus bohong, kalau kamu tidak percaya, coba saja tanya kepada temanku." ucap marcel jujur.


"Tidak perlu, aku sangat berharap kamu tidak berbohong." harapan Jasmine.


"Tentu saja tidak jasmine." Ucap marcel meyakinkan.


"Baiklah marcel." kemudian Jasmine meninggalkan marcel setelah mengintrogasi nya.


Batin marcel, "Aku sudah jujur kok, kenapa masih tidak percaya sih."


Setelah itu, marcel bersiap untuk pergi bekerja dan beraktivitas seperti biasanya.

__ADS_1


Perlahan-lahan keadaan rumah tangganya semakin goyah dengan hilangnya kepercayaan Jasmine terhadap marcel.


Padahal marcel sudah berusaha jujur dengan apa yang selama ini di lakukannya. Tetapi Jasmine tetap saja tidak percaya.


Sehingga akhirnya ia bosan, dan selalu keluar rumah, berpoya-poya dengan teman-teman nya.


Sampai ia lupa dengan janji yang di ucapkannya kepada jasmine.


"Hari ini aku pergi keluar. jangan tunggu aku, kalau kamu ngantuk tidur saja, pintu samping jangan di kunci." pinta marcel.


"Memangnya kamu mau kemana lagi?." Jasmine sangat khawatir bahwa marcel berniat untuk bermain hati lagi.


"Aku mau keluar bersama temanku." jawab marcel dengan santai.


"Memangnya kenapa? aku bosan setiap hari hanya menghabiskan waktu di rumah." ucap marcel.


"Setidaknya pikirkan kami Cel, kami semua perempuan di rumah. Bagaimana jika terjadi sesuatu di sini." ucap Jasmine mencoba membuat marcel tidak keluar.


"Iya aku usahakan untuk pulang lebih cepat nantinya." jawab marcel mencoba menenangkan Jasmine meskipun sebenarnya ia tidak akan pulang cepat.


Kemudian marcel pergi meninggalkan jasmine, untuk menemui teman-temannya.


Semenjak malam itu marcel selalu keluar dan selalu pergi tanpa seizin Jasmine lagi.

__ADS_1


Jasmine pun akhirnya malas untuk bertanya, mereka saling acuh tak acuh.


"Via ayah mu kemana?." Jasmine bertanya melalui anaknya.


"Pergi bu, tapi ngak tahu pergi kemana." jawab Via yang melihat ayahnya keluar dan tidak bertanya.


"Kamu tidak bertanya ya Via?." Jasmine sebenarnya penasaran kenapa akhir-akhir ini marcel selalu keluar dan pulang selalu larut malam.


"Tidak bu, kalau Via tanya pasti ayah tidak akan memberitahu via bu." jawab Via.


"Kenapa begitu?." Jasmine tidak yakin kalau marcel tidak memberitahu nya jika seandainya Via tanya.


"Ya karena setiap mau turun saja ayah selalu terburu-buru." jelas Via.


"O ya, apa yang mau di kejar ayah mu sampai buru-buru begitu." Jasmine mulai mencurigai marcel kembali.


"Kurang tahu bu, makanya Via ngak pernah tanya ayah kalau ayah terlihat terburu-buru." ucap Via.


Batin Jasmine, "Sifatnya membuat ku curiga akan terjadi hal yang seperti dulu lagi. Ya Allah, semoga perasaan ku salah."


"Bu, kenapa diam?." Via melihat Jasmine seperti memikirkan sesuatu.


"Tidak Via." jawab Jasmine.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2